Advertisement

iklan

Tips Strategi Trading Sederhana

124736

Kalau ada strategi trading sederhana dan mudah, mengapa harus cari yang sulit-sulit? Berikut ini uraian beberapa strategi trading paling simpel untuk pemula.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Kalau ada strategi mudah dan sederhana, mengapa kita harus cari yang sulit-sulit!? Keunggulan sebuah strategi trading tidak terletak pada seberapa sulitnya strategi itu atau berapa banyak indikator teknikal yang dipasang. Sebaliknya, seringkali justru strategi trading sederhana dengan satu atau dua indikator lebih profitable. Seperti apa strategi trading sederhana itu? Simak beberapa diantaranya di sini.

Strategi Trading Sederhana

 

Strategi Trading Sederhana 1: MA Crossover

Apakah Anda pernah mendengar nama "Moving Average"? Ini adalah indikator teknikal paling sederhana yang bisa ditemukan dan dipasang dengan mudah di semua platform trading, termasuk Metatrader4 (MT4). Cara menggunakannya untuk trading pun sangat mudah.

Anda cukup memasang beberapa MA di platform, masing-masing dengan Period dan warna yang berbeda-beda. Misalnya, Period 5 (MA-5) dan Periode 20 (MA-20). Selanjutnya, amati persimpangan antara kedua MA itu untuk mendapatkan sinyal trading. Contohnya seperti pada gambar berikut ini, MA-5 dan MA-20 dipasang pada pair USD/JPY timeframe 15 Menit (M15).

Crossover Moving Averages

Aturannya:

  • Buy, jika MA-5 bergerak melintasi MA-20 ke arah atas.
  • Sell, jika MA-5 bergerak melintasi MA-20 ke arah bawah.  

Simpel bukan!? Anda dapat mengubah-ubah timeframe dan period Moving Average yang digunakan, sesuai dengan kenyamanan. Sedangkan Target Profit dan Stop Loss bisa diatur sesuai selera. Umpamanya dengan menentukan pips tertentu, misalnya 5-15 pips dari harga Open Position (OP).

Boleh juga menentukan jarak beberapa candle, misal jika menggunakan candle M15, maka jarak 3-5 candle dari OP akan Close posisi, baik itu profit maupun loss. Alternatif lainnya, pasang Pivot Point, Fibonacci Retracement, ataupun sesuai aturan Risk/Reward Ratio yang Anda gunakan.

 

Strategi Trading Sederhana 2: Bollinger Bands

Bollinger Bands adalah pita pengukur volatilitas harga yang biasanya dipasang mengapit garis Simple Moving Average (SMA). Ketika pita Bollinger Bands yang berada di atas dan di bawah SMA menyempit, maka itu artinya pergerakan harga signifikan akan terjadi dalam waktu dekat. 

Oleh karena itu, langkah pertama untuk menjalankan strategi trading ini adalah memasang Bollinger Bands. BB biasanya sudah terlampir dalam platform trading MT4, jadi pemasangannya semudah mencari menu Indicators, lalu pilih Bollinger Bands.

Setelah dipasang, akan tampil seperti pada screenshot di bawah ini. Di sini telah terpasang Bollinger Bands pada pair EUR/GBP timeframe 2 Jam (H4) dengan setting Periods 20 dan Standard Deviations 2. 

Strategi Trading Sederhana

Aturannya, pertama-tama pastikan dulu bahwa Bollinger Bands memang sedang menyempit, mengapit SMA dan harga dengan ketat di tengah-tengahnya. Setelah itu:

  • Buy, jika ada candle tertutup sepenuhnya di atas garis SMA.
  • Sell, jika ada candle tertutup sepenuhnya di bawah garis SMA.
  • Tempatkan Stop Loss pada level high atau low di candle sebelumnya.

Itu adalah cara paling sederhana untuk menggunakan Bollinger Bands. Teknik yang lebih kompleks untuk memaksimalkan profit dapat disimak pada artikel Strategi Trading Double Bollinger Bands.

 

Strategi Trading Sederhana 3: Heiken Ashi Pada SubWindow

Strategi trading sederhana kedua ini tidak memanfaatkan indikator teknikal yang sudah lazim ada di platform trading Anda. Pada Metatrader4, sudah ada Heiken Ashi, tetapi apabila memasangnya maka akan secara otomatis merubah tampilan dan Anda tak bisa lagi melihat pergerakan harga pasar biasanya. Jadi, perlu mencari custom indicator dari sumber lain. Untuk itu, Anda dapat mengunduh indikator Heiken Ashi pada SubWindow yang sudah disediakan Seputarforex. 

Tampilan Heiken Ashi ini mirip dengan grafik Candlestick, tetapi lebih rapi dan mudah dibaca. Cara membedakan candle Bullish, candle Bearish, dan pembalikan harga (reversal) pun lebih simpel.  

Heiken Ashi Pada Sub-Window

Sebagaimana bisa dilihat pada Heiken Ashi yang dipasang pada pair AUD/USD timeframe 15 Menit (M15) di atas, kondisi pasar Bullish ditunjukkan dengan warna hijau. Kondisi Bearish terlihat dari warna candle merah. Sedangkan pembalikan harga signifikan disinyalkan oleh munculnya candle ramping berbentuk salib mirip doji.

Peluang trading terbaik adalah ketika pembalikan harga, yaitu saat trend Bullish berubah menjadi Bearish, atau dari Bearish menjadi Bullish.

Sebagai pelengkap Heiken Ashi, Anda bisa memasang indikator teknikal lain pula pada jendela trading. Tapi ingat, tak perlu gunakan terlalu banyak indikator. Agar tetap bisa membaca grafik pergerakan harga, 1-3 indikator saja sudah cukup memadai.

tips strategi trading sederhana

 

Bagi Anda yang ingin memperdalam wawasan mengenai dunia trading, serta bertanya langsung pada trader berpengalaman, silahkan bergabung di forum tanya jawab berikut.

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2010. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.


Rizki Mochtar
Cukup bermanfaat nih artikelnya tentang strategi trading sederhana di pasar Forex. Bisa membantu trader pemula memahami dasar-dasar bertrading di Forex mulai dari langkah yang mudah dipahami