Perlakukan Forex Trading Sebagai Bisnis

62962

Masih banyak orang beranggapan bahwa trading forex merupakan jalan pintas menuju kekayaan. Sayangnya, Anda melupakan fakta bahwa forex juga merupakan salah satu bisnis paling potensial.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Ini pesan yang sering saya sampaikan kepada temen-temen trader, khususnya temen trader yang relatif baru. Mengapa hal ini perlu saya tekankan? Yah… jujur saja, saya masih  banyak mendengar maupun melihat temen-temen yang nyemplung ke dunia forex karena menyangka trading forex ini sebagai jalan cepat untuk menjadi kaya. Well, kalo anda juga berpikiran seperti itu, saya sangat menyesal, karena harus saya bilang bahwa anda keliru. Mungkin temen-temen yang berpikiran seperti itu terlalu banyak meresapi kisah-kisah sukses dari temen trader senior. Saran saya… sebelum terpesona dengan hasil yang mereka raih sekarang, tanya dulu deh… "Berapa lama mereka sudah belajar forex? apakah hasil yang mereka dapatkan itu bisa konsisten?"

bisnis
Oya, barangkali juga perlu ditanyakan, "Berapa dana yang telah hilang sebelum mereka berhasil memperoleh hasil yang konsisten?". Mm, bukan bermaksud membuat anda patah semangat. Tapi… saya cuma mengingatkan: get real deh. Untuk menjadi trader yang sukses, anda harus memperlakukan trading seperti bisnis.  Sebagaimana bisnis pada umumnya, bisa dikatakan tidak mungkin anda bisa menginvestasikan $50 kemudian mengubahnya menjadi $20.000 dalam waktu yang singkat. Memang sih, ada pengecualian, tapi, percayalah itu satu hal yang sangat jarang terjadi. Memang, salah satu keunggulan dalam forex trading adalah tersedianya leverage yang ditawarkan oleh broker sehingga memungkinkan anda untuk bertransaksi dengan nominal yang jauh lebih besar dari modal yang anda tempatkan di account anda.

Tapi, bukan berarti anda kemudian bisa dengan mudah mengeruk keuntungan dari forex trading ini loh. Bukan gitu maksud saya. Saya cuma ingin mengingatkan bahwa hal-hal mendasar yang berlaku dalam bisnis, berlaku juga di forex trading. Apa saja tuh? Ok, bisa saya sebutkan beberapa contoh di sini:

Pertama: forex trading memerlukan keseriusan untuk dipelajari

Seperti halnya bisnis yang lain, kita jangan berharap bisa dengan mudah mempelajari seluk beluknya dan dalam waktu singkat bisa sukses. Mempelajari tentang forex trading juga memerlukan kesabaran dan kemauan kuat.

Kedua: forex trading  memerlukan modal, supaya hasil yang didapat juga signifikan
Memang ada beberapa broker yang menawarkan modal gratis. Tapi, sangat jarang hanya dari modal gratis tersebut kemudian berkembang sehingga menghasilkan profit yang besar. Seringnya sih malahan modal gratis tersebut ilang alias MC dalam beberapa hari. Jadi, kalo ingin mendapatkan hasil yang besar jumlahnya, modal yang anda kelola juga harus relatif besar.

Ketiga: modal dalam forex trading bisa berkembang hanya dengan pengelolaan yang baik
Jadi kita tidak bisa hanya ungkang-ungkang kaki kemudian WD secara teratur. Meskipun kita trading dengan bantuan EA (robot trading) tetap saja kita mesti memantau account kita. Malahan, hampir bisa dikatakan, untuk bisa sekedar menggunakan EA pun kita mesti belajar dulu.

Keempat: forex trading mengandung resiko yang sepadan dengan kemungkinan profit yang dihasilkan
Jadi, sadari resiko yang harus siap anda hadapi. Bahkan mentor saya bilang: Jangan trading dengan uang yang anda tidak rela kehilangan. Jadi kalo sudah deposit, siaplah kemungkinan terburuk seandainya uang tersebut hilang, karena bagaimanapun, resiko hilang modal tetap ada dalam setiap bisnis. Ok, bukan maksud saya membuat anda batal untuk berniat menjadi trader.

Sejujurnya, saya justru seneng kok. Semakin banyak temen-temen yang memutuskan untuk menjadi trader. Malahan, saya merasa hampir seperti saudara dengan temen-temen trader yang saya kenal, meskipun belum pernah ketemu langsung. Cuma, saya sedih kalo ada temen trader yang akhirnya memutuskan untuk berhenti trading dengan rasa sakit hati, kecewa atau malahan dendam.

Itulah mengapa, saya selalu menanyakan kepada temen yang berminat untuk belajar trading: "Sudah siap?" Memangnya siap apa si? Iya siap macem-macemlah, siap bersusah payah belajar, siap mental untuk loss juga. Intinya sih, siap mental, siap waktu, siap tenaga dan siap modal. Nah. jika anda sudah benar-benar menyadari segala resiko serta apa dan bagaimana forex trading itu silakan untuk menjadi trader.

