OctaFx

iklan

Emas Rebound Untuk Pertama Kalinya Setelah Dua Bulan Bearish

284257

Emas akhirnya rebound setelah selama dua bulan bergerak bearish, sehingga koreksi tersebut berpotensi akan mengakhiri reli turun emas.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Harga emas berjangka pada perdagangan Selasa (3 Juli) kemarin menunjukkan pergerakan korektif, dengan diakhiri di harga $1253 per troy ons. Emas berjangka untuk pengiriman Agustus naik sebesar $11.80, atau hampir 1% dan ditutup di level $1253.50 per troy ons.

Sebelumnya, emas berjangka sempat diperdagangkan di harga tertinggi untuk bias Intraday, yaitu di $1256.95, yang merupakan harga tertinggi dalam lima hari terakhir. Secara teknikal, seperti yang sudah diketahui dari analisa sebelumnya, level support 1240 berpotensi akan menjadi pijakan reversal, mengingat indikator momentum seperti RSI dan OsMA telah memasuki area jenuhnya. Dengan demikian, pergerakan bear emas akan sedikit terhenti setelah rejected dari level support 1240 tersebut.


XAUUSD Daily

 

 

Analisa Dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas mengakhiri sesi perdagangan Selasa (3 Juli) kemarin dengan berada di sekitar level 1253. 


XAUUSD H1

Harga emas bergerak bullish setelah selama dua bulan diterpa serangan bearish. Pergerakan korektif yang terjadi pada perdagangan kemarin, otomatis menghentikan bearish rally emas yang semakin menekan harga. Meskipun pergerakan korektif telah terbentuk, akan tetapi dalam kaleidoskop yang lebih besar, harga emas masih terancam karena tren utama emas justru menurun. Oleh karena itu, melihat peluang dan potensi yang ada, maka bias Intraday kali ini masih BEARISH.

Adapun skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry point adalah sebagai berikut:

  1. Skenario utama hari ini mencoba peluang Sell, dengan harapan peluang bearish akan membawa emas semakin tertekan menuju level support selanjutnya. Sedangkan untuk area acuan skenario berada pada level 1249.36. Sejatinya, jika level tersebut dapat terpenetrasi dan terkonfirmasi oleh indikator teknikal, maka logam kuning akan melanjutkan pelemahannya kembali. Maka tunggu hingga harga melewatinya, sebelum membuka posisi Sell. Jika harga akhirnya berhasil menembus level tersebut dan diiringi konfirmasi dari indikator teknikal serta price action, maka peluang Sell dapat diambil. Apabila skenario breakout ini valid, maka emas akan melanjutkan pelemahan hingga menguji level support selanjutnya yang berada di sekitar 1240.86. Stop Loss, seperti biasa dapat diletakkan di atas swing high terdekat, atau maksimal berada di sekitar area 1257.14, dengan tetap mempertimbangkan risk:reward minimal 1:1.

  2. Sebagai alternatif, perhatikan jika harga bergerak menembus level 1257.14. Saat analisa ini ditullis, harga sedang melakukan pengujian terhadap level tersebut! Bila ternyata harga menembus level itu, maka emas berpotensi untuk terkoreksi dan akan mencari level resisten di atasnya. Disarankan untuk mencari peluang Buy sesaat setelah mendapatkan peluang break yang terkonfirmasi di sekitar area tersebut. Setelah penembusan terjadi, emas akan menguji level 1271.56. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat atau maksimal pada area sekitar 1249.36, dengan tetap mempertimbangkan risk:reward minimal 1:1.


Selalu ingat dan pahami risiko serta money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

  • R3: 1285.61
  • R2: 1271.56
  • R1: 1257.14
  • Pivot: 1249.36
  • S1: 1240.86
  • S2: 1230.33
  • S3: 1215.71

 

 


*Penulis merupakan merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.