Advertisement

iklan

Outlook Teknikal Emas: Masih Stabil Di Area 1290

Sempat turun dan melewati area support di level 1288, harga emas kembali merangkak naik karena merespon hasil notulen FOMC semalam.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

General Overview

Logam mulia emas bergerak melemah pada sesi awal perdagangan Rabu kemarin disebabkan oleh ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed tahun ini. Di samping itu juga, kemarin, para investor juga sedang menanti notulen sidang FOMC, sehingga setidaknya menjadi sedikit rem untuk reli emas pada pekan ini.

Outlook kenaikan suku bunga The Fed untuk tahun ini masih menjadi beban tersendiri untuk logam kuning ini. Para investor dan pelaku pasar selalu mengamati setiap data ekonomi AS yang dirilis dan menelaah statement-statement yang dilontarkan oleh pejabat The Fed demi mencari petunjuk tentang apakah kenaikan suku bunga benar-benar dapat dilakukan di akhir tahun ini.

Sementara itu, menurut presiden The Fed untuk negara bagian Kansas City, Esther George, Rabu kemarin menyatakan bahwa menunggu inflasi untuk mencapai target 2% bank sentral sebelum menaikkan suku bunga lebih lanjut akan menjadi sebuah kesalahan. Pada pertemuan tersebut, terdapat beberapa pejabat The Fed yang menyatakan bahwa lebih mendukung unntuk tingkat inflasi yang tinggi terlebih dahulu sebelum menaikkan suku bunga.

Dolar AS bergerak lebih rendah terhadap saingan utama mereka pada hari Rabu setelah rilis laporan pertemuan Federal Reserve terbaru menunjukkan kenaikan konsensus untuk kenaikan suku bunga tahun ini, namun merebak kekhawatiran tentang inflasi yang lamban. Harga emas-pun merangkak naik kembali setelah menyentuh low harian pada level 1284.50 hingga kembali di level 1290-an pasca pertemuan FOMC digelar.

XAUUSD Daily

 

Analisa dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas pada saat analisa ini ditulis sedang berada di area 1293. Harga saat ini sedang menguji level resisten terdekat yaitu pada level 1294.87. Sempat turun dan melewati support area (pink area) di level 1288, harga kembali merangkak naik karena merespon hasil notulen FOMC semalam. Setelah level 1294.87 ini terbuka, maka level 1300 pun akan segera dihadapi demi mencari pergerakan bullish yang valid.

XAUUSD H1

Indikator teknikal pada chart H1 tersebut tampak bahwa kini sentimen pasar lebih didominasi oleh buyer. Indikator RSI berada di atas level 50, dan indikator OsMA juga menunjukkan sentimen beli karena berada di area positif. Harga juga bergerak di atas garis tengah Bollinger Band. Indikator teknikal telah memberikan gambaran bullish. Oleh karena itu, melihat peluang yang ada maka skenario untuk acuan trade hari ini adalah BUY.

Adapun skenario dan acuan yang dapat dicoba sebagai entry point adalah sebagai berikut.

  1. Skenario utama hari ini masih sama dengan skenario sebelumnya, yakni masih mencoba posisi Buy. Berada di atas level penting 1281.15 menjadikan logam ini bersentimen beli untuk bias intraday. Harga saat ini berada di kisaran area 1293. Oleh karena itu, perhatikan level resisten 1294.87 yang akan dijadikan entry poin kali ini. Jika level tersebut mampu ditembus dan terkonfirmasi, maka posisi Buy dapat dibuka dengan aman. Tunggu level tersebut terbuka terlebih dahulu agar terhindar dari market sideways (ranging) yang cenderung menghasilkan false signal. Oleh karena itu, posisi Buy dapat dibuka setelah menerima konfirmasi dan validitas dari skenario ini. Jika breakout ini valid dan terkonfirmasi, maka sejatinya pair ini akan menguji level psikologis 1300. Stop Loss dapat diletakkan di bawah swing low terdekat.
  2. Perhatikan juga level support area pada 1288. Sama dengan skenario sebelumnya, yakni Sell di bawah 1288 dan tentunya masih valid dan dapat dicoba kembali. Meskipun skenario sebelumnya sempat menembus level ini, namun skenario sell dibawah 1288 digagalkan karena dampak rilis notulen FOMC. Meskipun demikian, level tersebut masih valid dan dapat dijadikan acuan kembali jika terdapat koreksi harga menuju level ini. Jika terlihat upaya dari seller untuk mendekati atau bahkan menembus level ini, maka ada indikasi bahwa harga kembali melemah. Jika seller mampu menekan kembali sehingga level ini tertembus dan terkonfirmasi sehingga membuat logam ini tertekan, maka posisi Sell dapat dibuka. Dengan kata lain, posisi Sell hanya dapat dibuka dibawah level 1288. Stop Loss dapat diletakkan di atas swing high terdekat dengan take profit dapat diletakkan pada level 1281.15.

