OctaFx

iklan

Lima Langkah Untuk Sukses Dalam Trading Forex

Langkah-langkah apa yang dilakukan seorang trader hingga mencapai sukses dalam trading forex? Mulai dari mengikuti perkembangan hasil trading dan menjaga emosi Anda.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Tulisan ini adalah mengenai pengalaman seorang trader forex yang merasa telah sukses dalam profesi tradingnya. Langkah-langkah apa saja yang telah dilakukannya selama bertahun-tahun berkecimpung di dunia forex? Berikut penuturannya tentang lima langkah untuk sukses dalam trading forex. Ia telah menjalani langkah-langkah ini hingga merasa nyaman dalam trading dan account-nya berkembang dengan profit yang konsisten.

5 Langkah Untuk Sukses Dalam Trading Forex


1. Mengikuti Perkembangan Hasil Trading.

Membuat sebuah jurnal trading untuk evaluasi hasil trading dari hari ke hari, sangat penting dilakukan oleh seorang trader yang ingin sukses dalam trading forex dan ingin "trading for living". Jurnal trading berisi track record hasil trading dari waktu ke waktu, kurva equity (equity curve), dan kurva balance, serta komentar atau catatan kecil didalamnya.

Track record hasil trading dan kurva equity mungkin bisa Anda peroleh dari platform trading broker forex tempat Anda menginvestasikan dana dan trading. Namun, saya lebih suka membuat jurnal trading sendiri sesuai selera, hingga saya merasa nyaman dan bebas memberikan catatan kecil atau komentar tentang hal atau kejadian penting dalam trading.

Saya selalu mencatat posisi trading setiap saya masuk atau menutup posisi, melakukan evaluasi cara trading dengan melihat kurva equity, dan memantau perkembangan hasil akhir trading keseluruhan melalui kurva balance (tidak termasuk posisi yang masih open). Berbeda dengan rencana trading yang berisi strategi dan money management untuk diterapkan saat kita trading; jurnal trading adalah alat untuk introspeksi diri, dimana posisi kita sekarang dan bagaimana perkembangan hasil trading kita.

Jika rencana trading adalah pakaian kita, maka jurnal trading adalah cermin, sudah pantaskah penampilan kita? Tanpa bercermin, tentu kita tidak tahu bagaimana penampilan kita. Jurnal trading Anda adalah ukuran perkembangan hasil akhir trading Anda.

2. Menjaga Kestabilan Emosi

Seperti telah kita ketahui, melibatkan emosi dalam trading bisa berakibat fatal dan beujung pada kehancuran account trading. Jika Anda telah bisa mengendalikan emosi Anda ketika trading, tetapi karena pengaruh di luar trading membuat emosi Anda tidak stabil, maka sebaiknya Anda tidak trading dulu sampai emosi Anda kembali stabil.

Jika Anda trading ketika merasa stress atau tertekan karena sesuatu hal di luar trading, maka efek terhadap trading Anda akan negatif. Mungkin Anda bisa konsentrasi, tetapi efek negatif dari tekanan emosi tersebut akan sangat berpengaruh ketika Anda mengambil keputusan. Dari pengalaman saya, melakukan pekerjaan lain di luar trading ketika sedang stress, akan membantu memulihkan emosi.

Trading forex sangat rentan oleh pengaruh emosi, oleh karena itu jagalah kestabilan emosi ketika Anda trading.


3. Menjaga Konsistensi Proses Trading

Proses trading adalah penerapan langkah-langkah sesuai urutan dalam rencana trading dengan konsisten, berapapun besarnya balance dalam account trading Anda. Proses trading yang konsisten berakibat pada hasil trading yang konsisten pula. Kecakapan (skill) Anda dalam trading forex diukur dengan hasil akhir trading yang konsisten dalam jangka panjang, bukan hasil dari sekali atau dua kali masuk pasar.

Sangat mungkin balance dalam account Anda akan terus tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu, tapi hendaknya Anda tetap menjaga konsistensi proses trading Anda. Banyak trader yang tidak konsisten dengan proses trading setelah balance account-nya makin bertambah besar. Mereka menyederhanakan rencana tradingnya dengan mengabaikan hal-hal yang sebelumnya selalu diperhatikan, sehingga hasil akhir tradingnya malah mengecewakan.

Mereka menganggap lebih mudah trading dengan balance besar daripada mengelola balance kecil. Skill trading mereka telah berubah (atau mungkin menurun) karena menganggap enteng konsistensi proses trading.

Perhatikan: Seorang pemain gitar rock yang benar-benar jago seperti Jimi Hendrix (almarhum) atau Ritchie Blackmore (Group Deep Purple) akan sama skill bermainnya baik menggunakan electric guitar yang murahan atau yang mahal. Seorang trader forex yang profesional akan sama skill tradingnya baik ketika mengelola dana US$ 1,000 atau US$ 1,000.000.


4. Selalu Realistis

Anda seharusnya realistis dalam menyikapi hasil trading Anda. Jika hasilnya masih belum seperti yang Anda harapkan dan Anda merasa perlu belajar lagi atau perlu mencoba suatu strategi trading dengan account demo, lakukanlah itu.


5. Metode Trading Yang Sederhana Dan Efektif

Usahakan agar metode trading dalam rencana trading Anda tidak rumit dan mudah diterapkan, serta efektif dan profitable dalam jangka panjang. Lha apakah ada metode trading yang demikian? Bagi saya yang telah menggunakan metode trading dengan price action, saya merasa metode tersebut mudah diterapkan, sederhana, efektif, dan yang paling penting profitable.

Setiap orang bisa memiliki strateginya masing-masing, tetapi tak boleh mengabaikan poin penting bahwa Anda bisa menerapkannya dan strategi itu bisa menghasilkan profit secara efektif.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Tini
Untuk urusan realistis itu yang paling susah kayaknya..hehehe. Saking seringnya gonta ganti sistem hadi ngerasa trading itu gak realistis, perasaan kog susah amat ya? Apakah memang itu realita di dunia forex? Jika kita punya suatu sistem trading yang gak sesuai dengan target profit yang kita mau i, apakah sistem itu langsung kita buang?
Martin S
@ tini:
Dalam trading yang penting sebenarnya money management (termasuk didalamnya pengendalian resiko) dan pengendalian emosi. Dalam sistem trading ada money management, dan sebelum digunakan Anda harus mem-backtest dan atau forward test sistem tersebut untuk mengetahui persentasi profit atau win rate-nya. Win rate bisa dibuat tinggi asalkan risk/reward ratio-nya dibuat lebih dari 1:1 (makin besar risk/reward ratio makin tinggi win rate). Kalau dalam perjalanan selanjutnya win rate-nya berkurang maka Anda bisa mengevaluasi sistem trading tersebut.
Parno
Gan kog nanggung penjelasannya ya? Evaluasi itu gimana maksudnya? Apakah ada kemungkinan suatu sistem jika sudah berkurang performa, akan totally diganti? Jadi gak sekedar tambal sulam.
Martin S
@ parno:
Yang dimaksud disini adalah sistem trading dan sistem money management. Evaluasi dimaksudkan untuk memperbaiki kekurangan, jadi tambal sulam. Sistem trading terdiri dari metode untuk pasar trending dan sideways, jadi mana yang kurang diperbaiki.

Sistem tidak harus diganti kecuali Anda ingin berganti gaya trading misalnya dari swing trader menjadi scalper, sehingga baik indikator teknikal yang digunakan maupun management resikonya juga akan berubah. Tetapi selama Anda tidak ingin berganti gaya trading seharusnya tetap mengikuti rencana yang telah Anda buat, dan melakukan evaluasi secara berkala.

Baca juga: 3 Pilar Utama Dalam Rencana Trading
Reski
tambal sulam nya seperti apa sih pak martin? apa juga termasuk penggunaan strategi recover? atau mungkin ditambah unsur berita? terimakasih ya pak sebelumnya..
Martin S
@ Reski:
Kalau ada kekurangan, atau ketidak-cocokan sebuah indikator pada suatu pasangan mata uang tertentu bisa diganti. Misalnya untuk pasangan mata uang A lebih cocok pakai indikator stochastic daripada RSI, atau mungkin lebih akurat pakai 2 indikator moving average daripada hanya menggunakan sebuah indikator moving average. Juga misal untuk suatu pasangan mata uang tertentu mungkin risk/reward ratio-nya harus diatur lagi, dsb.. Kalau dari berita atau data fundamental sy kira bisa disesuaikan pada jam rilisnya. Jika Anda trade by news mungkin yang perlu dievaluasi adalah money management-nya (besarnya resiko, risk/reward ratio dsb).