Menu

EUR/USD Bentuk Level Rendah Baru, Pesanan Pabrikan Jerman Lesu

SFN

Euro membentuk level rendah baru dalam sembilan bulan terakhir terhadap Dolar AS pada hari Rabu (06/08) siang ini. Para trader menambah pertaruhan bearish mereka terhadap mata uang 18 negara tersebut menjelang rapat kebijakan ECB yang akan dilaksanakan pada Kamis besok.

Euro membentuk level rendah baru dalam sembilan bulan terakhir terhadap Dolar AS pada hari Rabu (06/08) siang ini. Para trader menambah pertaruhan bearish mereka terhadap mata uang 18 negara tersebut menjelang rapat kebijakan ECB yang akan dilaksanakan pada Kamis besok. Selain itu, positifnya data PMI jasa Amerika Serikat juga masih memberikan imbas pada pergerakan mata uang-mata uang mayor.



EUR/USD
mencapai level rendah di angka 1.3350, yang terlemah sejak tanggal 11 November dan telah menurun hingga 0.11% ke angka 1.3361. Sedangkan, EUR/JPY melemah hingga 0.11% ke angka 137.05.

Sentimen terhadap Euro masih lemah jelang pertemuan ECB yang dijadwalkan akan membahas kembali masalah kebijakan moneter untuk menghindarkan Zona Euro dari deflasi. Selain itu, Draghi dan rekan-rekannya juga akan kembali memberikan putusan atas tingkat suku bunga Zona Euro.

Pesanan Pabrikan Jerman Lesu Gara-Gara Konflik Rusia Ukraina

Selain itu, pada siang hari ini, pesanan pabrikan Jerman dilaporkan merosot 3.2 persen pada bulan Juni, setelah mengalami revisi kemerosotan sebanyak 1.6 persen pada bulan Mei. Menurut catatan dari Kementerian Ekonomi Jerman yang dilansir oleh Bloomberg, persentase yang diperoleh pada bulan Mei ini merupakan yang terendah sejak bulan September 2011.

Kemerosotan ini diakibatkan oleh konflik geopolitik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Bundesbank menyebutkan bahwa perseteruan dua negara tersebut berimbas pada meningkatnya kemungkinan stagnasi pada kuartal kedua. Perlu diketahui, Rusia mengandalkan Jerman sebagai salah atu partner tradingnya yang terbesar.


Berita Forex Lainnya

USD
EUR
CHF
CAD
GBP
JPY
CNY
AUD





KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE