Advertisement

iklan

Harga Minyak Rebound Di Tengah Ancaman Lockdown

Penulis

+ -

Harga minyak menguat di tengah ancaman lockdown beberapa negara. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan turut mempengaruhi permintaan minyak global.

iklan

iklan

Analisa Fundamental

Harga minyak kembali menguat ke sekitar level psikologis USD40 per barel pada sesi perdagangan Selasa (22/September). Adanya kabar mengenai kebijakan lockdown gelombang kedua yang berdampak pada permintaan bahan bakar menjadi faktor penguatan logam hitam ini.

Sebelumnya, harga minyak anjlok karena kekhawatiran akan kelebihan pasokan serta pelonggaran blokade minyak di Libya. Kendati demikian, sebagian pelaku pasar masih optimis jika pasar minyak akan tetap kekurangan pasokan, mengingat tingkat ekspor Libya tidak mungkin mencapai level dengan cepat.

 

Analisa Teknikal

Harga Minyak Rebound Di Tengah

Harga minyak pada grafik H1 berhasil rebound dari lower line Bollinger Bands. Kondisi tersebut diprediksi akan berlanjut karena indikator Bollinger Bands menunjukkan penyempitan; mengindikasikan bahwa harga berpotensi mengalami pembalikan. Selain itu, pergerakan harga minyak yang bertahan di atas garis SMA-20 juga menjadi indikasi lain bahwa harga minyak berpotensi rebound lebih lanjut.

 

Rekomendasi

  • Entry Buy: 39.70
  • Take Profit: 40.55
  • Stop Loss: 39.35

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Rama Anandhita
294274
Penulis

Rama berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat akhir di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di kota Kembang. Awal mula perkenalan dengan dunia trading dimulai pada tahun 2014, saat masih mahasiswa baru. Instrumen trading yang pertama kali dikenal adalah saham Indonesia. Seiring berjalannya waktu, tertarik mengikuti trading forex juga. Strategi trading yang banyak digunakan diantaranya Harmonic Pattern dan Chart Pattern.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini