acy

Hal-Hal Yang Perlu Diwaspadai Ketika Bertrading

  By: Parmadita   View: 4996    Tips Trik  

Banyak hal penting yang dibutuhkan untuk menunjang seorang trader forex dalam bertrading. Mulai dari kemampuan personalnya sendiri seperti ketajaman analisis, skill, strategi, dan prinsip-prinsip trading hingga dalam segi kehandalan sistem. Satu hal yang juga penting tapi sering diabaikan adalah kewaspadaan. Kewaspadaan dalam trading dibutuhkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Hal Yang Perlu Diwaspadai

Berikut ini adalah hal-hal yang harus diwaspadai pada saat trader sedang melakukan trading:

  • Sinyal Moving Average

Ketika indikator Moving Average sedang melakukan persilangan atau disebut crossover, maka ini adalah salah satu sinyal trading yang paling berbahaya bagi para trader non profesional. Pada saat moving average dengan periode jangka pendek melintasi moving average berperiode jangka panjang itu hanya berarti harga rata-rata dalam jangka pendek adalah sama dengan harga rata-rata dalam jangka panjang. Ini bukan indikasi bullish atau bearish, jadi jangan langsung percaya pada signal tersebut.

  • Stochastic

Sinyal yang dihasilkan dari indikator osilator juga membahayakan analisis trader. ketika harga telah mencapai overbought ataupun oversold maka garis stochastic akan mengalami persilangan yang menandakan ada kecenderungan pembalikan arah tren. Namun kenyataannya terkadang harga akan terus berlanjut tanpa batas walaupun sinyal stochastic sudah menunjukkan over.

Untuk itu kami sarankan tetap memakai signal stochastic namun dengan catatan harus menunggu adanya pola hammer. Dimana harga pada candlestick lebih banyak sumbunya daripada body candle itu sendiri.

  • Candlestick Belum Berakhir

Terkadang harga akan membentuk kecenderungan kembali setelah mencapai titik tertentu. Hal ini dapat dikatakan antara kaum buyer dan seller mencapai titik seimbang. Alhasil harga bisa saja berakhir tepat sesuai diawal pembukaan candle harga.

Contoh saja pada EUR/USD tampaknya akan diperdagangkan lebih tinggi, sehingga Anda bisa membeli GBP/USD karena tampaknya belum ada kenaikan. Jika hal ini Anda paksakan untuk open posisi maka akan sangat berbahaya, mengingat GBPUSD bisa saja tidak akan mengikuti gerakan EURUSD mencapai keseimbangan yang sama. Fokuskan sampai candle benar-benar selesai dan membentuk pembukaan baru.

  • Salah Broker

Sekarang ini banyak broker forex yang bisa dipilih sesuai keinginan masing-masing. Bila Anda tak ingin dirugikan, maka bacalah forum, blog, dan menanyakan kepada teman-teman yang sudah berpengalaman lewat chatting mengenai broker yang dipilih tersebut. Sehingga sedikit banyak mereka akan mengungkapkan opini dan pengalamannya ketika menggunakan fasilitas pada broker bersangkutan.

  • Menafsirkan Berita Sendiri

Belajarlah untuk membaca sumber berita forex yang terpercaya. Jangan membuat kesimpulan secara sepihak tanpa didasari oleh data-data yang telah dirumuskan oleh kalender ekonomi. Biasanya pada site-site rilis news tidak akan bergantung pada interpretasi media berita rumor atau orang lain.






SHARE:

SHARE:

 
Komentar: 3