Advertisement

iklan

Divergence Trading

Pada dasarnya, divergence trading adalah trading menggunakan patokan perbedaan antara pergerakan harga dengan pergerakan indikator oscillator.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Di artikel sebelumnya, sekilas kita sudah menyinggung masalah divergence trading. Nah, kali ini mari kita bahas lebih detil tentang divergence trading ini. Apa sih sebenernya divergence trading?

Pada dasarnya, divergence trading adalah trading menggunakan patokan "perbedaan" antara pergerakan harga dengan pergerakan indikator Oscillator. Anda bisa menggunakan MACD, RSI, Stochastics, dan yang sejenisnya. Untuk lebih mudah mengenali indikator Oscillator bagi Anda yang masih pemula, maka bisa melihat daftarnya di platform MT4. Pada menu atas bagian Insert, klik Indicators kemudian hover bagian Oscillators.

Divergence trading sangat berguna bagi kita untuk bisa mengidentifikasi kapan saat sebuah trend akan berlangsung terus, atau kapan sebuah trend mulai melambat dan cenderung berbalik arah. Kemampuan untuk mengidentifikasi apakah trend masih akan lanjut atau akan berbalik pastinya sangat kita perlukan. Lah, kita kan tentunya gak ingin "telat masuk" dalam mengikuti sebuah trend. Masih mending kalo cuma telat masuk sih, lebih parah lagi klo sampai "salah masuk" yang buntutnya jadi sell di lembah atau buy di puncak.

Ok, sebelum menggunakan divergence dalam ber-trading, kita perlu memahami dulu teori dasar dalam divergence trading ini. Secara umum, divergence dapat dibedakan menjadi regular divergence dan hidden divergence.

 

Regular Divergence

Regular divergence secara umum menunjukkan tanda adanya indikasi pembalikan trend yang sedang berlangsung. Apabila harga dalam posisi lower-low sedangkan Oscillator dalam posisi higher-low, menunjukkan indikasi adanya pembalikan trend (reversal) dari trend turun ke trend naik. Kondisi ini juga disebut sebagai bullish regular divergence, dan contohnya seperti gambar berikut:

Bullish Regular Divergence

 

Sedangkan jika harga mencapai kondisi higher-high sedangkan Oscillator dalam posisi lower-high, maka ini artinya terjadi bearish regular divergence yang menunjukkan indikasi adanya pembalikan trend (reversal) dari trend naik ke trend turun. Contohnya seperti gambar berikut:

Bearish Regular Divergence

Hidden Divergence

Hidden divergence secara umum menunjukkan indikasi penerusan trend yang sedang berjalan. Apabila harga dalam posisi higher-low, sedangkan Oscillator dalam posisi lower-low, ini menunjukkan adanya indikasi trend naik akan terus berlanjut. Contoh situasi yang juga disebut sebagai bullish hidden divergence bisa dilihat pada gambar berikut:

Bullish Hidden Divergence

 

Sedangkan apabila harga dalam posisi lower-high sedangkan oscillator dalam posisi higher-high, ini menunjukkan adanya indikasi trend turun akan terus berlanjut. Contohnya seperti gambar berikut:

Bearish Hidden Divergence

Nah, chart-chart di atas menunjukkan contoh-contoh divergence dengan berbagai variasinya. Ada baiknya kita bisa mengidentifikasi terjadinya divergence ini supaya kita bisa mengambil posisi yang tepat di setiap pergerakan harga.

Trus, gimana ya cara pakai divergence trading untuk entry posisi beneran? Sebenarnya, divergence trading ini paling cocok buat konfirmasi sinyal saja. Bukan buat cari posisi entry.

Misalnya, Si Fulan trading pakai strategi price action sama MA yang sinyalnya buy. Trus karena dirasa masih kurang valid, dia bisa pakai indikasi divergence trading ini buat melanggengkan entry buy-nya. Seumpama divergence harga sama Oscillator memang muncul sinyal bullish hidden divergence, maka sikat aja itu peluang buy. Tapi kalo ternyata sinyalnya malah bearish divergence, ya sebaiknya entry buy pakai manajemen risiko yang lebih ketat, atau sekalian nggak entry juga bisa.

Ngomong-ngomong masalah divergence, saya jadi teringat masa-masa awal belajar trading nih. Soalnya, pelajaran tentang divergence ini adalah pelajaran kedua setelah Fibonacci yang diajarkan oleh mentor saya, yang terus terang nih, bikin saya lumayan banyak panen omelan gara-gara susah ngeh-nya. Yah maklumlah, dasarnya emang lemot sih, hahaha.

 

Tertarik trading pake strategi ini? Indikator apa saja yang bisa dipakai untuk trading divergence? Simak dalam artikel Macam-Macam Pilihan Untuk Trading Divergence.

Awalnya, Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.


