Hal-Hal Yang Perlu Diwaspadai Ketika Bertrading

Melakukan trading forex sangat memerlukan keahlian yang cukup, baik untuk membuat sistem trading yang bagus, maupun untuk mengenali sinyal-sinyal berbahaya.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Banyak hal penting yang dibutuhkan untuk menunjang seorang trader forex dalam bertrading. Mulai dari kemampuan personalnya sendiri seperti ketajaman analisis, skill, strategi, dan prinsip-prinsip trading hingga dalam segi kehandalan sistem. Satu hal yang juga penting tapi sering diabaikan adalah kewaspadaan. Kewaspadaan dalam trading dibutuhkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Hal Yang Perlu Diwaspadai

Berikut ini adalah hal-hal yang harus diwaspadai pada saat trader sedang melakukan trading:

  • Sinyal Moving Average

Ketika indikator Moving Average sedang melakukan persilangan atau disebut crossover, maka ini adalah salah satu sinyal trading yang paling berbahaya bagi para trader non profesional. Pada saat moving average dengan periode jangka pendek melintasi moving average berperiode jangka panjang itu hanya berarti harga rata-rata dalam jangka pendek adalah sama dengan harga rata-rata dalam jangka panjang. Ini bukan indikasi bullish atau bearish, jadi jangan langsung percaya pada signal tersebut.

  • Stochastic

Sinyal yang dihasilkan dari indikator osilator juga membahayakan analisis trader. ketika harga telah mencapai overbought ataupun oversold maka garis stochastic akan mengalami persilangan yang menandakan ada kecenderungan pembalikan arah tren. Namun kenyataannya terkadang harga akan terus berlanjut tanpa batas walaupun sinyal stochastic sudah menunjukkan over.

Untuk itu kami sarankan tetap memakai signal stochastic namun dengan catatan harus menunggu adanya pola hammer. Dimana harga pada candlestick lebih banyak sumbunya daripada body candle itu sendiri.

  • Candlestick Belum Berakhir

Terkadang harga akan membentuk kecenderungan kembali setelah mencapai titik tertentu. Hal ini dapat dikatakan antara kaum buyer dan seller mencapai titik seimbang. Alhasil harga bisa saja berakhir tepat sesuai diawal pembukaan candle harga.

Contoh saja pada EUR/USD tampaknya akan diperdagangkan lebih tinggi, sehingga Anda bisa membeli GBP/USD karena tampaknya belum ada kenaikan. Jika hal ini Anda paksakan untuk open posisi maka akan sangat berbahaya, mengingat GBPUSD bisa saja tidak akan mengikuti gerakan EURUSD mencapai keseimbangan yang sama. Fokuskan sampai candle benar-benar selesai dan membentuk pembukaan baru.

  • Salah Broker

Sekarang ini banyak broker forex yang bisa dipilih sesuai keinginan masing-masing. Bila Anda tak ingin dirugikan, maka bacalah forum, blog, dan menanyakan kepada teman-teman yang sudah berpengalaman lewat chatting mengenai broker yang dipilih tersebut. Sehingga sedikit banyak mereka akan mengungkapkan opini dan pengalamannya ketika menggunakan fasilitas pada broker bersangkutan.

  • Menafsirkan Berita Sendiri

Belajarlah untuk membaca sumber berita forex yang terpercaya. Jangan membuat kesimpulan secara sepihak tanpa didasari oleh data-data yang telah dirumuskan oleh kalender ekonomi. Biasanya pada site-site rilis news tidak akan bergantung pada interpretasi media berita rumor atau orang lain.


Parmadita mengenal forex mulai tahun 2010. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.


Pengky Gundul
betul banget, salah broker emang bisa cukup berbahaya soalnya disitu kita percayain naruh duit kita buat modal trading. kalo sampe salah bisa2 kena tipu sama broker akhirnya bukannya untung tapi malah hilang itu modal kita.

belajar dari yang sudah ada ane sekarang sering liat asal-usul broker, mukai dari alamat, regulasi, nomor kontak, sama kejelasan dp wdnya. soal banyaknya bonus, fasilitas atau yang lain itu buat ane bisa dibelakang regulasi sama proses dp wd. ane bisa percaya dulu sama keamanan itu broker dan tarik hasil trading ane baru perhatiin fasilitas lain..
Zainal Putra
Pas msh nubi dulu jg sempet suka tertarik sma tawaran bonus2 itu, apalagi bonus deposit. trus depositny juga bs dikit aja jadi kn emg menarik bgt bisa depo dikit trus dapet bonus jg.

Eh trnyata stlh daftar program bonus ada bnyk juga yah aturan2ny. Mlh kbnykn ujung2nya bonus tu gbs di wd klo tradingny nggak sampe brp lot gtu. pdhl buat seukuran nubi trading bnyk2 juga jdi berisiko. Yah emang itulah siasatny oara broker buat bisa bikin traderny depo terus.
Sunarwati
terimakasih soal saran stochastic itu cukup bisa diandalkan sepertinya..
tapi apa itu bisa dipakai u/oscillator jenis lainnya karena sya pakainya rsi
Ardiyanto
Meskipun dibagian subjudulnya yang dikatakan adalah sinyal stochastic, namun sepertinya yang diindikasikan adalah bahwa konfirmasi sinyal di atas juga bisa digunakan untuk jenis indikator oscillator lain. Namun demikian untuk menguj kefektifan cara ini ada baiknya melakukan test terlebih dulu.

Baik untuk dengan penggunaan sinyal stochastic maupun rsi, ada baiknya dicoba dulu apakah nanti jika bisa dikonfirmasikan dengan pola hammer bisa menghasilkan sinyal entry yang lebih baik atau tidak.
Bintang Kejora
sinyal ma kalau ndak diambil dari crossingnya berarti darimana kita mo entri? biasanya kan udah jelas dimana-mana ntah ma sbgai indi utama atau cmn sekedar indi pembantu aja mesti ambil sinyalnya dari crossing itu, kalau cuman 1 pun diambil pas ma crossing harga.

apa maksudnya disini ga boleh ngambil sinyalnya pas crossing itu masih terjadi? jadi tunggu sampe udah selesai crossing terus arah harga sama garis manya jelas baru entri gitu? lambat bgt dong kalau kaya gitu entrinya. ma aja indinya udah lagging kita mesti tungguin dulu sampe jelas sinyalnya. apa dgn gitu ga baiknya nyari indi lain yg ga terlalu lagging?