Selalu ingat dan pahami resiko dan money management anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

R3 : 1308.43
R2 : 1300
R1 : 1294.87
Pivot : 1288
S1 : 1281.15
S2 : 1274.72
S3 : 1267.83

*Penulis merupakan trader aktif pengguna strategi Intraday Breakout, sekaligus akun manager di sebuah perusahaan pialang lokal.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.


John G
Pak Erik, setiap pagi saya selalu menunggu ulasan Bapak tentang Gold ini sebagai pedoman saya untuk masuk hari itu. Mantab pak, ulasan Bapak hampir selalu benar. Saya juga ikuti Bapak dalam masalah Indikator yang Bapak pakai yaitu RSI, OsMA dan BB. Setingan Indikator itu apa yang standard saja atau apa ada yang perlu di modifikasi? Terima kasih
Erik Tri Cahyo
Untuk John G,
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih untuk antusiasme dan apresiasinya. Untuk setting indikator, saya sepenuhnya menggunakan settingan default pak. Adapun settingannya, sebagai berikut:
1. Bollinger band periode 20, deviasi 2, apply pada harga penutupan (close)
2. RSI periode 14, close, dengan visualisasi level 50.
3. OsMA periode 12,26,9 apply to close
4. Fractals (untuk mengetahui swing high/low terdekat).

Hanya itu saja pak setting indikator yang saya gunakan. Semoga bisa membantu. Terima kasih.
John G
Pak Erik, indikator bapak ini cukup membantu memberikan petunjuk. Saya trading hampir selalu untuk XAU-USD saja dan selama ini saya tidak pernah trading dengan SL. Saya memakai tehnik averaging dan hedging. Dan tahanan di persiapkan untuk jarak $100. Apa Bapak ada pendapat? Apa cara saya itu terlalu beresiko? Selama beberapa tahun ini semua tetap berjalan baik. Atau mungkin ada cara yang lebih baik.Terima kasih.
Erik Tri Cahyo
Untuk John G,
Jika bapak sudah memiliki teknik dan konsep yang menurut anda profitable, ya menurut saya silahkan dilanjutkan saja pak.
Namun apapun yang namanya teknik dan strategi itu memang semuanya beresiko pak. Tidak ada yang namanya strategi itu punya tingkat keberhasilan 100%. Oleh karena itu, disini peranan kita adalah meminimalisir resiko pak.

Yang perlu saya komentari disini adalah statement bapak "selama ini saya tidak pernah trading dengan SL" yang menurut saya ini bisa jadi fatal pak. Soalnya jika kita berhadapan dengan pasar -pasar yang penuh dengan spekulasi dan resiko- kita tidak akan pernah tau kapan harga akan bergerak.

Bisa jadi suatu waktu akan terjadi pergerakan ekstrim. Jika posisi trading bapak searah dengan pergerakan ekstrim tsb ya tidak masalah. Namun apa yang terjadi jika ternyata market melawan posisi bapak? Apalagi bapak tidak pakai SL yang notabene sebagai rem atau batas kekalahan maksimum kita, bisa ludes akun bapak nantinya hanya karena satu pergerakan ekstrem.

Jadi yang saya sarankan disini, tetap gunakan SL bapak agar kondisi akun trading terjaga. Apapun strategi yang digunakan jika tidak ada SL bisa sangat beresiko.

