iklan

Profil Penulis : nadia sabila

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.

iklan

iklan

Euro tetap menguat terhadap Dolar AS meski data ekonomi Jerman mengecewakan. Pasar fokus pada kebijakan moneter The Fed pekan ini.
Perkembangan infeksi virus Corona varian Delta masih menjadi pusat perhatian pasar. Dolar AS pun menguat dan mengungguli Euro.
Harga emas melemah dalam sentimen perdagangan yang range-bound, masih disebabkan oleh penguatan Dolar AS.
Harga emas melemah karena para investor lebih memilih Dolar AS daripada emas sebagai safe haven di tengah ancaman pandemi virus Corona Delta.
Testimoni Powell malam ini mengakui adanya kemajuan dalam pemulihan ekonomi AS, tetapi itu belum cukup untuk mengubah kebijakan. Dolar AS melemah pasca pernyataan tersebut.
Kekhawatiran pasar akan dampak COVID-19 Delta dan kenaikan tipis yield obligasi AS membuat harga emas bergerak flat.
Dolar AS tertekan versus Euro setelah ECB menetapkan target inflasi baru. Selain itu, Klaim pengangguran mingguan AS meningkat di atas ekspektasi.
Dolar tak goyah meski data JOLTs AS di bawah ekspektasi. Notulen FOMC diharapkan memberi petunjuk waktu pelaksanaan pengurangan stimulus.
Ekspektasi sinyal hawkish dari notulen FOMC mendukung Dolar AS walaupun data PMI Jasa ISM turun. Sebaliknya, Euro tertekan ZEW Jerman.
Setelah terangkat data ketenagakerjaan AS, harga emas kembali naik berkat pelemahan Dolar AS jelang rilis notulen FOMC.
NFP AS lebih baik daripada ekspektasi, tetapi Tingkat Pengangguran meningkat. Hal ini membuat Dolar AS melemah dan harga emas menguat.
NFP AS bertambah 850,000 di bulan Juni. Sayangnya Tingkat Pengangguran AS justru naik ke 5.9 persen. Dolar AS pun melemah tipis merespon laporan tersebut.
Penurunan yield obligasi AS memberikan sedikit celah bagi emas untuk naik di tengah kokohnya Dolar AS dan antisipasi data NFP AS besok malam.
Dolar AS naik terdukung outlook hawkish The Fed. Selain itu, dampak Corona varian Delta dan positifnya data ADP juga mengangkat sentimen bullish terhadap USD jelang NFP.
Harga emas anjlok karena pasar mengekspektasikan data NFP AS akan naik bulan ini. Laporan yang positif dapat meningkatkan peluang Fed Rate Hike.
Infeksi virus Corona strain Delta berpotensi membuat diberlakukannya kembali pembatasan aktivitas ekonomi. Akibatnya, Dolar AS menguat karena kembali dilirik sebagai safe haven.
Kekhawatiran akan infeksi virus COVID varian Delta semestinya meningkatkan daya tarik emas. Namun, hal itu tidak terjadi lantaran ekspektasi terhadap kebijakan ketat The Fed.
Inflasi PCE AS yang tak memenuhi ekspektasi seolah mengonfirmasi pandangan The Fed bahwa kenaikan inflasi saat ini hanya bersifat sementara. Dolar AS pun tak banyak berubah.
Bank of England (BoE) tidak mengubah kebijakan moneternya dan menilai bahwa kenaikan inflasi hanya temporer. Akibatnya, Pound melemah terhadap Dolar dan Euro.
Penyataan Ketua The Fed yang kembali menekankan bahwa kenaikan inflasi hanya sementara, menjadi angin segar bagi kenaikan harga emas.
Positifnya data-data PMI Zona Euro dan Jerman memicu kenaikan Euro terhadap Dolar AS. PMI Manufaktur Zona Euro sukses mengungguli ekspektasi, begitu pula dengan indeks manufaktur Jerman.
Harga emas naik menyusul penurunan yield obligasi AS hari ini. Namun, kenaikan tersebut masih terbatas oleh penguatan Dolar.
Harga emas turun drastis karena proyeksi kenaikan suku bunga The Fed yang dipercepat. Hal itu membuat pasar lebih memilih membeli Dolar AS dan obligasi ketimbang emas.
Harga emas turun di tengah antisipasi terhadap pengumuman kebijakan The Fed karena investor lebih memilih Dolar AS daripada emas.
Penjualan Ritel AS turun, tetapi Inflasi produsen AS positif. Kedua data yang berimbang tersebut menopang Dolar AS jelang pengumuman kebijakan The Fed pekan ini.

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone