Emas Temukan Momentum Bullish Lagi Setelah NFP

Emas kembali menemukan momentum bullish-nya akibat rilis NFP yang mengecewakan, sehingga memungkinkan untuk bergerak naik lebih lanjut.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Payroll AS pada bulan Maret lalu dinilai lebih rendah dari perkiraan, setelah sebelumnya pada bulan Februari mengalami peningkatan. Data dari Depnaker AS menyebutkan bahwa jumlah Payroll AS mencatatkan 103.000, yang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan estimasi para ekonom. Sementara itu, tingkat pengangguran masih berada di level terendah tahun 2000, yakni berada di angka 4.1 persen. Hanya satu data yang dirilis sesuai ekpektasi, yaitu data upah pekerja yang meningkat dari bulan sebelumnya. 

Pasca rilis data tersebut, Greenback langsung terkapar terhadap rival-rivalnya. Pada saat yang sama, kekhawatiran perang dagang antara AS dan Cina memang belum menemukan titik akhir. Hal ini dinilai akan semakin memperkeruh keadaan geo-politik dan ekonomi global. Beragamnya data ketenagakerjaan dan isu perang dagang dapat menjadi kabar segar tersendiri untuk emas.

Emas berjangka untuk pengiriman bulan Juni yang diperdagangkan pada hari Jumat (6 April), kemarin ditutup menguat dengan mendapatkan gain sebesar $7.60 (setara 0.6%), naik ke level $1334.80 per ons. Pada skala mingguan pun, logam ini masih mencatatkan keuntungan sebesar 0.9% untuk pekan lalu.


XAUUSD Daily


 

Analisa Dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas pada perdagangan Jumat (6 April) kemarin kembali menguat hingga ke level sekitar 1336, sebelum akhirnya ditutup di kisaran 1334.


XAUUSD H1

 

 

Emas kembali menemukan momentum bullish-nya akibat rilis NFP yang mengecewakan. Meskipun demikian, penguatan yang terjadi akibat data NFP tersebut masih belum mampu membuat emas bergerak pada jalur bullish sepenuhnya. Jika diperhatikan pada grafik Daily di atas, tampak sebenarnya pergerakan emas masih tertahan oleh resisten yang berada pada area 1335. Oleh karena itu, melihat situasi saat ini, maka bias intraday masih BULLISH MINOR.

Adapun skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry point adalah sebagai berikut:

  1. Skenario utama hari ini masih mencoba peluang Sell dengan harapan peluang bearish masih mendominasi. Sedangkan untuk area acuan skenario berada pada support area sekitar 1329.13. Maka tunggu hingga harga bergerak di sekitar area tersebut dan melewatinya, sebelum membuka posisi Sell. Jika harga akhirnya berhasil menembus level tersebut dan diiringi konfirmasi dari indikator teknikal serta price action, maka peluang Sell dapat diambil. Apabila skenario breakout ini valid, maka emas akan kembali melemah hingga menguji level support selanjutnya yang berada di sekitar 1322.75. Stop Loss, seperti biasa dapat diletakkan di atas swing high terdekat, atau maksimal berada di sekitar area 1335.29.

  2. Sebagai alternatif, perhatikan jika harga ternyata menguat kembali hingga menembus level resisten 1335.29. Karena dengan demikian, emas akan retest level resisten. Maka disarankan untuk mencari peluang Buy sesaat setelah mendapatkan peluang break yang terkonfirmasi di sekitar area tersebut. Setelah penembusan terjadi, emas akan kembali ke level 1341.04. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat, atau maksimal pada area sekitar 1329.13.


Selalu ingat dan pahami risiko dan money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

  • R3: 1347.05    
  • R2: 1341.04
  • R1: 1335.29
  • Pivot: 1329.13
  • S1: 1322.75
  • S2: 1314.57
  • S3: 1308.42

 

 


*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.