Advertisement

iklan

Emas Mulai Tinggalkan Level Tertinggi Satu Tahunnya

280210

Fase korektif Emas yang mulai tampak pada sesi perdagangan minggu lalu agaknya sudah mulai valid pergerakannya. Peluang koreksi pada 1330.20 sudah terpenetrasi secara perlahan.

acy

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Harga logam mulia emas kembali turun pada sesi perdagangan kemarin, melanjutkan laju koreksi yang sudah muncul sejak Jumat minggu lalu. Harga emas melemah pada Senin kemarin, seiring meredanya tensi antara Korea Utara dan Amerika Serikat. Penguatan dollar AS dan ekuitas AS juga membantu menekan emas dan membuatnya mulai meninggalkan level tertingginya dalam satu tahun belakangan ini.

Logam kuning ini turun, selain disebabkan oleh rebound-nya dollar tapi juga dikarenakan para investor lebih memilih aset beresiko seperti saham di tengah meredanya konflik di sekitar Korea Utara, karena Perserikatan Bangsa-Bangsa bersiap untuk memberikan suara pada sanksi yang lebih keras.

Dalam sudut pandang teknikal, seperti yang tampak pada grafik mingguan di bawah ini, bahwa emas sekarang sedang berhadapan dengan level support mingguan pada 1326.09. Semenjak tertolak dari level tertingginya, logam ini secara perlahan mulai memasuki fase korektifnya hingga saat ini. Peluang koreksi sebenarnya telah terbuka, tapi jika logam ini mampu menembus level support mingguan tersebut, tentu akan membawa pair ini terus terkoreksi lebih dalam lagi. 

XAUUSD Weekly

 

Analisa dan Rekomendasi

Dari chart H1 berikut nampak bahwa logam ini kembali melanjutkan fase korektifnya sejak Jumat kemarin. Semenjak terpantul dari level 1352.15 Jumat kemarin, logam ini turun secara perlahan namun pasti.

XAUUSD H1

Fase korektif yang mulai tampak pada sesi perdagangan minggu lalu agaknya sudah mulai valid pergerakannya. Level untuk membuka peluang koreksi pada 1330.20 sudah terpenetrasi secara perlahan. Sehingga dengan kata lain, peluang korektif sudah terbuka. Namun, untuk pergerakan lebih dalam, logam ini harus mampu melewati level selanjutnya. Oleh karena itu, berdasarkan beberapa kemungkinan dan peluang yang ada maka keputusan yang bisa diambil untuk acuan trade kali ini adalah SELL.

Adapun skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry point adalah sebagai berikut.

  1. Skenario utama untuk hari ini adalah Sell. Perhatikan harga saat ini pada area 1327. Harga saat ini sedang berkonsolidasi dan sedang menunggu untuk melangkah kembali. Level entry Sell selanjutnya yang bisa dijadikan acuan ada pada 1321.71. Maka perhatikan level 1321.71 tersebut. Pasalnya, jika level tersebut tertembus dan terkonfirmasi maka akan membuka peluang koreksi makin dalam. Oleh karena itu, untuk mendapatkan posisi Sell yang aman hanya berada di bawah area 1321.71. Target selanjutnya yang dituju logam yang sedang koreksi ini setelah level tersebut adalah 1315.91. Stop loss dapat ditetapkan di atas swing high terdekat.
  2. Namun, waspadai jika ada potensi logam ini menguji kembali level 1330.20. Jika terdapat indikasi bahwa buyer XAU/USD akan membawa naik kembali untuk menguji level 1330.20, ini menunjukkan bahwa buyer pada pair ini masih menunjukkan kekuatannya. Sebelum membuka posisi Buy, pastikan dahulu jika buyer benar-benar mampu menembus level 1330.20. Jika telah valid dan terkonfirmasi bahwa buyer-lah yang menguasai market, maka anda dapat membuka posisi Buy dengan aman. Pasalnya, jika level tersebut terlewati kembali maka akan ada peluang bahwa logam ini akan kembali menuju 1339.37. Stop loss dapat diletakkan beberapa poin di bawah swing low terdekat.

Selalu ingat dan pahami resiko dan money management anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

R3 : 1352.15
R2 : 1345.75
R1 : 1339.37
Pivot : 1330.20
S1 : 1321.71
S2 : 1315.91
S3 : 1308.43

*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal. 

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.