Jika anda menggunakan teknik averaging, anda bisa tetap menentukan SL sebagai titik akhir kekalahan anda. Contoh simulasi jika trading XAUUSD dengan kondisi melawan posisi bapak:
1. Entry Buy 0.5 lot pada harga psikologis 1300 dg SL 1250
2. Ketika harga turun pada support 1280, anda buy lagi 1 lot dengan SL 1250
3. Lalu ketika harga turun pada support 1260 anda buy kembali dengan size 2 lot dengan SL 1250.
Sehingga jika market meyentuh SL kita, disanalah titik terakhir yang bisa ditahan. Sehingga tidak perlu khawatir harus memantau pergerakan harga jika terjadi perlawanan.

Sedangkan untuk market searah, anda juga bisa averaging untuk menambah profit. Berikut simulasinya:
1. Entry Buy 1 lot pada level 1300 dengan SL 1290
2. Saat harga menyentuh level 1315, anda bisa buy lagi 1 lot dgn SL 1300. Dan posisi pertama SL bisa dipindah ke breakeven.
3. Saat harga menyentuh 1330, anda bisa buy kembali 1 lot dengan SL 1315. Posisi pertam SL berpindah ke level profit pada 1315, sedangkan posisi kedua berpindah ke break even.
4. Dst.

Kedua simulasi tersebut hanya contoh saja, tentu praktek di real nya disesuaikan dengan money management masing-masing.

Sehingga dengan begitu, peran SL sangat penting pak. Apapun strategi bapak, baik itu profitable atau tingkat akurasi tinggi tapi jika tidak menggunakan SL, sama saja beresiko pak.
Semoga bisa membantu pak. Terima kasih.
John G
Selamat malam, saya memang cuma belajar dari pengalaman, belum pernah ikut seminar2 yang benar2 baik. Memang kalau Gold lari dari harga normal yang sesuai dengan pengalaman saya selama ini bisa hancur juga. Kalau masalah SL itu digantikan peran nya dengan hedging apa bapak setuju dengan pendapat saya itu. Sekali lagi terima kasih sudah menjelaskan secara panjang lebar. Sukses selalu untuk bapak.
Erik Tri Cahyo
Untuk John G,
Jika bapak hendak mengganti SL dengan teknik hedging, apa tidak malah merepotkan bapak nantinya?
Karena setau saya, hedging digunakan untuk menjaga floating kita tetap (tidak bertambah lebar) meskipun market bergerak sejauh apapun. Dan hedging ini akan membuat posisi trading kita terkunci.

Atau dengan kata lain, hedging ini berguna untuk menunda perealisasian loss yang ada saat ini. Memang, kedengarannya sangat nyaman digunakan mengingat fungsi dari hedging ini untuk menunda loss yang ada -walau pada kenyataannya memang sudah loss. Tapi menggunakan hedging ini bak seperti "pisau bermata dua".

Jika tidak ahli, bukannya untuk menjaga loss agar tidak membesar, jika salah malah yang ada loss akan semakin besar. Dan memang benar, sesuai pengalaman saya untuk keluar dari posisi hedging itu tidak semudah yang dibayangkan.

Jadi saran saya tetap gunakan SL saja pak. Jika bapak menggunakan teknik hedging sebagai pengganti SL, justru akan merepotkan bapak nantinya karena bapak akan dipusingkan untuk membuka posisi yang TEPAT. Selain merepotkan, teknik hedging justru akan membuat loss semakin membesar jika salah buka posisi.

Semoga bisa membantu,Terima kasih.
John G
Benar pak, hedging itu bermasalah jika mau melepaskan. Salah satu cara saya adalah dengan melakukan deposit yang cukup untuk membuka hedging itu. Dan ditarik kembali jika kondisi sudah normal. Mungkin ini tehnik orang bingung pak tapi sementara ini saya belum punya pilihan lain. Saya mulai ikuti saran bapak dengan SL, masih mau dibiasakan dulu. Ada informasi di Hongkong ada 1 perusahaan yang khusus trading GOLD hanya dengan OP Buy, saya lagi cari informasi yang lebih detail dan ingin tau juga tehnik mereka. Atau mungkin Bapak pernah mendengarnya. Banyak terima kasih atas semua informasi dan bantuan Bapak. Semoga selalu sukses.