iklan

EUR/USD Tergenjot, Bank Sentral Swiss Antisipasi Tambahan Stimulus ECB

Penulis

+ -

EUR/USD naik 0.15 persem menuju angka 1.1342, tertarik naik dari level rendah satu pekan yang tercapai di hari Senin kemarin di angka 1.1305. Dengan ECB yang makin dekat pada kemungkinan penambahan stimulus, ada kemungkinan Franc Swiss akan tergenjot naik hingga mencapai overvalued.

iklan

iklan

Euro mendaki terhadap Dolar AS di hari Selasa (20/10) sore hari ini dengan para investor yang masih berfokus pada pertemuan Dewan Pembuat Kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) di hari Kamis esok. EUR/USD naik 0.15 persem menuju angka 1.1342, tertarik naik dari level rendah satu pekan yang tercapai di hari Senin kemarin di angka 1.1305.

ECB
Sore ini, Euro merilis data yang hanya memberikan dampak medium pada Euro, yakni data mengenai neraca berjalan Zona Euro untuk bulan Agustus 2015 yang tercatat surplus 17.7 miliar Euro, sementara neraca keuangan yang berkombinasi dengan investasi langsung serta portofolio investasi, tercatat naik 9 miliar Euro.

Selain itu, Euro sendiri sedang tertekan sejak anggota Dewan ECB, Ewald Nowotny, pada minggu lalu dan kemarin, terus mewacanakan tambahan stimulus karena Zona Euro dianggap sedang membutuhkannya.

Bank Sentral Swiss Antisipasi Tambahan Stimulus ECB

Kebijakan moneter ECB, utamanya mengenai ekspansi penambahan stimulus nantinya tidak hanya memberikan pengaruh di lingkup Zona Euro saja, tetapi juga di negara-negara Eropa sekitarnya seperti Swiss. Menurut survei pada para ekonom yang ditulis oleh Bloomberg hari ini, dengan ECB yang makin dekat pada kemungkinan penambahan stimulus, ada kemungkinan Franc sebagai mata uang Swiss akan tergenjot naik hingga mencapai "overvalued".

Oleh karena itu, Bank Sentral Swiss (SNB) kemungkinan harus menjual kembali Franc-Franc mereka jika ECB nantinya benar-benar akan memperluas pelonggaran kuantitatif (QE) mereka. Sebelumnya, SNB telah membuktikan tindak antisipasinya dalam menghadapi kebijakan ECB dengan memotong tingkat suku bunga depositnya ke level rendah di bulan Januari lalu.

"Ada peningkatan risiko (yang terkandung) jika ECB memperluas program pembelian asetnya dengan tujuan untuk menangkal rendahnya inflasi dan lemahnya pertumbuhan," tutur Maxime Botteron, Ekonom Credit Suisse Group AG di Zurich kepada Bloomberg. "Kami yakin bahwa SNB akan melanjutkan intervensinya."

250605
Penulis

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone