Outlook Teknikal Emas: Kembali Reli Pasca Menyentuh Fibo 61.8

280531

Menguatnya kembali si logam kuning ini disebabkan karena pelemahan Dollar, sehingga meningkatkan permintaan pada aset safe haven.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

General Overview

Logam mulia emas merangkak naik kembali pada perdagangan hari Selasa kemarin. Menguatnya kembali si logam kuning ini disebabkan karena pelemahan Dollar, sehingga meningkatkan permintaan pada aset safe haven.

Keuntungan baru-baru ini untuk logam mulia sebagian besar disebabkan oleh pelemahan dolar AS, yang harganya menjadi lebih terjangkau. Kelemahan dolar dapat membuat pembelian logam mulia lebih murah bagi investor yang menggunakan unit moneter lainnya.

Selain itu, ketegangan geopolitik yang sepertinya belum menemukan titik akhir; masih menjadi faktor pendorong penguatan emas akhir-akhir ini. Disamping itu, greenback yang sejak awal pekan ini terkoreksi juga menjadi pendorong tersendiri bagi logam mulia emas. Indeks Dolar AS ICE yang mengukur terhadap enam mata uang lainnya, turun 0.4 % dalam perdagangan terakhir, memantapkan penurunan mingguan awal sebesar 0.5%.

Sementara itu, Emas menguat untuk hari ketiga karena pasar emas terbesar kedua di dunia bersiap untuk periode tersibuknya selama Festival Diwali. Hal ini juga disokong oleh dicabutnya undang-undang anti-pencucian uang yang baru oleh pemerintahan India, sehingga lebih mudah untuk membeli emas dalam jumlah banyak.

Dari segi teknikal, logam ini terlihat sudah mulai bangkit kembali. Perhatikan chart Daily berikut ini. Tampak pada grafik tersebut bahwa setelah sempat terkoreksi dan melemah hingga level area Fibonacci Retracement 61.8% pada 1263.14, logam ini terpantul kembali ke atas bahkan hingga mempenetrasi level Retracement 50% pada 1281.15.

XAUUSD Daily

Penetrasi yang dilakukan pada perdagangan Senin kemarin dan diiringi dengan penutupan pasar pada hari Selasa, agaknya sudah mulai terkonfirmasi. Harga yang kini stabil bergerak di atas level 1281.15, secara perlahan mulai dikonfirmasi oleh indikator teknikal.

Indikator teknikal OsMA kini mulai crossing dari area negatif menuju area positif yang menunjukkan telah terjadi perubahan sentimen. Sedangkan indikator RSI masih flat di dekat level 50, masih menunggu pergerakan pasar selanjutnya dan sangat memungkinkan untuk berada di atas level 50 dalam waktu dekat.

Indikator Bollinger Band masih menunjukkan sentimen bearish hingga saat ini, karena harga masih bergerak di bawah garis tengahnya (20DMA). Meskipun begitu, walaupun indikator teknikal dan price action sudah mulai satu persatu menunjukkan akan adanya perubahan sentimen, tetapi secara teknikal garis besar, logam ini masih tertekan di bawah level 1300. Menurut para analis seperti yang dikutip dari Bloomberg, "bagaimanapun juga, harga jika masih berada di bawah level kunci 1300, ini belum dapat melaju lebih lagi".

 

Analisa dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas pada saat analisa ini ditulis sedang berada di area 1290. Sempat menguat semenjak awal pekan ini telah membawa XAU/USD berada di atas level 1281.15 dan kini berada di area 1290.

XAUUSDH H1

Tantangan selanjutnya bagi logam kuning ini adalah level kunci 1300. Untuk beberapa saat ke depan, bukan tidak mungkin jika dalam waktu dekat logam kuning ini akan menguji level 1300. Indikator teknikal pada chart H1 tersebut tampak bahwa kini sentimen pasar lebih didominasi oleh buyer.

Indikator RSI berada di atas level 50, dan harga juga bergerak di atas garis tengah Bollinger Band. Kedua indikator tersebut memberikan gambaran bullish. Namun indikator OsMA menunjukkan kesan bahwa harga kini sedang rehat sejenak. Oleh karena itu, melihat peluang yang ada maka skenario untuk acuan trade hari ini adalah BUY.

Adapun skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry point adalah sebagai berikut.

  1. Skenario utama hari ini adalah masih mencoba posisi Buy. Berada di atas level penting 1281.15 menjadikan logam ini bersentimen beli untuk bias intraday. Harga saat ini berada di kisaran area 1290. Oleh karena itu, perhatikan level resistant 1294.87 yang akan dijadikan entry poin kali ini. Jika level tersebut mampu ditembus dan terkonfirmasi, maka posisi Buy dapat dibuka dengan aman. Tunggu level tersebut terbuka terlebih dahulu agar terhindar dari market sideways/ranging yang cenderung menghasilkan false signal. Oleh karena itu, posisi Buy dapat dibuka setelah menerima konfirmasi dan validitas dari skenario ini. Jika breakout ini valid dan terkonfirmasi, maka sejatinya pair ini akan menguji level psikologis 1300. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat.
  2. Sebagai alternatif, perhatikan level support pada area 1288. Jika terlihat upada dari seller untuk mendekati atau bahkan menembus level ini, maka ada indikasi bahwa harga kembali melemah. Jika seller mampu menekan kembali sehingga level ini tertembus dan terkonfirmasi sehingga membuat logam ini tertekan, maka posisi Sell dapat dibuka. Dengan kata lain, posisi Sell hanya dapat dibuka di bawah level 1288. Stop Loss dapat diletakkan di atas swing high terdekat dengan take profit dapat diletakkan pada level 1281.15.

Selalu ingat dan pahami resiko dan money management anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade! 

R3 : 1308.43
R2 : 1300
R1 : 1294.87
Pivot : 1288
S1 : 1281.15
S2 : 1274.72
S3 : 1267.83

*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal. 

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.