Outlook Teknikal Emas: Bearish Hingga Level 1220

285844

Emas bergerak bearish hingga berada di sekitar level 1220. Namun demikian, pergerakan emas diperkirakan masih sideways.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

General Overview

Emas berjangka masih bergerak terbatas pada perdagangan hari Senin (22 Oktober), dan memperpanjang pergerakan sideways hingga lebih dari sepuluh hari. Kemarin, emas sempat diperdagangkan hingga menuju level 1220.05 karena Indeks Dolar AS yang berhasil pulih. Indeks Dolar berhasil menguat sebesar 0.3% hingga menuju level 95.98. Akibatnya, logam mulia sedikit tergelincir sebesar 0.3%, sehingga ditutup di level 1221.80.

 

XAUUSD Daily

 

Analisa Dan Rekomendasi

Perhatikan chart H1 berikut ini. Harga emas mengakhiri sesi perdagangan Senin (22 Oktober) kemarin dengan berada di sekitar level 1221.


XAUUSD H1

 

Emas mengalami sedikit kerugian di awal pekan. Logam ini sedikit tergelincir dari level resisten hingga akhirnya menyentuh level 1220.05. Bias bullish emas yang sudah mulai berkurang sejak pekan lalu menjadi alasan kurangnya Volume perdagangan akhir-akhir ini.

Sedangkan dari pandangan teknikal H1 di atas, tampak harga kini sedang ditopang oleh support SMA 200 yang berada di kisaran 1220.50. Studi momentum saat ini masih terlihat bullish, walaupun terdapat pelemahan volatilitas. Akan tetapi, jika terdapat dorongan yang dapat menyebabkan tembusnya support SMA 200 tersebut, maka logam mulia berpotensi untuk melemah.

Berikut ini adalah beberapa skenario trading yang dapat digunakan sebagai acuan trading:

  1. Skenario kali ini mencoba membuka posisi BUY. Level acuan berada di sekitar support SMA 200 di area 1220.50. Sejatinya, emas akan terpantul kembali jika buyer belum mampu menembus level tersebut. Untuk new entry position, Anda dapat membuka order Buy di sekitar level tersebut setelah menemukan rejection yang terkonfirmasi. Stop Loss dapat ditempatkan di sekitar swing low terdekat atau maksimal di area support 1217.09. Sedangkan Take Profit dapat diletakkan pada area 1225.21 hingga 1230.42, atau menyesuaikan dengan risk:reward yang telah Anda sepakati.
  2. Waspadai juga jika harga berhasil menembus level SMA 200 tersebut! Penembusan yang signifikan hingga ke bawah level support 1217.09 dapat membuat pair ini melemah. Sebagai altenatif, persiapkan skenario SELL di sekitar area support 1217.09. Anda dapat juga membuka order Sell setelah menemukan konfirmasi breakout pada level tersebut. Stop Loss dapat diletakkan di atas swing high terdekat atau maksimal di area 1225.51. Sedangkan Take Profit dapat diletakkan di area 1210.23, atau menyesuaikan dengan risk:reward yang Anda sepakati.


Selalu ingat dan pahami risiko serta money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

  • R3: 1245.50
  • R2: 1238.83
  • R1: 1230.42
  • Pivot: 1225.51
  • S1: 1217.09
  • S2: 1210.23
  • S3: 1203.56

 


*Penulis merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.

Arsip Analisa By : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.


Mohammad Firmansyah
selamat sore pak erik.. saya membuat analisa teknikal xauusd dengan time frame h4 dan daily..kedua time frame tsb sangat jelas membentuk pola flag..namun ada perbedaan jelas. di H4 terbentuk pola bullish flag dengan tiang yg ditarik dari titik 1191.84 sampai titik 1233.35,sedangkan di daily malah terlihat bentuk jelas bearish flag dengan tiang ditarik dari titik 1309.30 sampai titik 1160.19.. nah yang ingin saya tanyakan,lebih valid pola mana antara h4 dengan daily utk base jika disandingkan dengan fundamental yg sedang dan akan terjadi pak? Terima kasih untuk kesediaan pak Erik menjawab.
Erik Tri Cahyo
Untuk Mohammad, Jika Anda melakukan analisa di beberapa time frame lalu kemudian menemukan pembacaan sinyal, pola, ataupun price action yang berbeda, maka itu tidaklah menjadi masalah. Misal Anda menemukan sinyal bullish pada time frame Daily akan tetapi Anda justru mendapati sinyal bearish di time frame kecil seperti H1, lalu pertanyaannya sinyal manakah yang valid? Kedua sinyal tersebut adalah valid sesuai dengan time frame masing-masing. Jadi, jika Anda menemukan sinyal bullish di time frame besar maka pair tersebut berpotensi untuk menguat dalam jangka panjang dan sinyal bearish yang muncul di time frame rendah menjadikan indikasi bahwa pair yang bersangkutan akan melemah terlebih dahulu untuk jangka pendek sebelum akhirnya menguat kembali. Sehingga Anda dapat entry berdasarkan time frame yang Anda analisa. Dalam contoh tersebut, Anda dapat entry sell terlebih dahulu karena sinyal bearish di H1. Setelah posisi sell H1 selesai, lalu Anda entry buy sesuai analisa pada time frame Daily. Sama hal-nya dengan kasus yang Anda berikan. Jika Anda menemukan pola bullish (bullish flag) pada time frame H4 akan tetapi Anda menemukan pola bearish (bearish flag) pada time frame Daily, maka artinya tren pair tersebut dalam jangka pendek akan menguat sesaat sebagai bentuk koreksi (karena pola bullish flag H4) sebelum akhirnya kembali pada tren bearish jangka panjang (pola bearish flag Daily). Sehingga, Anda tetap dapat entry sesuai dengan sinyal pada time frame yang bersangkutan. Semoga bisa membantu,
Terima Kasih