OctaFx

iklan

Punya pertanyaan tentang forex?
Silahkan kirimkan pertanyaan Anda disini, tim kami akan berusaha memberikan jawaban yang terbaik.


Kirim Pertanyaan Baru

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Lebih Susah Mana Trading Saham Atau Forex

Saham

20 Nov 2015
pak/ibu admin saya mau tanya. menurut pendapat subjektif anda lebih susah mana trading saham atau forex dilihat dari segi kekompleksitas analisa teknikal dan fundamentalnya. thnx
24 Nov 2015

@ kierotomo:
Kalau menurut saya lebih kompleks melakukan analisa saham dibandingkan forex, terutama analisa fundamentalnya, kalau analisa teknikalnya sama saja. Untuk analisa fundamental sebuah saham kita mesti tahu kinerja perusahaan penerbit saham tersebut melalui laporan keuangannya, juga Price to Earnings Ratio (P/E Ratio), Earnings Per Share (EPS), Book Value, dan lainnya.

Selain itu kalau kita akan trading di beberapa saham kita harus menganalisa satu-persatu sementara ada banyak saham yang bisa kita tradingkan. Kalau di forex kita cukup memperhatikan data fundamental yang penting dan kebijakan bank sentral, disamping jumlah mata uang yang umum ditradingkan tidak sebanyak saham.

24 Nov 2015
bsa tdk trading shm hanya dgn analisa teknikal? sbrp penting porsi analisa teknikal utk trading shm? apa jk dibandingkn dgn forex d trading shm analisa teknikal tdk seberapa penting?
25 Nov 2015

@ Erno G:
- Bisa, terutama jika Anda trading untuk jangka pendek (biasanya pada time frame dibawah daily), untuk jangka menengah panjang Anda harus tahu fundamentalnya untuk menganalisa prospek harga sahamnya ke depan.
- Baik trading saham atau forex analisa teknikal tetap penting, terutama untuk menentukan momentum yang tepat untuk entry. Kalau di saham yang penting adalah indikator volume, misal harga sedang naik sementara volume juga naik maka timing yang tepat untuk masuk posisi buy setelah dikonfirmasi oleh indikator lainnya (misal MACD atau RSI). Sebagai contoh bisa lihat saham Telkom (TLKM) berikut ini (dicontohkan chart weekly tahun 2013):



Dari chart weekly diatas tampak bahwa:
1. Volume naik ketika harga turun, dan kurva indikator MACD memotong kurva sinyal (warna merah) dari arah atas dan garis histogram OSMA bergerak dibawah level 0.
2. Kurva indikator RSI bergerak dibawah level 50.
Kesimpulan: entry sell jika harga menembus level Fibonacci retracement 50%.

Pertanyaan-Pertanyaan Kategori Saham

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Apakah Ketika Jual Saham Akan Langsung Terjual? Reno Leonardo 8 14103 20 Jan 2015
Prospek Saham PTPP kedepannya bagaimana? Mukhlis 7 1600 18 Sep 2017
Beda Trading Spot Dengan Futures? Rahmatika 5 5983 28 Nov 2013
Indikator Untuk Trading Index Hangseng? Rizky 3 3517 16 Sep 2015
Lebih Susah Mana Trading Saham Atau Forex? Kierotomo 3 2069 20 Nov 2015
Korelasi Bursa Saham Dan Pasar Forex? Jafar 3 1396 28 Apr 2015