Menu

PMI Manufaktur Dan Jasa China Menguat, Analis Masih Khawatir

Pandawa

Sektor manufaktur dan jasa China terus berekspansi berkat pemulihan permintaan pasar, kenaikan produksi, hingga membaiknya pasar tenaga kerja.

Seputarforex - Pada hari Rabu (01/Maret), Biro Statistik Nasional China merilis data PMI Manufaktur yang menguat dari 50.1 menjadi 52.6 pada bulan Februari. Angka ini melampaui ekspektasi pasar di 50.5.

Membaiknya data manufaktur China tidak terlepas dari dukungan sub-indeks pesanan baru (New Orders) yang berekspansi untuk pertama kalinya sejak Juli tahun lalu. Hal itu didasari oleh permintaan ekspor yang meningkat.

"Pada bulan Februari, langkah-langkah kebijakan stabilisasi ekonomi yang dilakukan pemerintah semakin menunjukkan efeknya, ditambah dengan dampak pandemi yang terus berkurang dan faktor-faktor pendukung lainnya. Di samping itu, perusahaan terus menggenjot produksi sehingga mencerminkan perekonomian China terus pulih," kata ahli statistik senior NBS, Zhao Qinghe.

Sementara itu, PMI Jasa atau Non-Manufaktur China juga meningkat dari 54.4 menjadi 56.3. Hal ini mencerminkan bisnis layanan China telah pulih hingga mendekati kondisi pra-pandemi.

Penghapusan pembatasan ketat oleh pemerintah China pada bulan Januari memang membantu pemulihan aktivitas bisnis dan permintaan pasar domestik. Pertumbuhan produksi pun terdorong ke level tertinggi sejak Juni 2022 setelah seluruh pekerja kembali ke pabrik.

 

Analis: Pemulihan Ekonomi China Belum Sepenuhnya Solid

Walaupun PMI Manufaktur dan Jasa terus berekspansi dalam dua bulan terakhir, sejumlah pakar masih mengkhawatirkan fondasi perekonomian China. Menurut Zhao Qinghe, perusahaan yang masih menghadapi kekurangan permintaan memang sudah berkurang dibandingkan periode sebelumnya. Namun, permintaan pasar yang lemah masih terlihat menonjol di beberapa sektor.

Pendapat senada juga dilontarkan ekonom senior Caixin Insight Group, Wang Zhe. Ia mengatakan bahwa ekonomi tampak membaik karena didukung peningkatan supply demand pasar, permintaan dari luar negeri, logistik, dan pasar tenaga kerja yang pulih lebih cepat. Akan tetapi, Wang menambahkan bahwa dampak pandemi secara luas masih dirasakan dan fondasi ekonomi belum sepenuhnya kokoh. Masih perlu beberapa waktu lagi untuk mengembalikan produksi dan tatanan perekonomian kembali ke kondisi normal.


Berita Forex Lainnya

USD
EUR
CHF
CAD
GBP
JPY
CNY
AUD





KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE