Advertisement

iklan

Lima Pertanyaan Untuk Trader Ketika Terjadi DrawDown

Drawdown merupakan bagian dari usaha untuk mendapatkan keuntungan yang diharapkan. Dibaliknya terdapat banyak hal yang boleh jadi dapat kita pelajari.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Drawdown bukanlah statement tentang diri kita atau trading kita, drawdown hanyalah bagian dari permainan. Drawdown merupakan bagian dari usaha untuk mendapatkan keuntungan yang diharapkan. Jika kita menginginkan target keuntungan 50% setahun, maka ada kesempatan kita akan mengalami drawdown 20% sebelum kita mencapainya. Jika kita menginginkan keuntungan tahunan 20% maka kita mungkin harus berurusan dengan 10% drowdown.

Lima Pertanyaan Untuk Trader Ketika Terjadi
Drawdown trading tidak sepatutnya mengubah ekspektasi positif kita terhadap strategi yang dijalankan. Kita harus tetap bertrading dan mendapatkan sisi lain drawdown, yaitu profitabilitas. Konsistensi adalah kunci dalam dunia trading. Tetaplah percaya diri dan tetap bertrading.

Lima Pertanyaan Sebagai Evaluasi Saat Trader Mengalami Drawdown

1. Apakah Anda mengawasi terlalu banyak hal pada satu waktu?
Jika Anda merasa repot mengawasi beraneka pair dan open position, maka trading And akan memburuk. Kalau begitu, maka lebih baik Anda bertrading dalam pair tertentu saja. Lebih baik menjadi ahli dalam sedikit pair daripada menjadi amatir dalam banyak pair.

2. Apakah gaya trading Anda tidak jelas?
Apakah Anda merasa Anda perlahan-lahan berubah menjadi day trader ketika Anda sebenarnya seorang swing trader? Bertradinglah sesuai dengan kemampuan Anda, jangan biarkan market mengubah Anda.

3. Apakah gaya Anda tidak bekerja?
Sebuah tren dalam pasar yang ranging tidak akan menghasilkan uang hingga ada tren baru berkembang. Jadi bersabarlah, jangan terburu-buru mengubah metode Anda. Tunggulah tren baru terbentuk.

4. Adakah suara eksternal yang mempengaruhi trading Anda?
Jika Anda merasa trading Anda lebih baik didasarkan pada price action saja, maka mungkin sudah saatnya Anda matikan channel berita dan sosial media selama jam trading. Hal ini dilakukan agar Anda tidak mudah terpengaruh oleh orang lain. Anda harus bertrading sesuai trading plan Anda sendiri.

5. Apakah Anda mengalami bias?
Tidak ada yang lebih merusak profitabilitas trader selain terpengaruh bias, dan tidak membiarkan strategi awal bekerja.

Kita harus tetap bersikap terbuka terhadap apa pun yang terjadi pada time frame kita dan bertindak sesuai perubahan yang terjadi. Dimana kita seharusnya selalu memiliki level harga (price) acuan tertentu yang memicu tindakan (action). Janganlah melakukan action jika sesuatu masih dalam perkiraan atau belum terbukti.

Asaeri sudah mengenal trading forex selama bertahun-tahun, kemudian menyadari kurangnya referensi bacaan mengenai trading di Indonesia. Oleh karenanya, Asaeri suka membuat ulasan mengenai pentingnya tata psikologi dan inspirasi-inspirasi lain bagi trader nusantara.


Radhit
ini sip buat evaluasi trading ane sewaktu kena loss.
bisa bantu cari biang utama yg bikin trading ane loss, jd bisa diatasin dr sumber permasalahannya langsung. tapi ada yg pengen ane tanyain juga,
apa yg dimaksud bias? & knp tdk boleh terpengaruh bias?
Armand Yuana
bias barangkali bisa diartikan sebagai pandangan yang subjektif. dalam trading trader memang sebaiknya perlu membatasi diri dengan aksi-aksi yang bersifat subjektif sebelum ia bisa dikatakan sebagai trader profesional dan telah berpengalaman di bidangnya. pandangan yang bias bisa mempengaruhi penempatan posisi trading yang mestinya bisa didasarkan pada analisa pasar dan perhitungan modal secara objektif, menjadi trading yang dipengaruhi oleh prediksi dan perkiraan serta emosi trading untuk menggapai tujuan tertentu yang kurang rasional. misalnya, dalam menentukan entry dan exit seharusnya trader melakukan analisa dulu, lalu mengambil sinyal yang terkonfirmasi dan menggunakan strategi exit yang sesuai dengan manajemen resiko. namun jika trading dipengaruhi bias, analisa bisa dikesampingkan dan open trade bisa dieksekusi dengan teknik yang seadanya / hanya mengandalkan prediksi belaka begitu pula close tradenya. hal ini tidak akan membawa profit dalam jangka panjang dan akan cepat menghancurkan akun trading seorang pemula.
Hafisnugraha
Klo masih belum nemu gaya trading yang sip gimana ya? Apa juga bisa dibilang gaya trading nya masih kurang jelas? Kan di sini yang dibilang kurang jelas itu buat trader yang sebelom nya udah pasti jadi swing trader tros lama kelamaan kok jadi day trader. Tapi klo blom punya gaya trading yang betul2 bisa diandelin baik nya gimana?
Armand Yuana
mencari gaya trading bisa disesuaikan dengan karakter dan kepribadian trader. jika belum menemukan yang paling tepat ada baiknya dicoba dulu gaya trading yang ada lalu uji kecocokannya melalui test-test trading yang bisa dilakukan di akun demo ataupun akun real dengan volume trading yang tidak terlalu besar.

yang jelas ketika sudah menemukan gaya yang dirasa tepat dan mampu menuntun anda menghasilkan profit secara konsisten, anda juga harus disiplin menggunakannya. jangan sampai terpengaruh untuk mengikuti gaya trading lain karena sesuatu hal, seperti keinginan untuk profit lebih banyak atau yang lainnya.
Jordan M
Terlalu banyak mengawasi hal dalam 1 waktu kadang juga bukan cuman soal trading di banyak pair tapi juga yang punya banyak akun. Entah tujuanny untuk hedging, dapetin bonus, ato apa, yang jelas bisa buka banyak akun itu gag selamany menguntungkan. Untuk yg bisa manage sih oke tapi kalo yang masih bingung malah bakal kerepotan ngurusi banyak trading di banyak akun. Belom lagi ngatur dana trading ditiap akun yang mesti disusunin money managementnya pasti lebih ribet lagi. Ditambah lagian kalo terlalu banyak buka posisi juga rugi di spread. sedikit2 kalo dikumpulin pasti lumayan tuh ruginya, Apalagi kalo dicross pair