Menu

Pound Bullish Terdukung Pidato Bailey BoE

Nadia Sabila

Poundsterling menguat setelah Gubernur BoE Andrew Bailey mengesampingkan kebijakan suku bunga negatif. Bullish Pound bertahan hingga hari ini.

Seputarforex - Poundsterling menguat terhadap Dolar AS dan Euro, masing-masing sebesar 1 persen dan 1.5 persen dalam minggu ini. Lonjakan Pound berkaitan dengan Gubernur Bank of England (BoE) Andrew Bailey yang meredam ekspektasi pasar akan kebijakan suku bunga Inggris di bawah nol.

Saat berita ini diturunkan pada Jumat (15/Januari) pagi, Pound masih bergerak di level tinggi tiga hari. EUR/GBP melemah 0.31 persen ke 0.8852, sedangkan GBP/USD diperdagangkan di kisaran 1.367.

 

Gubernur BoE Bantah Rumor Suku Bunga Negatif

Gubernur BoE Andrew Bailey mengatakan bahwa banyak sekali isu mengenai pemotongan suku bunga di bawah nol di tengah masa pandemi ini. Padahal, kebijakan tersebut dapat merugikan bank-bank. Ekonomi Inggris memang sedang menghadapi waktu tergelapnya. Namun, Bailey optimis jika situasi akan membaik seiring dengan meluasnya implementasi vaksin.

"Pepatah mengatakan, waktu paling gelap adalah saat-saat sebelum fajar," kata Bailey dalam pidatonya di Scottish Chambers of Commerce. "Kita memang sedang berada dalam situasi yang sangat sulit saat ini. Tak perlu ditanya bahwa itu akan menunda (beberapa hal), mungkin, alurnya."

Bailey juga mengesampingkan wacana yang mengatakan bahwa pemotongan suku bunga sampai negatif dapat menjadi cara langsung untuk mendongkrak pertumbuhan. Pernyataan Bailey tersebut membuat pasar mengundurkan perkiraan mereka akan pemotongan suku bunga BoE tahun ini, dari yang semula Mei 2021, menjadi Juni 2021.

Tim analis ING mengatakan bahwa penyesuaian terhadap ekspektasi suku bunga negatif BoE telah menimbulkan momentum turun bagi Euro versus Sterling. EUR/GBP diperkirakan dapat kembali menguji level support 0.89 hari ini. Selain itu, ketidakpastian tentang kesepakatan Brexit telah sirna. Oleh karena itu, para analis akan fokus pada prospek ekonomi Inggris.

Analis dari Danske Bank menyinggung bahwa BoE tak mungkin menurunkan suku bunga di bawah nol karena implementasi vaksin COVID-19 terbilang cepat. "Menurut kami, ada sebuah kondisi yang dapat membuat Pound lebih kuat, yaitu lebih banyak warga Inggris yang sudah divaksinasi daripada warga Eropa. Perkiraan kami, BoE tidak akan bergabung ke klub suku bunga negatif, apalagi ketika penyesuaian permasalahan perbatasan UE-Inggris baru selesai untuk jangka pendek." kata Kristoffer Kjær Lomholt dari Danske Bank.


Berita Forex Lainnya

USD
EUR
CHF
CAD
GBP
JPY
CNY
AUD





KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE