Bagaimana Agar Trading Anda Profitable?

101501

Trading yang profitable dalam pasar forex diukur dengan hasil trading dalam jangka waktu panjang, bukan dari sekali atau dua kali masuk pasar.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Trading yang profitable dalam pasar forex diukur dengan hasil trading dalam jangka waktu panjang, bukan dari sekali atau dua kali masuk pasar. Dari penuturan seorang trader price action bernama Niall Fuller, artikel ini akan mengupas tentang bagaimana ia menghasilkan profit konsisten dalam jangka panjang. Rangkuman berikut dibuat dari pengalamannya selama bertahun-tahun trading di pasar forex dengan metode price action.

1. Pilihlah metode trading yang sesederhana mungkin
Jangan terlalu rumit dengan misalnya menerapkan 10 indikator teknikal secara bersamaan. Sebisa mungkin buatlah strategi trading yang cukup rasional tapi dengan akurasi tinggi sehingga probabilitas untuk menghasilkan profit juga tinggi. Selain itu metode trading harus efektif dan fleksibel untuk diterapkan dalam berbagai kondisi pasar, baik saat pasar sedang trending maupun sedang konsolidasi (sideways).

Dari pengalaman saya beberapa tahun menggunakan metode price action, cara ini cukup efektif dan akurat asalkan diterapkan pada time frame tinggi, minimal time frame 4 hour. Saya selalu melihat support dan resistance pada chart daily dengan menarik garis horisontal pada level-level tersebut , mengamati apakah pada level-level tersebut terbentuk setup price action sebagai sinyal trading. Indikator yang saya gunakan hanya exponential moving average (ema), biasanya ema-8 daily dan ema-21 daily sebagai momentum untuk entry. Fibonacci retracement level juga bagus digunakan sebagai pendukung level support atau resistance.

2. Buatlah rencana trading yang sistematis dan obyektif
Sistematis berarti secara berurutan, tidak acak sehingga Anda bisa melakukan analisa pasar langkah demi langkah sesuai prioritas dalam rencana trading Anda. Obyektif berarti Anda tidak membuat prediksi yang berlebihan pada pergerakan harga pasar. Jika Anda menggunakan metode price action, formasi bar candlestick yang terbentuk pada chart daily dengan faktor pendukung level support atau resistance sudah cukup efektif untuk mengantisipasi pergerakan harga.

3. Buatlah jurnal atau semacam catatan harian trading Anda
Jurnal trading berisi track record hasil trading dari waktu ke waktu dengan komentar atau catatan kecil tentang hal atau kejadian penting dalam trading Anda. Selalu lakukan evaluasi dan update terhadap hasil trading Anda untuk menjaga konsistensi Anda dalam mencapai hasil seperti yang Anda harapkan. Jurnal trading adalah ukuran perkembangan hasil akhir trading Anda.

4. Percaya sepenuhnya pada trading chart
Bagi seorang trader yang menerapkan metode price action seperti saya, trading chart adalah satu-satunya yang paling saya percaya. Bagi saya pola pergerakan harga pada trading chart telah mencerminkan semua aspek dalam pasar forex termasuk berita fundamental yang dirilis atau peristiwa lain yang mungkin berpengaruh terhadap perekonomian suatu negara. Walaupun mungkin Anda bukan seorang trader chartist (lebih menekankan pada analisa chart dengan indikator teknikal), tetapi hendaknya tidak membuat prediksi yang berlebihan hanya berdasarkan berita ekonomi atau analisa fundamental. Semua faktor yang mungkin tidak Anda ketahui akan tercermin pada pergerakan harga saat suatu berita dirilis atau sebuah peristiwa terjadi.

Bagaimana Agar Trading Anda

5. Jangan serakah
Keserakahan boleh jadi salah satu faktor yang membuat seorang trader gagal mencetak profit. Rene Rivkin, pialang saham yang juga seorang trader dari Australia pernah menulis “Sisakan sebagian untuk trader yang lain’ (Leave some for the next guy). Tip-nya agar terhindar dari serakah antara lain :

  • Tentukan level target profit Anda dengan rasional. Ya, Anda tentu telah menetapkan level stop loss dan target profit sesuai dengan money management yang telah Anda rencanakan. Saya selalu menentukan target profit dengan mengacu pada level support atau resistance sebagai faktor pendukung setup price action, dan hanya menggeser stop loss (dengan metode trailing stop) hanya jika kondisi pasar benar-benar mendukung (trend-nya sangat kuat). Biasanya saya lakukan itu dengan teknik averaging atau pyramiding dengan membuka posisi lagi setelah terbentuk setup price action yang valid.

  • Jangan merasa profit Anda kurang memadai. Jika Anda telah menentukan target profit dengan rasional dan sesuai money management, maka jangan berpikir lagi bahwa profit yang telah Anda tetapkan kurang memadai atau kurang banyak. Jika memang Anda merasa kurang nyaman dengan risk/reward ratio untuk posisi trading yang akan Anda buka, maka sebaiknya Anda tidak memaksakan untuk masuk pasar.

