OctaFx

iklan

Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Harga Bitcoin

Dari USD0.001, harga Bitcoin meningkat hingga beribu kali lipat. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi naik-turunnya harga Bitcoin, bintang mata uang kripto ini?

acy

iklan

Advertisement

iklan

Harga Bitcoin/US Dollar (BTCUSD) hari ini berada pada level $ 5,694.99 (sekitar Rp75.1 juta). Dari Chart di bawah, nampak bahwa selama tahun 2017 ini, belum ada penurunan yang signifikan selain yang terjadi pada bulan September lalu (low terakhir USD2,975.00). Hal tersebut menunjukkan bahwa minat para investor di dunia tahun ini masih sangat besar, dan kemungkinan pada tahun 2018 nanti minat tersebut akan menjadi lebih signifikan lagi.

Tentunya, pertumbuhan harga yang signifikan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor dan poin-poin penting yang ikut mendukungnya, kali ini kami akan membahas beberapa poin penting tentang faktor-faktor yang mempengaruhi harga Bitcoin.

Faktor Yang Mempengaruhi Harga Bitcoin

Faktor Yang Mempengaruhi Harga Bitcoin

 

Bagaimana Harga Bitcoin Berkembang?

Harga Bitcoin memiliki "Jalan Liar" nya sendiri.

Bitcoin diciptakan pada tahun 2009 dengan harga awal yang hanya bernilai USD0.001 (Sekitar Rp13 saja), kemudian selama empat tahun berlangsung sampai pada tahun 2013, tidak ada kenaikan yang signifikan. Harga hanya naik perlahan dengan sedikit fluktuasi selama empat tahun.

Pada tahun 2013, Bitcoin menarik banyak perhatian karena krisis perbankan Siprus yang terjadi pada bulan November 2013. Orang China mulai membeli Bitcoin (BTC) dalam jumlah banyak, sehingga membuat harganya meningkat sebesar 1,000%. Namun, kenaikan tersebut tidak berlangsung lama.

Pada bulan Februari 2014, ada serangan DDoS di server bursa Mt. Gox yang pada saat itu menguasai sekitar 60% transaksi Bitcoin. Kejadian ini merupakan pukulan keras kepada Bitcoin sehingga membuat harganya turun sebesar 40%. Sepanjang tahun 2014 sampai Januari 2015, insiden tersebut terus membuat harga Bitcoin turun.
Selama tahun 2015, Bitcoin mendapatkan popularitas perlahan tapi tegas, dan harga mulai naik sedikit demi sedikit.

Pada bulan Mei 2016, Bitcoin telah mendapatkan kepercayaan dari banyak orang, dan harganya terus meningkat.
Kemudian pada bulan Mei 2017 sampai sekarang (Oktober 2017), harga Bitcoin terus mengalami kenaikan tajam, dari low bulan Mei USD1,341 sampai high bulan Oktober saat ini USD5,864. Pertumbuhan harga Bitcoin sudah mengalami kenaikan sekitar 430% dalam enam bulan saja. Pergerakan seperti ini tidak bisa kita dapatkan pada trading forex atau perdagangan komoditas.

 

Faktor Apa Yang Mempengaruhi Harga Bitcoin?

Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi perjalanan harga Bitcoin sepanjang waktu yaitu :

  • Permintaan (demand) dan Penawaran (supply) pada pasar.

Sebenarnya pasar fisik maupun pasar digital selalu dipengaruhi oleh hukum dasar Supply dan Demand (Penawaran dan Permintaan). Jika penawaran lebih banyak daripada permintaan, maka harga akan turun. Begitu juga sebaliknya.

  • Jumlah Total Bitcoin dan Pemegangnya.

Jumlah maksimum total Bitcoin adalah 21 juta, meskipun di produksi secara bertahap. Saat ini ada sekitar 16 juta BTC dan lebih dari 14 juta orang memiliki dompet dengan BTC. Karena jumlah Bitcoin tetap, namun orang yang ingin memilikinya semakin banyak, maka harga akan terus meningkat.

  • Berita

Banyak sekali berita yang bisa mempengaruhi faktor manusia (sentimen pasar) di pasar mata uang kripto ini. Sebagai contoh, berita tentang penangkapan Ross Ulbricht, operator situs Silk Road yang banyak menggunakan Bitcoin, membuat harga Bitcoin turun sebesar 25%.

 

Apa Jaminan Bitcoin?

Bitcoin tidak memiliki dukungan (jaminan) di dunia fisik. Artinya, Bitcoin tidak didukung oleh logam mulia (emas, perak) atau perjanjian internasional. Meskipun begitu, Bitcoin memiliki semua karakter yang dimiliki uang, seperti:

  • Keseragaman.

Semua Bitcoin sama. Tidak ada yang bisa membedakan satu Bitcoin dengan yang lain. Setiap BTC memiliki nilai dan harga yang sama.

  • Divisibility.

Setiap Bitcoin dapat dibagi menjadi beberapa bagian kecil. Pecahan-pecahan kecil Bitcoin ini disebut satoshi, dengan nilai 1 satoshi = 0.00000001 BTC.

  • Portabilitas.

Individu dapat membawa uang atau melakukan transaksi dengan mudah.

  • Longevity.

Bitcoin bersifat kekal. Artinya, eksistensi Bitcoin tidak terbatas di sistem, melainkan akan ada selama pengguna teknologi masih ada.

  • Pengakuan.

Setiap orang dapat dengan mudah membedakan Bitcoin dengan mata uang kripto lainnya. Pengguna Bitcoin pun sudah banyak sekali, sehingga mata uang kripto ini dapat digunakan untuk membeli atau menjual barang dan jasa, maupun untuk membayar biaya perguruan tinggi dan menggalang donasi.

  • Keamanan.

Bitcoin dilindungi dari pemalsuan, pencurian, dan perubahan informasi transaksi, melalui proteksi sistem Blockchain.

 

Apa Yang Akan Terjadi Pada Harga Bitcoin?

Sangat sulit untuk memprediksi dengan pasti apa yang akan terjadi dengan harga Bitcoin pada masa depan. Mata uang apapun dapat menjadi objek keruntuhan. Dalam sejarah, kita mengenal ada beberapa mata uang yang terdevaluasi dan runtuh, seperti Papiermark Jerman atau Dolar Zimbabwe. Dalam waktu singkat, harga mata uang tersebut turun hampir NOL. Akibatnya, kedua mata uang tersebut tidak digunakan lagi karena harga barang dan jasa meningkat pesat secara tidak proporsional dan tidak terkendali.

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.