Margin Dan Leverage

118239

Apabila leverage yang ditetapkan sebuah broker adalah 100:1, artinya kita hanya harus menggunakan dana sebesar $1 untuk bertransaksi sebesar $100.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Banyaknya trader pemula yang masih bingung mengenai margin dan leverage menginspirasi penulis mempersiapkan artikel beserta uraian secara terperinci tentang 2 hal tersebut. Dengan adanya margin kita bisa memiliki kontrak dengan suatu broker. Sedangkan leverage adalah daya ungkit, yang memungkinkan kita untuk bertrading dengan ukuran yang lebih besar dari intial margin kita. Nah untuk lebih jelas dalam menelusuri margin dan leverage, mari kita lanjutkan pada uraian di bawah ini.

Pada prinsipnya perdagangan forex dengan sistem margin adalah pertukaran atau perdagangan mata uang dengan mata uang lainnya dalam satuan kontrak dengan jaminan atas transaksi (necessary margin). Artinya, perdagangan ini tidak melibatkan mata uang secara fisik, melainkan hanya nilainya saja. Dengan demikian, investor tidak perlu menyetor modal sebesar nilai fisik transaksinya.

Gambaran leverage adalah sebagai berikut: Apabila leverage yang ditetapkan sebuah broker adalah 100:1, artinya kita hanya harus menggunakan dana sebesar $1 untuk bertransaksi sebesar $100. Jadi apabila kita memiliki dana deposit sebesar $5 di broker tersebut, maka $1 ditempatkan sebagai used margin untuk transaksi sebesar $100. Sedangkan sisanya ($4) menjadi cadangan apabila transaksi yang kita lakukan mengalami kerugian.

margin dan leverage

Jadi, setiap kerugian yang mungkin kita alami dari setiap transaksi yang kita lakukan akan otomatis mengurangi sisa dana dari yang kita tempatkan tersebut. Itulah mengapa kita mengenal istilah Margin Call.

Contoh:
Harga pasar GBP 1 = USD1.8850
Beli: USD 10,000 (1 lot)
Nilai transaksi: USD 18,850 (USD 10,000 x GPB 1.8850)
Initial margin: 1%
Dibutuhkan dana: USD 100 (1%x USD 10,000)

Ketika harga pasar GPB 1 = USD 1.8950
Jual: USD10,000 (1 lot)
Diperoleh hasil: USD 18.950 (USD 10,000 x GPB 1.8950)
Keuntungan: USD 100 (USD 18.950 - USD 18.850)
Rate of Return: 100% (USD 100/USD 100 x 100%)

Perhatikan, untuk bertransaksi 1 lot cukup dengan dana USD 100, (bukan USD 10,000) dengan nilai kontrak USD 10,000. Dengan sistem perdagangan margin ini investor bisa mendapat tingkat pengembalian yang jauh lebih besar, terutama bila dalam kasus di atas kita bisa mencapai lebih dari 100%. Sementara jika perdagangan dilakukan dengan sistem fisik, tingkat pengembalian ini hanya 10% (USD 100/USD 10,000 x 100%)

Percentage Based Margin
Percentage based margin memberikan pinjaman kepada investor sebesar persentase tertentu dari nilai transaksi. Margin diberikan pada mata uang yang menjadi base currency dalam kuotasi. Contoh: dengan jaminan (collateral) sebesar 1% maka untuk bisa bertransaksi dengan nilai kontrak sebesar $100,000 (1 lot), investor cukup menyediakan dana sebesar $1,000 (1% x $100,000).

Fixed Amount Margin
Dalam perdagangan dengan margin, ada suatu istilah yang disebut leverage. Leverage merupakan perbandingan atau rasio jumlah dana yang bisa ditransaksikan dengan modal sendiri (sebagai collateral atau jaminan) yang dimiliki.

Rasio leverage untuk setiap broker bisa berlainan satu sama lain, misal 1:50, 1:100, 1:200 atau 1:400. Dengan leverage 1:100 maka investor cukup menyediakan dana sebesar $1 untuk bisa trading dengan size sebesar $100. Sebagai contoh jika memiliki dana sebesar $2,000 maka dengan leverage 1:100 kita bisa membeli sampai sebesar $200,000 (200.000 unit).

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2010. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.


Fx Nubi
masih kurang paham....
Wahyudi Anam
udah cukup jelas kok. meskipun gg jelas2 banget tapi udah cukup kasi penerangan. intinya cuman di fungsi leverage sebagai pengungkit margin aja. yang kurang malah di keterangan resikonya. karna contohnya itu cuman kasi skenario profit aja. coba untuk skenario loss, pasti bisa lebih ngena n lengkap ini bahasannya. karna yah walopun kalo profit bisa ngasih sampe lebih dari 100%, tapi nggak semua trading bisa semulus itukan.
Dewa Febrian
yaa jelas pengembalian dari sistem margin ini bisa 100 persen, lha wong diitungnya dari dana yang kita pake sebelum dileveragekan. sementara yang sistem fisik ngitungnya dari jumlah unit yang beneran ditransaksikan. neh ane baru mudeng. tapi di trading ini ada juga yang namanya spread kan. jadi sebenarnya buat dapet profit segitu tetep butuh pergerakan lebih dari 100 pips, gabisa mepet. ambil keuntungan dari pergerakan sebesar itupun ga gampang. jadi kurang bener juga kalo dari artikel ini kita terus gampangin trading dengan begitu aja udah bisa dapet return 100%
Halim Ardianwinata
@wahyudi: setuju. jika dilihat dari keuntungannya saja leverage ini memang tampak menggiurkan, namun sebenarnya ada risiko tersembunyi yang harus diwaspadai trader agar tidak sembarangan menggunakan leverage. karena dengan initial margin sebesar 1%, maka dalam posisi buy jika ada penurunan harga senilai 1% saja bisa menghabiskan margin kita. maka dari itu janganlah terlalu tinggi dalam mengambil leverage. trader juga mesti pintar memperhitungkan manajemen resiko untuk setiap posisi yang dibukanya. agar akun trading yang dibuka bisa bertahan lama.
Masroe
Maap tp ane lihat udh disebutin tu, penggalan kalimat sblm contoh: Jadi, setiap kerugian yang mungkin kita alami dari setiap transaksi yang kita lakukan akan otomatis mengurangi sisa dana dari yang kita tempatkan tersebut. Itulah mengapa kita mengenal istilah Margin Call.
Sama aja to ini sama warning leverage?
Halim Ardianwinata
@masroe: memang ada, namun melihat kurangnya contoh dan penekanan pada risiko leverage, jadinya kurang bisa mengimbangi keunggulan dari leverage dan sistem trading margin yang dijabarkan di sini. padahal leverage dalam trading forex bagaikan pedang bermata dua. begitupun juga dengan sistem trading margin yang digunakan di sini, lebih menjadi sesuatu yang harus diwaspadai daripada sesuatu yang dianggap enteng resikonya. karena dengan sistem seperti itu artinya kita memakai uang pinjaman dari broker. meski sudah ada sistem lain yang bisa menghapuskan model hutang-piutang dengan broker, namun tetap saja bisa membuat kita cepat kehilangan uang kalau tidak menggunakan leverage dengan penuh kehati-hatian.