Minyak Mentah Terlihat Lelah Mendaki Meski Sentimen Positif

Minyak mentah sudah terlihat kelelahan walaupun mempunyai sentimen positif. Komoditas saat ini sensitif terhadap situasi Dual Headwinds.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Fundamental WTI/USD

Prakiraan Fundamental Untuk WTI : Bullish Netral.

  • Minyak mentah sudah terlihat kelelahan, walaupun mempunyai sentimen positif. Komoditas saat ini sensitif terhadap situasi Dual Headwinds, karena kekhawatiran bahwa pengetatan moneter agresif akan berjalan terlalu jauh dalam mendinginkan aktivitas ekonomi. Diperparah oleh fakta  tekanan jual karena tingginya harga mata uang dolar AS di pasar global. Hanya emas hitam inilah yang mampu bertahan di tengah daya tarik alternatif anti-fiat.
  • Probabilitas akan diterapkannya sanksi baru atas Iran oleh Presiden AS Trump meningkat mulai hari Senin lalu ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan dalam sebuah presentasi publik bahwa Iran masih mengembangkan senjata nuklir. Sementara itu, IEA mengkhawatirkan penurunan tajam produksi dari beberapa produsen seperti Venezuela. Jika benar-benar Iran juga offline, maka akan meningkatkan kekhawatiran tersebut.
  • Data terbaru menunjukkan bahwa pengiriman minyak mentah dari Iran sudah naik pada bulan April ke level tertinggi sejak sanksi mereda pada Januari 2016. Jadi jelas jika pasokan itu berhenti, maka syok besar-besaran supply minyak, walaupun sanksi itu dijamin dijaga agar tidak berpengaruh.
  • Meskipun latar belakang bullish, pedagang merasa volatilitas harga terlalu tinggi. Seperti Wall Street, Big Oil menikmati musim keuntungan yang luar biasa. Uniknya, sumber pendapatan mereka adalah sumber rasa sakit bagi orang lain karena harga yang meningkat secara kuartalan dan tahunan. Ketika Big Oil nampak menguntungkan, OPEC mungkin menahan tawa terakhir karena harga minyak yang lebih tinggi akan mendukung agenda fiskal OPEC.

 

Prakiraan Fundamental Untuk USD : Bullish Netral.

  • Headwinds kembar dari greenback yang lebih kuat dan penghindaran anti risiko meluas diprediksi akan menghancurkan harga komoditas termasuk emas dan minyak mentah.
  • Kekhawatiran tentang percepatan laju kenaikan suku bunga Fed tampaknya menentukan patokan aksi harga komoditas. Sementara Dolar AS relli menguat dan jalur kenaikan suku bunga 2018 terlihat dalam Fed Funds Futures yang mendaki curam.

 

Prakiraan Fundamental Untuk WTI/USD : Bullish Korektif.

  • Seperti terlihat dalam grafik harian WTI/USD di bawah ini, harga minyak dirasa sudah terlalu tinggi. Pola ABCD yang muncul double merupakan pertanda akan muncul koreksi yang lumayan dalam. Walaupun harga masih berusaha kuat untuk melanjutkan kenaikan, tetapi akan tertahan beberapa formasi teknikal. Diprediksi harga minyak akan pullback dulu ke demand area (kotak hijau).
  • Penembusan support penting di area 67.00 (Fibonacci level 23.6%), akan membuka pintu untuk menguji garis atas area equilibrium. Penutupan candle harian di bawah level ini dan apalagi penembusan level 38.2% di area 65.00 akan menandai pembalikan bearish jangka menengah.
  • Sebagai alternatif skenario naik, pembalikan kembali di atas area 69.00 akan membuka ruang untuk pengujian ulang terhadap level resistan psikologi kuat di area 70.00.

 

Minyak Mentah Terlihat Kelelahan 

 

Faktor-Faktor Pendukung WTI/USD

 

  • Rerata Pergerakan WTI/USD H1

Minyak Mentah Terlihat Kelelahan


  •  Pola Candlestick WTI/USD

Minyak Mentah Terlihat Kelelahan

 


Saran Open Posisi WTI/USD

Pada chart WTI/USD H4 di bawah, terlihat harga berusaha untuk kembali rebound dari dasar channel (garis hijau putus-putus). Namun, setelah sampai atap channel, ada tendensi untuk tetap menyelesaikan pola harmonik Shark Pattern (garis merah). Selain itu, juga disokong dengan komplitnya pola ABCD (garis ungu) dan Elliott Wave gelombang ke-5 (garis abu-abu).

Saya menyarankan untuk membuka posisi jual di area 68.40, atau menunggu muncul konfirmasi bearish reversal H4 sekitar jam 20.00 WIB atau 24.00 WIB nanti malam.

Sabar menunggu closing candle H4 WTI/USD adalah opsi yang bijak. Ini untuk safety trading, Anda harus memperhatikan rambu-rambu sinyal lebih seksama dengan alasan keamanan modal. Apabila Anda termasuk agresif trader dalam kategori RISK TAKER, Anda bisa membuka dan menutup posisi kapanpun.

Target profit 1 di area 66.90 dan TP 2 di area 66.40, tentu seperti biasa nanti akan ada perlawanan dari buyer, maka dari itu stop loss diperlukan. Stop loss bisa di area 69.15 dan 69.40. Jika ada situasi geopolitik memanas dari Korut, maka segera pikirkan untuk menutup posisi sell karena biasanya akan menaikkan harga komoditas.

 

Saran OP WTI/USD : Sell di area 68.40.

Gunakan Trailing Stop auto atau manual.

SL1 : 69.15 – 75 pips – 750 points

SL2 : 69.40 – 100 pips – 1000 points

TP1 : 66.90 – 150 pips – 1500 points

TP2 : 66.40 – 200 pips – 2000 points

*Invalid posisi ganti arah jika harga melewati area 70.00 & terjadi closing candle.

**Pertimbangkan untuk menutup posisi jika muncul konfirmasi candlestick reversal H1 apalagi H4.

 

analisa minyak
 

Selamat berdagang, gunakan manajemen modal untuk perdagangan yang bagus. Saya menggunakan MM 2-5% dari modal untuk setiap transaksi di perdagangan forex, bisa menggunakan kalkulator MM agar tidak over lot, klik disini.  

Rentang waktu trading : 2-3 hari

 

Update Posisi WTI/USD 4 Mei 2018

Selamat pagi semuanya... Harga emas hitam kemarin HIT Limit Order sudah perjalanan TP 1, jam 11.00 WIB ini sudah profit sekitar 15 pips maka pindahkan stop loss ke stop profit karena tren naik sedikit menguat. Diprediksi, hari ini harga emas hitam ini akan berusaha kembali melanjutkan koreksi coba menembus level bawah terdekat (dasar channel). Namun waspada karena tren naik semakin menguat, hawa kenaikan sudah terasa merata di time frame H1, H4 dan D1, walaupun lemah semuanya.

WTI/USD akan berusaha turun karena mengejar komplitnya pola harmonik Shark dan ABCD, serta akhir dari gelombang ke-5 Elliott Wave pada TF H4. Tetap perhatikan konfirmasi reversal yang muncul agar bisa mengetahui perilaku harga terkini.

 

update-posisi-wti-oil

 

 


*Penulis adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager sebuah institusi keuangan. Pengalaman trading lebih dari 12 tahun bermacam pair dengan beberapa insider FX, selain itu juga sebagai seorang pembicara dan pelaku dunia FX.

*Pertanyaan-pertanyaan mendalam bisa via email ahmed@seputarforex.com atau halaman tanya jawab penulis seputar forex, untuk analisa saham harian klik disini.

*Jurnal trading pair ini bisa dilihat di TradingView atau Forex Factory.

Arsip Analisa By : Ahmed Sar

Bagaimana reaksi Anda tentang analisa ini?

Ahmed Sar adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager di sebuah institusi keuangan. Ahmed berpengalaman trading sejak tahun 2004 pada bermacam pair dengan beberapa insider FX, dan hingga kini masih aktif sebagai Trend-Trader. Strategi trading yang digunakan berbasis Quantitative Trend.

Brent Crude (ICE) 72.65 0.22%
WTI Crude Oil (Nymex) 67.45 0.27%
13 Agustus 2018 14:35 Selengkapnya