Yang Trader Pemula Perlu Tahu Tentang Perjanjian Bretton Woods 1944

236526

Pada tahun 1944, perjanjian Bretton Woods yang menjadi tonggak bersejarah sistem moneter ditandatangani. Inilah awal mula perdagangan forex modern.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Pada tahun 1944, sebuah perjanjian yang menjadi tonggak bersejarah sistem moneter diperkenalkan di kota Bretton Woods di negara bagian New Hampshire, Amerika Serikat; perjanjian ini dikenal sebagai Perjanjian Bretton Woods 1944. Sejak saat itu, platform trading yang aman, nilai tukar mata uang, serta cadangan valas, mulai muncul ke permukaan. Bagi trader pemula yang tertarik untuk memahami karakter sistem nilai tukar floating dan fixed (yang kadang-kadang kompleks), mengetahui lebih banyak tentang perjanjian ini bisa memberikan sejumlah kisi-kisi.


Perjanjian Bretton Woods
 

Berikut ini beberapa fakta tentang perjanjian Bretton Woods 1944 tersebut:

  1. Perjanjian Bretton Woods menyatakan bahwa satu cara untuk memodifikasi kelemahan sistem pertukaran mata uang yang adalah dengan menghubungkannya dengan Dolar AS; ini juga satu cara untuk memperlancar rekonstruksi pasca perang dunia dan "membebaskan" perdagangan internasional.
  2. Hasil dari Perjanjian Bretton Woods adalah pembangunan dua institusi penting: (1) Bank Dunia (the World Bank) dan (2) Dana Moneter Internasional (the International Monetary Fund/IMF).
  3. Perjanjian Bretton Woods menciptakan sistem nilai tukar mata uang asing yang bisa disesuaikan; anggota-anggota IMF ditunjuk untuk mengintervensi apabila ada ketidakseimbangan yang salah diantara pembayaran yang dilakukan.
  4. Pada awalnya, dikarenakan oleh kewajiban untuk memonitor nilai tukar, sistem moneter negara-negara itu mulai menjadi stabil.
  5. Perjanjian Bretton Woods 1944 memberi momentum bagi Dolar AS untuk menjadi mata uang cadangan global dalam kaitannya dengan nilai emas.
  6. Di tahun 1960an, para pendukung perjanjian ini, termasuk para politisi Amerika Serikat, Lyndon B. Johnson dan John F. Kennedy, mereka bahkan menjamin pasar internasional bahwa berdasarkan konsepnya, dolar AS bisa diandalkan. Namun ketika Presiden Richard Nixon menjabat di tahun 1971, semua itu berakhir dan digantikan dengan "Nixon Shock".
  7. Salah satu tujuan utama perjanjian Bretton Woods adalah mengizinkan negara-negara dengan defisit perdagangan untuk meminjam uang dari negara lain dengan menggunakan mata uang cadangan; sedangkan targetnya adalah untuk memainkan peran instrumental dalam membantu sebuah negara untuk pulih kembali dari kehancuran finansial.
  8. Di tahun 1971, saat mengalami kolaps besar-besaran, berbagai negara berbeda meluncurkan perintah untuk memberikan mata uang mereka kesempatan menggunakan nilai tukar mengambang (floating exchange rates). Konsekuensinya, periode yang buruk terjadi; harga saham melonjak pesat, harga saham anjlok, bank-bank gagal bayar, dan hiper-inflasi dimana-mana.
  9. Salah satu yang turut menyusun perjanjian Bretton Woods, John Meynard Keynes (salah satu ekonom Inggris terkenal) menganggapnya "kebalikan dari standar emas"; menurutnya, sistem moneter yang telah dirundingkan dan bisa berfungsi itu tergantung pada desain sistem negara yang mengontrolnya.

 


Artikel diatas merupakan artikel pembaca, ditulis oleh Zahir. Penulis ini mereferensikan edukasi forex dan pengetahuan dasar trading sebagai bahan pembelajaran lebih lanjut tentang forex.

Zahir menulis untuk MTrading Malaysia dan berkontribusi pula untuk ulasan mengenai aspek-aspek unik dalam trading di berbagai media. Menurut Zahir, pembelajaran yang tepat akan mengantarkan pada kesuksesan trading.


Sutrisno
Bayangin klw mrk gk ada, bisa2 krisis moneter terjadi berkepanjangan
Andy Zhu
ambil pelajaran dari krisis keuangan yg sdh terjadi di masa lalu