Greenback Melemah Di Saat Suku Bunga Naik

Naiknya suku bunga tidak mampu mengangkat Greenback, sehingga Emas mendapatkan kembali kilaunya.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Harga emas mendapatkan kembali kilaunya semalam. Kontrak berjangka emas ditutup dengan kenaikan pada hari Rabu, kemudian bergerak lebih tinggi dalam perdagangan elektronik karena dolar AS terus diperdagangkan lebih rendah pasca keputusan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga utama jangka pendek AS ke kisaran 1.25% menjadi 1.5%.

Dolar AS malah turun terhadap saingan utamanya setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada hari Kamis dini hari. Federal Reserve kemarin telah menaikkan suku bunga utama jangka pendek AS dari 1.25% ke 1.5%, namun sebagai tanda kewaspadaan, bank sentral tetap berpegang pada perkiraan sebelumnya yang hanya menaikkan suku bunga tiga kali saja sebesar seperempat basis poin pada 2018.

The Fed juga tidak membuat perubahan pada perkiraan inflasi, yang mencerminkan kekhawatiran terus-menerus di antara beberapa pejabat senior bahwa tekanan harga dapat tetap sangat lemah, meskipun pasar tenaga kerja tahun ini merupakan yang paling ketat dalam hampir dua dekade. Dua anggota The Fed menyuarakan penolakan kenaikan suku bunga dalam penghitungan 7:2.

Bank sentral menaikkan proyeksi GDP untuk 2018 menjadi 2.5% dari 2.1%, mengindikasikan bahwa The Fed memperkirakan pemotongan pajak federal akan mendorong perekonomian tahun depan. Bank juga memperkirakan tingkat rata-rata pengangguran berada di 3.9% pada 2018 dan 2019, turun dari tingkat 4.1% saat ini.

Meskipun peluang untuk naiknya suku bunga sangatlah besar, akan tetapi hal ini sudah diantisipasi oleh para investor. Setelah pernyataan Ketua The Fed tersebut, para investor melihat bahwa kebijakan-kebijakan The Fed pada tahun 2018 mendatang masih mengecewakan. Hal ini lah yang mendorong greenback tak berdaya melawan rivalnya (termasuk emas) meskipun suku bunga tetap naik.

XAUUSD Daily

 

Analisa dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas pada saat analisa ini ditulis sedang berada di area 1257. Emas berhasil mendapatkan dukungan kembali hingga 1257 pasca pernyataan FOMC semalam.

XAUUSD H1

 

Pergerakan emas semalam berubah menjadi keadaan bullish saat The Fed mengumumkan bahwa kenaikan suku bunga dapat dilakukan. Akan tetapi, proyeksi ekonomi The Fed pada tahun 2018 yang dinilai investor masih mengkhawatirkan tidak mampu mengangkat greenback.

Perhatikan chart H1 di atas. Secara teknikal, “efek kejut” pasca pengumuman FOMC telah berhasil membuat bias bearish pada frame hourly menjadi bullish. Masih tampak sentimen bullish yang kuat hingga saat analisa ini ditulis. Namun apakah emas benar-benar sudah pulih atau hanya “efek kejut” dari pernyataan The Fed saja?

Perhatikan kembali grafik di atas. Terdapat bearish divergence yang dihasilkan dari indikator RSI dan AO, yang memungkinkan harga untuk kembali turun, setidaknya pada area support 1240 jika divergence ini valid. Secara fundamental, untuk saat ini “mungkin” berbias bullish untuk emas, sedangkan secara teknikal emas saat ini berbias bullish minor. Sehingga ada beberapa kemungkinan yang akan terjadi untuk beberapa saat ke depan. Dengan demikian, melihat kemungkinan dan potensi yang ada maka bias untuk hari ini adalah BULLISH MINOR.

Namun masih ada beberapa scenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry poin, berikut ulasannya:

  1. Skenario utama untuk hari ini adalah mencoba peluang Buy. Walaupun prospek suku bunga berhasil dinaikkan 25 basis poin, namun hal tersebut tidak mampu mengangkat greenback sehingga emas menguat. Level entry acuan yang perlu diperhatikan adalah level resisten 1257.10. Menembus level tersebut akan berpotensi untuk emas melanjutkan rebound-nya. Jika level tersebut pecah sehingga harga bergerak stabil di atasnya serta diiringi konfirmasi dari price action dan indikator teknikal, maka pair ini akan menguat kembali. Sehingga posisi BUY dapat dibuka sesaat setelah mendapatkan peluang entry yang terkonfirmasi. Jika skenario breakout ini valid, maka setidaknya logam kuning ini akan menguji level selanjutnya pada 1263.14. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat.

  2. Waspadai bearish divergence yang akan membawa emas turun kembali. Level acuan untuk peluang Sell ada pada area 1252.78. Jika harga kembali turun hingga menembus level tersebut dan diiringi konfirmasi dari indikator teknikal dan price action, sehingga menyebabkan divergence ini menjadi valid, maka harga akan kembali turun. Cari peluang Sell jika harga telah menembus level tersebut. Sehingga, peluang Sell dapat diambil sesaat setelah mendapat peluang entry yang terkonfirmasi. Jika skenario ini valid maka logam ini akan kembali turun setidaknya hingga 1246.12. Stop Loss dapat diletakkan di atas swing high terdekat.


Selalu ingat dan pahami resiko dan money management anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

R3    : 1267.72
R2    : 1263.14
R1    : 1257.10
Pivot    : 1252.78
S1    : 1246.12
S2    : 1240.83
S3    : 1232.51

*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.