Nurul
Ijin belajar masta
Seputarforex
Silahkan mas.
Alina Pratiwi
aduhh bingung cara bacanya, cara ngenalinnya, cara hafailnnya, bingung semuwa deh pokoknya.........
Candra Nurhadi
kalo bingung mending ambil sinyal langsung dari oscillatornya aja lebih jelas. gak perlu susah2 baca chart buat ngenali perbedaan sama arah gerak oscillator. di oscillator sendiri udah ada sinyal2 overbought/oversold yang bisa diambil entry. kalo masalah ketepatan sebenernya gak ada yang lebih tepat karna ini tergantung dari masing2 kemampuan tradernya. jadi kalo divergence udah merasa kesulitan disini coba belajar trading pake sinyal dasar ocillator, sapa tau bisa lebih mudah paham n nyangkut disini :)
Irmawan Andri
Kalo dari grafik hargax kan bisa dipasangi garis tren sendiri? kalo di oscillatorx apa juga bisa dipasangi garis itu? kalo nggak bisa bukanx jadi susah ngenali divergenx?
Endy
Bisa. Window oscilator bisa dipasangin trendline. Tinggal klik objek trendline terus pasang di oscillator udah muncul tuh. Lagian kalo sdh terbiasa malah nggak perlu pake bantuan trendline lagi. Sisi sulit divergence trading ini bukan dibagian ngenalinya. Justru karena divergence ini juga bisa false disitu kekurangannya. Kelebihannya emang bisa menunjukan sinyal penerusan atau pembalikan tren lebih awal, tapi kalau sinyalnya false yasama aja
Joefx
@irmawan setau ane sih kl d platform y yg bs dpsngn indi tren cmn chart hrgnya, kl pngn bs ngenali lower low lower high dst dr oxcillator y bljr ngamati aja ntar lama2 jg kebiasa
Sapta Budidarma
Salah satu cara yang lebih praktis tanpa harus mengenali kedua pola dari grafik harga dan ocillator adalah dengan menggunakan MACD. karena dari namanya saja sudah moving average convergence divergence, sudah pasti cara divergence bisa digunakan dari pengamatan indikator ini. Biasanya tiap2 trader sudah punya level-level tersendiri dalam menentukan MACD, dimana posisi yang tepat untuk buka posisi adalah saat terjadi crossing antara garis-garis yang mewakili level tertinggi dan terendah.
Agni Prayitno
bukan seperti itu juga. orang yang menggunakan macd pun kalau divergence trading juga masih membandingkan arah gerak harga dichart dengan macd. nama convergence divergence di macd tidak lantas membuat indikator ini sebagai indikator khusus divergence trading.

garis macd sendiri adalah selisih dari 2 garis ema (12 dan 26), sementara garis sinyal adalah ma 9 dari macd main line itu sendiri. sinyal entry dari macd juga tidak dianalisa dengan divergensi dari macd main line dan garis sinyal, melainkan crossing di antara keduanya. serta bagaimana posisi grafik macd terhadap area 0.
Joefx
@sapta ane setuju gan, dsni ane ada share tmbhn soal penggunaan macd ni dr hsl bljr strategi divergence ni. caranya pake ema 3 sm sma 13. prosesnya sama kyk penggunaan macd yg slm ni kt kenal. kl trjd crossing d situ biasanya bkl trjd reversal. trutama kl stlh crossing garis ma nya ada di level yg lbh tinggi atau rendah dr tren yg sblknya. cnthnya kl lg tren bearish, stlh crossing grs ma nya brgrk lbh tinggi, berarti sbntr lg tren itu bkl berbalik. bwt nentuin reversal tren bullish jg sprt itu
Franstrade
Bisa kah trading cuma dngan sinyal dari divergence sja ? Sy lihat yg disinyalkan dri berbagai macam jenis divergence disini suda cukp lengkap. Ada sinyal reversal, ada sinyal continuation juga. baik untuk trend up mau pun trend down. Dgan begitu udah cocok untuk trend trading bukan kah begitu ?
Agni Prayitno
untuk hal ini sebaiknya dilakukan tes dulu di akun demo. ketepatan sebuah strategi umumnya bisa berbeda-beda untuk setiap trader. tapi menurut saya ada baiknya untuk tidak menjadikan divergence sebagai sinyal utama. disamping karena divergence ini tidak selalu terjadi, juga masih ada potensi sinyal divergence ini tidak tepat. interpretasi posisi divergence ini pun juga bisa berbeda-beda. jadi lebih baik juga menggunakan indikator lain untuk mengkonfirmasi sinyal entry. memang divergence bisa memberikan sinyal tren yang lebih awal namun bagi trader juga disarankan untuk mengambil langkah hati-hati dan mencari sinyal yang lebih valid agar peluang entrynya semakin bagus.
Zoga Fx
Rasio berapa persen ya kalau pakai teknik ini dibanding teknik yg lain?
Fxnubi
rasio apa nih gan maksudnya? win ratio, ato risk reward ratio? kalo win ratio sih, ya tergantung trader yang make, cocok apa engga, yang jelas kalo pingin win ratio tinggi, kudu dikombinasi sama analisa lain, gabisa divergence doang