Advertisement

iklan

Profil Penulis : Ahmed Sar

Ahmed Sar adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager di sebuah institusi keuangan. Ahmed berpengalaman trading sejak tahun 2004 pada bermacam pair dengan beberapa insider FX, dan hingga kini masih aktif sebagai Trend-Trader. Strategi trading yang digunakan berbasis Quantitative Trend.
Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Selama harga bertahan di dalam Uptrend Channel, saya menyarankan untuk membuka posisi beli karena sudah muncul dua kali konfirmasi bullish reversal H4.
Euro berpotensi melakukan pembalikan dengan proyeksi pola harmonik Chyper dan grafik Inverted Head & Shoulders.
Selama harga bertahan di bawah Zona Suplai, saya menyarankan paling aman untuk membuka posisi jual.
Ada tendensi melanjutkan arah naik karena meneruskan proyeksi titik C dari dua pola harmonik Chyper. Harga cenderung akan melakukan kenaikan menuju titik C.
Ada tendensi melanjutkan kenaikan ke atas menuju proyeksi pola harmonik Butterfly (garis biru), sehingga harga emas cenderung akan naik menuju titik D.
Didukung buyer yang pullback dari Zona Demand, perjalanan Elliott Wave ke-3, serta masih positifnya Oscillator, USD/JPY akan bergerak dalam proyeksi bullish kontinu.
Selama harga bertahan di bawah zona Supply, saya menyarankan untuk membuka posisi jual karena sudah muncul konfirmasi candlestick bearish reversal.
Selama harga bertahan di dalam saluran Downtrend Channel, saya menyarankan untuk membuka posisi jual karena sudah muncul dua konfirmasi candlestick bearish reversal H4.
Kenaikan emas minggu lalu diragukan bisa berlanjut. Jika Anda akan membuka posisi jual bisa secara terbatas di area 1227, menunggu munculnya konfirmasi bearish reversal H4.
Ada tendensi GBP/USD melanjutkan kenaikan atas proyeksi pola harmonik Nen Star, sehingga harga cenderung akan menuntaskan penerusan menuju titik D.
Berdasarkan proyeksi pola harmonik Bat, konfirmasi breakout pada batas Fibo level 38%, serta dimulainya skenario Downtrend Elliott Wave ketiga, Emas cenderung bergerak turun.
Dalam analisa 2 time frame, Indeks Dolar terlihat akan mengalami kenaikan lagi setelah mengalami koreksi terbatas di area 95.25.
Ada tendensi pembalikan arah karena Pound akan rebound untuk menyelesaikan Wave keempat. Namun, rebound ini diprediksi hanya terbatas.
Dalam total analisa 3 time frame saat ini, terdapat penurunan kekuatan tren tajam sejauh 5 nilai dari analisa kemarin. Seperti apa peluangnya untuk USD/JPY?
Ada beberapa konfirmasi pelemahan emas, seperti rejection pada batas atas Downtrend Channel, dan tuntasnya Downtrend Wave keempat dalam teknik Elliott Wave.
Ada tendensi pola grafik Head & Shoulders, sehingga harga cenderung turun untuk melakukan pengujian ulang Neckline.
Skenario penurunan USD/JPY dikuatkan oleh pengujian ulang (retest) harga pada Trendline atau batas bawah Channel, sampai empat kali percobaan.
Pada chart analisa GBP/USD H4, ada tendensi arah Pound menuju level 38.2% dan 61.8% dari Bullish Fibo Expansion.
Selama harga bertahan di bawah kurva-kurva MA, emas masih membuka peluang jual. Berikut ulasan lengkapnya.
Diprediksi, Yen akan koreksi turun lebih rendah jika tidak mampu breakout ke atas. Hanya tinggal menunggu waktu bagi bias Oscillator yang masih positif berubah negatif.
Diprediksi, harga emas akan naik lebih tinggi dari level saat ini, jika mampu menembus Neckline pola grafik Inverted Head & Shoulders.
Dari momen perlawanan buyer, Dolar membentuk pola Head And Shoulder, sehingga kecenderungan harga berikutnya diprediksi ada penembusan ke bawah.
Harga euro masih dalam pertarungan dua pola grafik Inverted dan Head And Shoulders. Bagaimanakah pembacaan peluang trading EUR/USD?
Harga emas selama satu bulan terakhir masih terkurung di dalam lorong penurunan. Namun, bukan berarti tidak ada peluang buy sama sekali. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Harga emas selama satu bulan terakhir masih terkungkung didalam lorong penurunan ini.