Advertisement

iklan

Profil Penulis : a muttaqiena

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.
Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Analis menilai euro memiliki peluang untuk menguat jelang pertemuan para petinggi Uni Eropa di mana mereka bakal membahas dana pemulihan bersama.
Stimulus fiskal baru Inggris disambut baik oleh pelaku pasar, tetapi dampak jangka panjang bagi kurs GBP/USD dinilai minim. Masih ada isu lain yang lebih signifikan.
Isu konflik dagang AS-China mencuat setelah Gedung Putih mengancam akan mengguncang pegging USD/HKD dan memblokir TikTok dari Amerika Serikat.
Komentar bank sentral menggarisbawahi besarnya ketidakpastian dalam prospek ekonomi Australia ke depan.
Dolar dan sentimen pasar masih terjebak dalam ambivalensi antara kekhawatiran terhadap pandemi dan ekspektasi pemulihan ekonomi.
Sterling selip ke kisaran 1.2450-an terhadap Greenback, selain tergelincir pula versus Euro dan Yen Jepang. Tapi pelemahan GBP/USD relatif minim.
Minat beli untuk dua komoditas ekspor utama Australia, bijih besi dan batu bara, masih tetap tinggi di tengah eskalasi pandemi COVID-19.
Stimulus fiskal tambahan yang dijanjikan oleh PM Boris Johnson tak ditanggapi antusias. Fundamental Pound masih tergantung pada negosiasi Inggris-Uni Eropa.
Pelaku pasar menunggu testimoni dua tokoh penting guna mengetahui bagaimana prospek pemulihan ekonomi Amerika Serikat dan stimulus pendukungnya.
Pertumbuhan ekonomi Inggris mengalami penurunan lebih dalam ketimbang laporan GDP sebelumnya. Hal ini kian menekan Pound di tengah negosiasi dagang pasca-brexit.
PM Boris Johnson kembali melontarkan komentar yang memantik pesimisme pelaku pasar terhadap prospek hasil perundingan dagang antara Inggris dan Uni Eropa.
Pelaku pasar terus memantau pesatnya kenaikan jumlah kasus COVID-19 secara global, tetapi optimisme masih cukup tinggi dan mendukung rival Dolar AS.
Pemimpin bank sentral Eropa menyatakan Zona Euro sudah melewati periode terburuk dalam krisis ekonomi yang ditimbulkan oleh pandemi virus Corona.
Dengan modal investasi hanya 100 ribu rupiah pun bisa memiliki saham perusahaan berprospek menguntungkan. Berikut ini beberapa diantaranya.
Kanada makin tergantung pada utang luar negeri di tengah ancaman resesi. Hal ini mendorong Fitch Ratings untuk menurunkan peringkat kredit Kanada.
Isu sengketa dagang AS-Uni Eropa mendadak mencuat di tengah kekhawatiran terhadap pandemi COVID-19. EUR/USD sontak terpuruk, tapi analis masih optimis.
Euro mempertahankan relinya seusai publikasi data PMI manufaktur dan jasa bulan ini, tetapi Pound masih terbebani oleh isu lain.
Kurs Dolar dan sentimen global masih terombang-ambing antara ekspektasi pemulihan ekonomi dan kabar tentang merebaknya gelombang kedua pandemi COVID-19.
Semakin banyak pihak menilai outlook ekonomi AS kemungkinan lebih baik ketimbang Zona Euro di mana paket bantuan pandemi European Commission belum diteken secara resmi hingga kini.
Dalam rapat hari ini, bank sentral Inggris (BoE) dikhawatirkan bakal menambah stimulus sekaligus menyinggung isu suku bunga negatif. Akibatnya, Sterling makin melemah.
Dolar Australia anjlok drastis merespons berita kemunculan kluster infeksi virus Corona baru di Beijing.
Rilis data GDP Inggris menunjukkan kemerosotan yang sangat pesat, tetapi pair GBP/USD mengabaikannya karena berfokus pada topik berbeda.
Dolar AS melemah karena para pejabat The Fed diperkirakan akan mengambil langkah-langkah untuk membatasi kenaikan yield obligasi belakangan ini.
Laporan Nonfarm Payroll (NFP) dan pengangguran AS yang teramat cemerlang pada pekan lalu, ternyata menyembunyikan salah hitung sebanyak 4.9 juta orang.
Data NFP yang lebih baik telah mendongkrak yield obligasi AS, mempengaruhi ekspektasi hasil rapat FOMC, sekaligus mendorong konsolidasi USD/JPY di level tinggi.

Kesulitan Akses Seputarforex?

Lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone