Apa Yang Dimaksud Dengan Trend Forex

122499

Apa itu trend forex? Trend Forex adalah suatu pergerakan yang menunjukkan ke arah mana pasar bergerak. Ini termasuk konsep dasar analisa teknikal dalam trading forex yang wajib diketahui.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Artikel kali ini membahas khusus mengenai apa itu trend forex dan perannya di dalam Forex market. Bisa dikatakan bahwa trend forex adalah rangkaian rekam jejak harga dalam bentuk grafik dengan kecondongan untuk mengarah ke atas (uptrend) atau ke bawah (downtrend). Lalu apa gunanya mengetahui trend forex? Mari kaji lebih dalam mengenai hal ini.

apa-itu-trend-forex


Apa Itu Trend Forex?

Trend Forex adalah suatu pergerakan yang menunjukkan ke arah mana nilai tukar suatu mata uang (harga) bergerak di pasar forex. Pergerakan harga tidak berbentuk garis lurus diagonal ke satu arah. Pasar biasanya bergerak dalam bentuk serangkaian zigzag.

Istilah "trend" dalam kehidupan sehari-sehari sering digunakan untuk mengungkapkan keadaan, di mana suatu hal sedang digemari atau sedang menjadi perhatian kebanyakan orang. Demikian pula situasi yang disiratkan oleh trend forex. Ketika suatu mata uang digemari, maka grafik trend akan bergerak zigzag naik bertahap. Sedangkan ketika suatu mata uang jatuh nilainya, maka grafik trend akan bergerak zigzag menurun. 

apa-itu-trend-forex-2Gerakan Zigzag ini membentuk rangkaian gelombang yang berurutan dengan Level Puncak (High/H)puncak lebih tinggi (Higher High/HH)Lembah (Low/L), dan lembah lebih tinggi (Higher Low/HL) yang cukup jelas. Arah High dan Low ini nantinya akan menentukan suatu trend pasar yang sedang terjadi. Sedangkan High dan Low ini bergerak naik, turun, atau menyamping (sideways). Arah pergerakan inilah yang nantinya akan memberi tahu trader tentang trend pasar.

 

Apa Gunanya Mengetahui Trend Forex? 

Kenapa sih harus mengetahui apa itu trend forex? Karena pada saat sedang bertransaksi, harga cenderung memiliki arah yang sama pada jalur miring yang ditarik garis lurus dalam jangka panjang.

apa-itu-trend-forex-2
Berbagai ungkapan dalam trend forex seperti "Don't fight the trend", "Just follow the trend", dan "Trend is friend" menggambarkan betapa pentingnya pemahaman akan trend ini.

Ketika mendapati keadaan di mana suatu hal sedang menjadi trend (istilahnya trendi), kebanyakan orang pasti berlomba-lomba untuk ikut memilikinya. Begitu pula dalam forex, ketika suatu harga sedang trend naik ke atas (uptrend), maka banyak trader akan berusaha cepat-cepat buka posisi "buy", agar bisa ikut dapat profit saat harga mencapai Higher High. Sebaliknya, saat harga turun terus (downtrend), maka orang banyak akan ikut posisi "sell" agar bisa memetik cuan dari penurunan harga.

Namun, ada juga sebagian trader lain yang memilih untuk "melawan arus". Ketika trend naik, mereka justru pilih "sell"; dan ketika trend turun, mereka malah ambil "buy". Kenapa begitu? Boleh jadi, mereka memperkirakan harga akan berbalik arah. Karena, seperti yang telah disampaikan tadi, harga tidak lurus tegak ke atas maupun ke bawah, melainkan zigzag.

Memahami konsep tentang apa itu trend forex adalah hal yang sangat mendasar dalam berbagai pendekatan analisis teknikalSemua tools yang digunakan trader seperti level support dan resistanceprice patternsmoving average, =dan lain-lain bertujuan sama: untuk membantu mengukur trend yang sedang terjadi di pasar, dalam rangka untuk mendapatkan keuntungan, baik dengan mengikuti trend maupun dengan melawan trend.

 

Klasifikasi trend

Trend yang baik adalah trend yang bersifat jangka panjang dan dapat diamati pada rentang waktu yang lama pada aplikasi trading Anda, seperti H4, D1, Weekly. Untuk trend harian dapat diamati pada rentang waktu yang lebih singkat, seperti H1. Tetapi, terkadang terjadi juga bias untuk meyakinkan apakah trend harian tersebut sesuai dengan trend yang sebenarnya. Untuk mengatasi hal ini Anda dapat membandingkan trend harian dengan trend jangka panjangnya. Jika pergerakan market masih berada di dalam garis trend jangka panjang, maka trend harian tersebut benar, tetapi jika sudah keluar maka akan terbentuk trend baru.

Trend pada kenyataannya tidak melulu bergerak searah; ia akan selalu dibayangi oleh lawannya. Dalam perjalanannya, bullish tidak berarti selalu uptrend nonstop, namun ia akan mengalami pergerakan korektif dengan bearish sebagai pelengkapnya. Begitu pula dengan bearish, ia akan selalu ditemani oleh pergerakan korektif bullish selama perjalanannya. 

Pergerakan seperti itu merupakan gambaran dari dinamika pasar (market) yang sebenarnya. Ia tidak melulu mengalami masa indah, namun juga adakalanya pasar mengalami masa sulit di mana ia akan terjatuh.


3 Jenis Trend Dalam Forex

Secara sederhana, ada 3 jenis trend dalam forex:

  1. Uptrend
    Yakni saat grafik menunjukkan pergerakan harga yang naik secara bertahap
  2. Downtrend
    Yakni saat grafik menunjukkan pergerakan harga yang menurun secara bertahap
  3. Ranging/Sideways
    Yakni saat harga menunjukkan konsolidasi akibat adanya tarik-menarik antara pihak seller vs. buyer. Pada kondisi ini arah tren sulit untuk diketahui karena harga hanya bergerak naik-turun dalam kisaran tertentu, tanpa arah yang jelas.

apa-itu-trend-forex-4


Cara Mengikuti Trend Dalam Forex

Terkadang, masih banyak trader pemula yang salah membaca arah trend forex. Contohnya, niatnya mengikuti tren justru malah berujung pada salah posisi. Begitu diulangi lagi, salah lagi, dan floating minus lagi. Begitu hingga berkali-kali. Berikut ini ada beberapa poin cara mengikuti tren dalam forex:

1. Fokus pada timeframe besar saja.
Tren forex biasanya terbentuk setelah beberapa minggu atau beberapa bulan dalam pergerakan yang besar. Caranya cukup dengan mengamati pergerakan dalam jangka waktu di time frame minimal D1.

2. BUY Saat Harga Naik Terkoreksi Dan SELL Saat Harga Turun Tertunda
Ini adalah salah satu tips yang diungkapkan oleh Jary Norris, penulis buku "The Secret to Trading: Risk Tolerance Threshold Theory". Selalu amati kalender forex, sehingga Anda bisa mengetahui  pergerakan-pergerakan counter-trend yang seringkali terjadi menyusul news yang berlawanan dengan trend yang sedang berlangsung. Bagi pengikut trend, ini adalah celah untuk  "buy dips in uptrends and sell rallies in downtrends".

3. Pasang Trailing Stop
Dengan tool Trailing Stop, Anda bisa memanfaatkan penguatan tren sembari memperkecil jarak stop loss, sehingga tak perlu khawatir bila profit yang telah dikumpulkan akan tergerus habis apabila tren harga berbalik 180 derajat.

 

Indikator Untuk Mengetahui Arah Trend Forex

Ada sejumlah indikator yang dapat digunakan untuk membantu trader mengidentifikasi arah trend. Beberapa di antaranya sudah merupakan bawaan dari platform trading. Apa saja?

1. Indikator ADX
Indikator ADX yang diciptakan oleh Welles Wilder ini memang ditujukan untuk mengidentifikasi arah dan kekuatan trend forex. Pada prinsipnya indikator ini menunjukkan kapan mulai terjadinya trend, sampai seberapa kuat trend tersebut, dan kapan trend mulai melemah. Untuk trading trend dengan indikator ADX, kita bisa mengamati grafik untuk bisa entry pada saat trend mulai terjadi dan exit saat trend telah melemah.

2. Indikator Moving Averages (MA)
Indikator Moving Averages (MA) dapat memberi tahu trader harga rata-rata pada suatu titik waktu tertentu, dibandingkan dengan tren harga selama periode tertentu. Jika Moving Average pada jangka pendek naik di atas Moving Average jangka panjang, artinya performa harga prima, trend cenderung bullish

3. Indikator Bollinger Bands
Bollinger Band memang lebih populer sebagai indikator untuk mengukur volatilitas. Akan tetapi, ini juga dapat membantu menemukan trend yang sedang berlangsung. Sebuah sinyal jual (downtrend) akan terjadi bila harga bergerak di atas pita Bollinger band. Sebaliknya, uptrend dapat dikonfirmasi ketika harga berada di zona beli. Untuk memahami penggunaan indikator Bollinger Bands dalam menemukan trend, dapat disimak di artikel 3 Indikator Ampuh Untuk Trading Trend.

SFTeam merupakan hasil kerjasama beberapa personel tim Seputarforex untuk menghadirkan liputan akurat dan bermanfaat bagi pembaca. Cakupan bahasan menyeluruh hingga menjangkau fundamental, teknikal, dan berbagai aspek trading forex lainnya.


Lilo.mtd
yg penting tren bisa diidentifikasi kpn terjadi, seberapa kuat, dan kapan berakhir, maka itu bisa menciptakan peluang dalam trading
Irfhan
Kalo buat entri trade, yg betul "diprediksi", tapi itupun hasil prediksinya ndak bisa seratus persen akurat.. selalu ada berapa persen loss chance.
Ags Siswana
@Lilo; Nah itu yang susah, memang untuk mengenali tren aja bisa gampang, tapi buat manfaatkannya sebagai peluang trading itu yang agak tricky. Selama masuk di posisi yang bener sih ndak masalah. Nah kalo masuknya udah salah itu yang bikin jumlah loss jadi ndak tercover
Fahrus
to agus, biar loss bs diantisipasi y pke mm dong, kn sdh da prhtngn dr prsnts akun sm lot n sl-tpx. da lg yg plg mntp pke trailing stop bro, jd klo volatilits lg tnggi profit g bkl dgn sekejap ilang krn slx bs dgeser2.
Bambang Priyono
Memang pada penggunaannya, indikator-indikator pengukur tren yang telah banyak disarankan dapat sangat membantu trader untuk dapat memanfaatkan peluang trading yang tercipta dari suatu tren.

Namun bukan berarti hal itu dapat menghindarkan trader dari manajemen resiko, karena seperti yang telah dikatakan @Ags, bahwa resiko loss pada tren trading bisa sangat besar jika trader salah open posisi.

Maka dari itu, melatih dulu kemampuan untuk menerapkan manajemen resiko yang benar juga perlu dilakukan idsmaping mengkaji pengembangan sitem trading dengan kondisi tren ini.
Fahrus
to bambang, betul skl bro, kl blh dbilang mang mm sm manajemen rsk tu smcm holy grailx forex trdng, apapun strategix kl dilindungi sm manajemen trdng yg baik pst bs mnjmn keamanan akun.
Enji Ortis
krn trend is friend, maka baiknya kita trading terus ngikuti tren.. tapi klo ternyata tren udah mau berakhir.. apa kita juga mesti ngikuti tren?? yg seperti itu bukannya malah berbahaya??
Mamba
apa gunanya indikator? apa gunanya fibonacci?
Ahmad Renggo
Enji:
Buat follower, kalau setelah analisa ternyata mereka nggak yakin tren bakal terus menguat, maka mereka bakal menghindar & memilih tdk masuk pasar. Kesempatan bisa dicari lagi pada trend lain yg terjadi mungkin di pair lain atau di waktu mendatang. Buat para counter, justru yg seperti ini yg dicari. Mereka sengaja masuk disaat akhir trend supaya bisa dapet keuntungan lebih banyak pada tren berikutnya. Nah sekarang tergantung mau pilih jadi trader yg mana. Kalau mampu sebetulnya bisa juga jadi kedua2nya yg bisa selalu menyesuaikan sama keadaan. Tapi itu semua tetep perlu diuji dulu. Jgn sembarangan masuk pasar sebagai follower ataupun counter tanpa latian dulu
Hernan
apa mungkin jadi follower sekaligus pelawan arus trend? sya rasa kok sepertinya ini enggak mungkin. bkn pengen mengkotak-kotakkan, mungkin juga ada yg udh bisa seperti itu. tp banyakan trader yg udah mantap sm sistemny sendiri2 punya rule yg jelas antara mengikuti ato melawan arus trend. Itu karna dr awal mrk udah terbiasa mencari peluang dr trend following, maka utk bisa lihat sinyal dgn cara yg berbeda yaitu trend counter bukankah akan berbeda?
Agus Bastian
kalau saya sih bodo amat sama istilah follower trend forex atau pelawan arus, yg penting sy pasang posisi dan posisi saat itu sesuai dengan perkiraan. Kalaupun loss sy sudh siap dengan SL, kalau dapet TP ya siplah.