Menu

Harga Emas Tergelincir Akibat Kenaikan GDP AS

Nadia Sabila

Harga emas turun ke level terrendah dua minggu akibat kenaikan yield obligasi AS dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi AS yang tercermin dalam data GDP Q1/2021.

Seputarforex - Harga emas tergelincir di sesi perdagangan Jumat (30/April) malam akibat penguatan yield obligasi AS dan kenaikan data GDP AS yang mengungguli ekspektasi. Saat berita ini ditulis, XAU/USD menunjukkan penurunan 0.29 persen ke $1767.28, terendah sejak 16 April.

Sementara itu, harga emas spot turun 0.1 persen ke $1770.41 per ounce pada pukul 06:26 GMT. Dalam sepekan terakhir, total penurunan harga emas spot mencapai 0.3 persen. Harga emas futures di Comex New York terbilang stabil di kisaran $1769.0 per ounce.

Yield obligasi US Treasury 10-tahunan kembali beredar mendekati level tinggi dua pekan, sehingga menyebabkan kenaikan Opportunity Cost bullion. Selain itu, data GDP AS dalam basis kuartalan dilaporkan terakselerasi 6.4 persen, mengungguli estimasi konsensus yang hanya 6.1 persen. Data tersebut juga naik jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang hanya mencapai 4.3 persen. Kenaikan GDP AS dipicu oleh belanja konsumen seiring dengan stimulus fiskal yang mulai digelontorkan oleh pemerintah AS.

"Rangkaian data ekonomi AS yang secara berturut-turut menguat membebani harga emas," kata Stephen Innes, analis dari SPI Asset Management.

Menyusul kenaikan harga emas dalam beberapa pekan sebelumnya, Innes berpandangan bahwa para investor cenderung mengambil keuntungan akhir bulan. Jadi, kondisi penurunan saat ini hanyalah akibat rebalancing portofolio para trader di akhir bulan. "Harga emas sebetulnya masih mendulang permintaan, memang bukan permintaan yang kuat, karena ada penyesuaian akhir bulan," ujar Innes.

Namun dalam jangka panjang, peluang penguatan emas agaknya masih diragukan sebagian analis. Dari sisi teknikal, Jim Wyckoff dari Kitco Metals mengatakan bahwa uptrend pada grafik harga emas harian sedang dalam bahaya. "... Jika harga gagal menembus ke atas $1800, katakanlah di minggu depan atau beberapa pekan lagi, maka harga emas mungkin akan sideways atau cenderung turun," kata Wyckoff.


Berita Emas Lainnya




KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE