Profil Penulis : N Sabila

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.

iklan

acy

iklan

simplefx

Konten Oleh N Sabila

Initial Jobless Claim Amerika Serikat turun ke 207,000, lebih rendah daripada ekspektasi kenaikan ke angka 220,000.


Penjualan Ritel Inggris turun sebanyak 0.5 persen pada bulan Juni (MoM), mundur dari level sebelumnya di bulan Mei. Hal ini membuat Poundsterling jatuh.


Tak ada kenaikan pesat ataupun penurunan drastis Dolar AS sehari setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell merampungkan testimoni dua harinya.


Employment Australia untuk bulan Juni melonjak sebanyak 50,900 dalam penyesuaian musiman, jauh melampaui estimasi kenaikan para ekonom sebanyak 16,500.


Harga emas naik terbatas di pembukaan sesi Asia Kamis pagi ini, mengambil celah dari jeda reli Dolar AS pasca testimoni Jerome Powell.


Dalam testimoni hari kedua, Powell kembali mengafirmasi rencana The Fed untuk menaikkan suku bunga secara gradual tahun ini.


Inflasi Inggris gagalnaik sesuai ekspektasi. Harapan akan kenaikan rate BoE bulan depan pun terkikis sehingga Pound makin jatuh.


Harga emas terus menurun sejak kemarin malam hingga Rabu (18/Juli) sore ini, gara-gara penguatan Dolar AS 'dijamin' prospek kenaikan suku bunga The Fed.


Dolar AS masih menguat dari hawkish-nya pernyataan ketua bank sentral AS, Jerome Powell, kemarin malam di hadapan Senat.


Kurs Rupiah melemah setelah Ketua bank sentral AS, Jerome Powell, mengatakan bahwa The Fed perlu melanjutkan kenaikan suku bunga secara gradual.