iklan

Psikologi Trading Jangka Panjang

Psikologi

iklan

iklan

16 Okt 2020
Apa saja yang harus dipersipakan kalau kita mau trading jangka panjang dari sisi psikologi trading? Aku mau coba itu dulu, cuma mau siap2 ajah. Trims.
20 Okt 2020

@ Basri:

Secara psikologis, yang harus dihindari adalah sifat greed (serakah), fear (takut masuk pasar, takut loss), harapan profit yang berlebihan, dan penyesalan yang terus-menerus setelah mengalami kerugian.
Silahkan baca: 4 Faktor Yang Bisa Menghancurkan Trading Anda

Pada kenyataannya, trading memang bisa mengalami kerugian, oleh karena itu risiko harus dikendalikan dengan risk management dan juga money management. Untuk itu, Anda harus mempunyai sistem trading yang bisa diandalkan.

Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management.
Metode entry dan exit menggunakan analisa teknikal, strategi entry bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa fundamental, sedang pengaturan money management terdiri dari risk management dan risk/reward ratio setiap kali entry.
Metode entry dan exit yang umum adalah kombinasi antara price action dan indikator. Misal terjadi bullish engulfing dan pada saat yang bersamaan kurva indikator MACD diatas kurva sinyal, maka bisa entry dengan open buy, dsb.

Strategi entry adalah cara yang Anda gunakan untuk entry. Untuk strategi entry yang berdasarkan analisa teknikal misalnya entry ketika pasar trending (strategi breakout), atau ketika terjadi bouncing (strategi buy the dip / sell the rally). Strategi entry yang berdasarkan analisa fundamental adalah entry beberapa saat setelah rilis news data berdampak tinggi.
Strategi mana yang Anda pilih tentunya tergantung dari keinginan dan kecocokan Anda, dan sebaiknya disesuaikan dengan type kepribadian Anda. Misal jika Anda cenderung agresif maka sebaiknya memilih strategi breakout, bukan strategi buy the dip sell the rally.

- Uji sistem tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan atau forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam account demo), dan lihat persentase profitnya. Kalau persentase profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.
- Buat rencana trading yang jelas, lengkap dengan kriteria untuk entry dan exit, resiko per trade dan risk/reward ratio.
- Jalankan rencana trading tersebut dengan disiplin, dan kendalikan emosi sewaktu trading. Rencana dan proses dalam trading seharusnya tidak dipengaruhi oleh emosi.
- Buat jurnal trading untuk evaluasi. Benahi mana yang kurang dan tingkatkan persentasie keuntungannya.

Kalaupun Anda sudah punya sistem trading andalan, kerugian dalam trading tidak bisa dihindari dan pasti akan terjadi, tetapi Anda bisa mengendalikannya dengan mengatur besar kecilnya kerugian per trade yang Anda sepakati (yang bisa Anda relakan). jadi agar tidak cepat terkena margin call maka Anda harus memperkecil resiko atau batas kerugian Anda per trade, misalnya 1% dari equity Anda. Itulah nilai stop loss Anda per trade dalam satuan uang, setelah itu baru Anda konversikan dalam pip dan Anda tentukan besarnya lot atau volume trading.
Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca: Belajar Memahami Money Management
Setelah menentukan volume trading (position sizing), maka agar dalam jangka panjang hasil trading Anda bisa profit Anda harus menentukan risk/reward ratio pada setiap trade lebih tinggi dari 1:1.

Semoga bisa membantu.

Kategori Psikologi

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Bagaimana Mengembalikan Semangat Trading? Romado Thesis 5 3758 21 Sep 2012
Berapa Banyak Orang Sukses Karena Forex? Jumardi 4 6966 08 Sep 2014
Saran Agar Mental Kuat Hadapi Profit Dan Loss? Miftah 3 2823 20 Jun 2012
Langkah Recovery Setelah Floating? Umzah 3 1897 15 Apr 2015
Cara melatih disiplin trading? Aprillia M 3 1803 20 Apr 2018
Apakah Trading Bikin Kecanduan? Suhartini 3 491 27 Mar 2019

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone