Advertisement

iklan

Harga Emas Melompat Di Tengah Anjloknya Dolar AS

288642

Harga emas diperkirakan berpotensi rebound menyusul terhentinya reli pada mata uang Dolar AS.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Analisa Fundamental

Harga emas melompat hingga hampir 1% pada perdagangan Kamis (23/Mei), menyusul berbalik melemahnya Dolar AS, aksi jual pada pasar saham, dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Hal tersebut diakibatkan oleh meningkatnya tensi perdagangan antara AS dan China.

Yang terbaru, China mengatakan bahwa AS perlu memperbaiki keadaan dulu sebelum melanjutkan pembicaraan perdagangan, terutama pasca AS memutuskan untuk memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam perdagangan.

Dari sisi AS, Indeks Dolar AS yang seringkali bergerak berlawanan dengan harga emas berbalik diperdagangkan melemah. Padahal sebelumnya, indeks ini sempat menyentuh level tertinggi 2 tahun pada level 98.371. Perubahan arah tersebut dikarenakan oleh rilis manufaktur AS yang mencapai level terendah hampir satu dekade.

Selain itu, data penjualan rumah baru AS pada bulan April juga dilaporkan turun dari level tertinggi 11 tahun, dan semakin menguatkan ekspektasi bahwa The Fed mungkin akan tetap mempertahankan kebijakan moneternya saat ini, seperti yang dikatakan pada notulen FOMC Meeting terbarunya.

 

Analisa Teknikal

Harga Emas Melompat Di Tengah Anjloknya

Harga emas berhasil menembus ke atas SMA 50, juga sempat diperdagangkan di atas SMA 200 pada sesi sebelumnya. Tren pergerakan harga emas yang sejauh ini berhasil menjauh dari SMA 50, diperkirakan akan menjadi indikasi awal untuk pergerakan bullish, meskipun harga juga kemungkinan  masih akan terkoreksi terlebih dahulu ke sekitar level Support 1281.12, sebelum melanjutkan tren positifnya.

 

Rekomendasi

  • Entry Buy: 1281.12
  • Take Profit: 1289.51
  • Stop Loss: 1274.97
Arsip Analisa By : Rama Anandhita

Rama berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat akhir di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di kota Kembang. Awal mula perkenalan dengan dunia trading dimulai pada tahun 2014, saat masih mahasiswa baru. Instrumen trading yang pertama kali dikenal adalah saham Indonesia. Seiring berjalannya waktu, tertarik mengikuti trading forex juga. Strategi trading yang banyak digunakan diantaranya Harmonic Pattern dan Chart Pattern.