6. Selalu ingat bahwa trading yang profitable dalam pasar forex diukur dengan hasil trading dalam jangka waktu panjang, bukan dari sekali atau dua kali masuk pasar
Jika Anda mengalami loss 5 kali berturut-turut dan kemudian menyerah atau ‘ngambek’, maka akan lebih bijak jika Anda berpikir ulang untuk menjadi seorang trader forex. Jika Anda telah menguji metode dan strategi trading Anda pada account demo sebelum Anda invest dengan uang beneran, maka seharusnya tidak ada alasan bagi Anda untuk menyerah dalam trading.

7. Selalu mengambil waktu untuk santai agar emosi Anda stabil
Sempatkan untuk santai atau melakukan pekerjaan lain diluar trading guna menjaga emosi Anda selalu stabil karena trading forex sangat rentan oleh pengaruh emosi.

8. Tariklah profit (withdraw) sesuai selera Anda
Terlepas dari rencana pribadi Anda, menarik sebagian profit dari hasil trading membantu memperkuat motivasi Anda dalam trading. Jika Anda merasa bisa menikmati profit dari hasil trading forex, Anda tentu akan lebih termotivasi dan berpikir positif ketika trading.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Bachrie
nice info... saran bermanpaat buat trader terader nubi kaya ane...
Roy Pd
Dengan indikator fibonacci & 2 EMA, bagaimana ya tampilan nya di chart? Apa ga saling silang & harga jadi susah dibaca? Apalagi klo pake teknik price action juga. Apa jelas nanti bentuk pola candle nya klo ketutupan sama garis2 EMA & fibonacci? Klo efektif, boleh tau nih apa alasan gabungkan EMA + fibonacci. Cara analisa nya gimana & signal entri nya seperti apa
Martin S
@ Roy Pd:
Agar mudah dibaca gunakan warna yang berlainan seperti contoh berikut:


Penggabungan indikator ema dan Fibonacci retracement: ema untuk mengetahui arah trend sekaligus sebagai level support dan resistance dinamis, sementara Fibonacci retracement sebagai level-level support dan resistance statis. Sinyal entry dari price actionnya, dalam contoh diatas adalah pin bar.

Sebagai konfirmasi: jika harga berada dibawah ema-21 dan ema-8 dan menembus support level Fibonacci maka bisa buka posisi sell, dan sebaliknya jika harga bergerak diatas ema-8 dan ema-21 dan menembus resistance level Fibonacci maka bisa buka posisi buy.
Fatkur Roman
tips spy jgn serakahx ngena banget tuh. biasax cuman banyak yg nyaranin hindari serakah dan ketakutan berlebihan tapi solusix ndak dikasiin juga. disini ternyata banyak juga tips yg bisa dilakuin supaya ndak terjebak sama keserakahan. yg paling ngena yg kedua. jgn pernah merasa profit kurang memadai. jadi sepakat sama budaya bersyukur neh... hehehe... tapi emang bisa efektif klo kita punya pola pikir seperti itu. yg penting target profit dari awal udah memadai, ya baikx ndak perlu ngerasa kurang lagi.
Alwi Basori
@Fatkur; Benar, profit dalam trading bukan dari banyaknya tapi dari konsistensi. Profit terlalu banyak juga tidak menjamin keuntungan jangka panjang jika tidak diiringi dengan konsisten. Karena akan selalu ada kemungkinan untuk loss di jumlah yang tak terduga-duga pada trading-trading yang lain. Sebenarnya profit cukup diatur untuk lebih besar dari kemungkinan loss. Maka dari itu tidak heran jika sebaiknya dalam menentukan target profit dan resiko loss menggunakan ratio risk/reward lebih dari 1. Selama mematuhi aturan dan rencana yang sebelumnya telah disusun maka profit yang konsisten juga pasti akan menyusul.
Hans Andersen
manajemen resiko emg selalu jadi top
holy grail sebenarny dalam trading
M. Natsir
bolehka sepenuhny percaya sma chart trading? apa setiap chart suda pasti menggambarkan kondisi pasar yang sebenarny? bagaimana kalau di broker yang chart hargany beda dari yang umum? apaka bisa dipercaya? sya lihat banyak juga yang bingung karna ternyata ada yang nemuin perbedaan pola harga dari chart2 broker yang beda
Martin S
@ M. Natsir:
Ya, Anda harus percaya pada pergerakan harga yang ditampilkan oleh trading chart. Kalau Anda trading di broker yang teregulasi dengan benar maka pergerakan harganya tentu bisa dipercaya. Antar broker yang satu dengan yang lain memang ada perbedaan harga tetapi tidak terlalu jauh, kalau ada broker yang menyimpang jauh dari kebanyakan broker lainnya maka broker tsb perlu dicheck lebih lanjut.