Profil Penulis : Buge Satrio

Buge Satrio Lelono memiliki latar belakang pendidikan IT dan mengenal forex sejak tahun 2003 ketika platform Metatrader masih versi 3. Setelah berlatih di akun demo selama beberapa tahun dan mencoba berbagai teknik trading, Buge menekuni forex secara full-time sejak awal 2014. Kini aktif trading mengandalkan pengamatan Price Action, Ichimoku Kinko-hyo, Trading Plan, dan pengendalian risiko tak lebih dari 1 persen.
Xm

iklan

Advertisement

iklan

Konten Oleh Buge Satrio

Meski berhasil ditutup rebound pada sesi perdagangan kemarin, bias jangka pendek Indeks Dolar masih negatif selama bergerak di bawah level 96.60/80.


Dalam jangka pendek hingga menengah, terjadinya breakout Inside Bar dan Falling Wedge Pattern adalah potensi Upswing yang tidak dapat diabaikan.


Terbentuk setelah indeks kehilangan tenaga untuk menguji resistance kritis, Three Black Crows umumnya berisiko bearish dalam satu hingga tiga candle Daily berikutnya.


Indeks Dolar memperpanjang rebound jelang akhir pekan. Namun, waspadai terbentuknya Tweezor Top yang dapat berisiko menghambat reli.


Greenback seolah kehilangan tenaga untuk memperpanjang rebound pada perdagangan kemarin. Namun, potensi untuk menguji resistance 97.40/60 masih terbuka.


Greenback malah berhasil membukukan rebound dari pelemahannya, meski data CPI AS mengecewakan. Aksi harga menunjukkan tendensi untuk melanjutkan upside.


Bias intraday GBP/USD berbalik positif setelah mampu mempertahankan rebound di atas 1.2708, yang membuka peluang untuk mengejar resistance terdekat berikutnya.


Berhadapan dengan resistance krusial, DXY kemungkinan masih akan mengambil keuntungan dari pelemahan Euro dan Poundsterling.


Greenback mengikis pelemahannya setelah rilis data CPI AS yang mengecewakan. Terbentuknya Descending Triangle mencerminkan sikap pasar yang wait and see.


Outlook intraday Poundsterling masih negatif, tapi sebaiknya waspadai terbentuknya Inverted Head and Shoulders yang umumnya berisiko bullish.