Menu

Klaim Pengangguran Mingguan AS Bertahan Di Level Rendah

Pandawa

Department of Labor pada Kamis pagi waktu setempat merilis jumlah orang di-PHK pekan lalu bertambah sebanyak 254k, lebih rendah dari periode sebelumnya.

Seputarforex.com - Data fundamental yang rilis pada hari Kamis (10/11) datang dari laporan Klaim Pengangguran periode mingguan oleh Departemen Tenaga Kerja AS yang nampak bertahan di level rendah. Hal ini membuktikan bahwa pasar tenaga kerja negeri Paman Sam terus membaik, sesuai harapan petinggi Bank Sentral The Fed.

Department of Labor pada Kamis pagi waktu setempat merilis jumlah orang di-PHK pekan lalu bertambah sebanyak 254k, atau lebih rendah dari periode sebelumnya 265k. Hasil rilis Unemployment Claims AS malam ini sekaligus mematahkan estimasi ekonom yang melalui jajak pendapat Reuters sebelumnya memprediksi akan melonjak 267k.

 

Kemenangan Trump Lambungkan Greenback

Dunia terkejut, begitulah ungkapan yang pas untuk mengambarkan kondisi pada hari Rabu sore WIB kemarin atau Rabu dini hari waktu AS setelah Donald Trump akhirnya mengalahkan sang Rival, Hillary Clinton ketika electoral vote Trump menembus 270 (sebagai batas kemenangan). Pegerakan pasar keuangan global terpantau sangat volatile, mulanya dollar AS terhempas versus berbagai major currency langsung berbalik arah/ reversal saat Trumps melakukan victory speech dihadapan pendukungnya di New York.

Dalam pidato kemenangan-nya tersebut, sebagai presiden terpilih Trump merasa optimis bisa membawa AS semakin baik lagi dengan cara mencari " common ground " bukannya permusuhan. Pasar merespon positif pernyataan Trump tersebut, sehingga menyebabkan Greenback terus melonjak hingga malam ini, terutama versus mata uang safe heaven.

Tercatat Yen sebagai valuta safe haven yang paling terpukul melemah tajam, pair USD/JPY telah menguat 500 pips lebih dari posisi terendahnya kemarin 101.18 hingga malam ini diperdagangkan pada level 106.76. Begitu juga Franc Swiss pun tidak berdaya melawan dominasi Greenback, USD/CHF meroket sebanyak 300 pips lebih dari posisi lowest kemarin.

Melemahnya valuta safe haven tersebut disebabkan oleh aksi Buy Back Dollar AS sekaligus melepas Yen dan Franc karena sebelumnya ketidakpastian hasil pemilu AS membuat Investor beralih ke aset safe haven. Penguatan dollar AS diprediksi akan bertahan lama, terutama apabila The Fed tetap melakukan Rate Hike bulan Desember mendatang.


Berita Forex Lainnya

USD
EUR
CHF
CAD
GBP
JPY
CNY
AUD





KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE