Advertisement

iklan

Google (NASDAQ:GOOGL) DeepMind telah menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi struktur lebih dari 2 juta material baru, sebuah terobosan yang menurut Google akan segera digunakan untuk meningkatkan teknologi di dunia nyata, 59 menit lalu, #Saham AS   |   Sony (NYSE:SONY) Pictures Entertainment (SPE) telah menjalin kemitraan strategis dengan Guardian Media Group, yang memberikan hak eksklusif kepada SPE untuk mengadaptasi jurnalisme Guardian bagi proyek-proyek audiovisual, 1 jam lalu, #Saham AS   |   Apple Inc (NASDAQ:AAPL) memperpanjang kontraknya dengan Qualcomm (NASDAQ:QCOM) Inc. untuk komponen teknologi utama hingga tahun 2026, 1 jam lalu, #Saham AS   |   AT&T Inc. mengalami kenaikan harga saham yang tidak terlalu besar kemarin, naik 0.74% menjadi $16.30, 1 jam lalu, #Saham AS
Selengkapnya

Batas Time Frame Terbaik Saat Analisa

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Timeframe

01 Agu 2022
Gue pernah baca min klo misal pakai time frame kecil bwt analisa tuh ga bakal bagus hasilnya krn banyak noise. Jadi sebenernya kita tuh disuruh pakai time frame berapa sih klo lagi analisa, bingung gue...
02 Agu 2022
Untuk Chika,

Ya betul, semakin kecil timeframe maka biasanya akan menghasilkan fake signal (noise) yang sangat banyak pula. Akan tetapi, dalam menentukan acuan timeframe untuk menganalisa/bertrading itu sebenarnya tergantung dari gaya dan strategi trading masing-masing.

Jika Anda tipe scalper, maka tentu saja Anda diharuskan bisa bertrading dengan menggunakan timeframe rendah (M15 kebawah). Dengan begitu, untuk mengantisipasi banyaknya noise yang muncul tersebut biasanya para scalper mempunyai aturan khusus (seperti penggunaan aturan MM yang ketat dan ratio TP/SL yang sangat kecil) agar bisa menghasilkan keuntungan dalam setiap tradenya.

Lain halnya jika Anda tipe intraday trader yang menggunakan timeframe H1 hingga Daily. Atau jika Anda tipe swing atau bahkan trader jangka panjang, maka tentu acuan timeframenya akan menggunakan timeframe tinggi (Daily keatas).

Semoga bisa membantu.
10 Jun 2023

@ Chika:

Itu tergantung dari time frame berapa yang ingin Anda gunakan untuk trading. Jika misalnya Anda ingin trading di time frame 30 menit (M30), maka lakukan analisa di time frame tersebut. Dalam hal ini Anda akan entry berdasarkan sinyal yang ada pada time frame M30. Jika Anda ingin trading di time frame daily (D1), maka lakukan analisa di time frame tersebut. Dalam hal ini Anda akan entry berdasarkan sinyal yang ada pada time frame D1 tsb.

Jika misalnya Anda trading pada time frame M30, maka amati sinyal pada time frame M30 tsb, jika sinyal pada time frame M30 tersebut terkonfirmasi oleh indikator teknikal (terutama indikator trend), maka berarti sinyal tsb valid dan Anda bisa entry. Tidak perlu mengamati time frame yang lain untuk analisanya, amati hanya pada time frame dimana Anda akan entry.

 

15 Jun 2023

Jawaban untuk Chika: Ada 2 time frame (TF) yang digunakan dalam analisa yaitu time frame struktur dan level, dan time frame untuk entry. Time frame entry biasanya lebih rendah daripada time frame struktur dan level.

Kalau Anda scalping, Anda bisa menggunakan TF M15 untuk menentukan struktur dan level lalu entry di TF M1 atau M5.

Sedangkan apabila Anda daytrader, Anda bisa menggunakan TF Daily atau H4 untuk menentukan struktur dan level kemudian entry di TF M15 atau M30.

Setiap trader memiliki preferensinya sendiri dan perlu menguji dan menyesuaikan time frame yang paling cocok untuk gaya dan strategi trading mereka.

Kategori Timeframe

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
time frame yang pas untuk trading jangka panjang? Edwin Widianto 16 2704 2019
Timeframe Berapa Untuk Trading Cross MA? Yuri Wijayanto 15 6202 2012
Indikator RSI Agar Minim False Signal, Pakai TF Berapa? Yuri Wijayanto 14 3808 01 Des 2022
Time frame mana yang akurat Menentukan Overbought Oversold? Rap 10 6850 2017
Setting BB Di Timeframe 15M? Edward Juniarto 10 5492 2012
Minta panduan memperhatikan naked chart? Eric 9 2105 2017