Profil Penulis : Pandawa

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.
FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Konten Oleh Pandawa

Aktivitas manufaktur China versi Caixin berekspansi lebih cepat dari ekspektasi, karena didukung oleh intervensi pemerintah yang menggenjot belanja infrastruktur dan pemotongan pajak.


Produksi Industri Jepang kembali turun di bulan Agustus, karena imbas perang dagang yang melemahkan permintaan global.


Robert Kaplan melontarkan pernyataan cukup hawkish atas perekonomian AS yang cukup kokoh di tengah perlambatan global. Dolar AS pun masih bertahan di level tinggi.


Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, memberikan kejelasan mengenai jadwal pembicaraan dagang AS-China. Hal itu berdampak positif terhadap pergerakan Dolar AS hari ini.


Dua petinggi The Fed menyetujui pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut guna meredam dampak perlambatan ekonomi, salah satunya adalah James Bullard.


Trend Inflasi inti Jepang terus melemah dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini pun semakin membuka peluang BoJ untuk mengucurkan stimulus dalam waktu dekat.


Data ketenagakerjaan Australia bulan Agustus berada di luar ekspektasi. Hasil ini pun menekan pergerakan AUD terhadap Dolar AS pada perdagangan hari ini.


The Fed memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin menjadi 2.0 persen untuk mengamankan ekspansi ekonomi di tengah ancaman perlambatan ekonomi global dan dampak perang dagang.


Eskpor Jepang kembali turun di bulan Agustus, memperpanjang trend penurunan selama 9 bulan terakhir. Fokus pasar saat ini beralih pada pengumuman suku bunga The Fed.


Harga rumah baru China melambat di bulan Agustus 2019. Pelaku pasar masih menanti hasil pembicaraan dagang AS-China pada hari Kamis pekan ini.