Awalnya, Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.


Ibnu
saya baru lagi belajar....pass belajar kok seru yah...ada indikator2nya... tadinya saya kira forex itu kayak judi....tapi kok seru yah pas belajarnya
Nurman
nikmati aja bos selagi seru. sebelom berasa mumetnya. hehehe. emang gitu tuh fasenya belajar trading forex. pertama heran, kok model bisnis kayak judi banyak digemari orang & bisa dipromosiin terang2an begitu udah paham n masuk belajar analisanya jadi excited sendiri, tapi kalo udah ketemu sama manajemen resiko, manajemen emosi, apalagi ketemu loss kalo udah praktek trading. baru dah berasa mumetnya.
Andri Prasojo
Setuju.. ini mustix bisa dimasukin ke poin ke3. Modal bsa berkembang dgn pengelolaan yg baik. Ane liat itu kurang penjelasanx. Kalo pake EA aja jg krg ngena karena nggak semua trader pake EA. Yg lebih bermanfaat ya langsung dicontohin ke manajemen risk reward ratio. Jadi masalah loss lbh banyak dr profit, ato pengeluaran lbh banyak dr pendapatan, itu bukan masalah strategi tradingx salah ato bagaimana, tp dari manajemen modalx. Kalo langsung dicontohin kan ngena, apalagi disini maksudx forex sebagai bisnis, jelas pengaturan resikox kudu dijelasin juga dong....
Indri Triastika
Pemula seperti saya, mmng harus bisa memahami, dn belajar.
Adri Mokoginta
masih pemula banget ni... mudah2an semangat deh buat belajar
Septian Yogi Nugroho
Buat point ke 4 ane tambahin yaa
- Resiko lebih besar dari pada profit bila kita belum mahir membaca pasar
maklum pengalaman pribadi hikss
Ramadan
resiko lebih besar apa mungkin penyebabnya cuma kesalahan analisa? bukankah yang lebih menentukan mestinya adalah manajemen resiko. misalkan pakai rasio laba rugi 2:1, profit 2x lebih besar dari resiko jadi misalkan stop loss 50 pips take profit 100 pips, maka kemungkinan terburuk meskipun belum mahir membaca pasar kerugiannya tetap akan lebih kecil daripada profitnya. dalam jangka panjang memang kesalahan analisa berakibat fatal apalagi jika akhirnya kita salah membaca pasar terus, namun setidaknya dengan manajemen resiko bisa diusahakan untuk menargetkan angka kerugian yang tidak lebih besar dari potensi keuntungan.
Rude Sanade
aku itu penasaran banget sm forex
Yon Nurito
Wah menarik tuh di forek ada yg nawari modal gratis. Tapi koq dikata trading pake modal itu seringan kena MC? Apa emg sengaja diatur gitu supaya kt gabisa narik profitny? Gw penasaran habis sepertinya ini udah jadi pemahaman bersama, kalau buka akun dg modal gratis udah pasti kena MC. Padahal kan, kita bakal berhasil atau ndak itu ndak bisa diketahui dari awal. Peluangny tetep antara berhasil ngembangin dari situ atau MC. Yah meskipun banyakan yg rugi nantiny tapi tetep kita ndak bisa nutup kemungkinan bisa berhasil dari sini. Bagusan ditekanin usaha yg diperlukan aja biar tetep bisa ambil keuntungan dari situ.
Ramadan
modal gratis berperan sebagai promosi broker, dan supaya bisa tetap untung biasanya broker memiliki ketentuan atau syarat tertentu dalam memberikan modal gratis ini. namun sepertinya tidak sampai ke memanipulasi trading klien, karena hal ini tentunya sangat merugikan dan broker perlu mempertahankan reputasinya agar tetap bisa menjaring banyak klien. memang benar ada cara yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan bonus dengan baik, seperti memahami persyaratan bonus dan serius menganggapnya seperti modal kita sendiri. penyebab kenapa banyak yang margin call dari pengguna modal gratis dari broker mungkin adalah karena modal ini tidak diseriusi keberadaannya. jika hilang tidak masalah karena ini bukan uang sendiri. padahal uang tersebut bisa jadi kesempatan emas untuk bisa mengembangkan profit tanpa kita perlu mengeluarkan modal secuil pun.
Zulfikar
kalau gak kuat mental mending jgn trading, buka bisnis normal saja
Asifa
Bisnis normal juga dibutuhkan mental yang kuat loh. kayak Colonel Sanders yang bikin KFC, berapa kali itu coba ditolak sebelum sukses? Kalau mentalnya ga kuat ya dia sekarang hanya kakek-kakek tua pensiunan toh.
M. Sandy
Saya gak bisa ngerasain forex dijadiin bisnis krn modal saya hanya 10$... paling banter, untung cuman 0.01
Rizal Sf
0.01 adalah jumlah volume yang disarankan. Jika anda ingin mendapatkan keuntungan lebih besar, silahkan meningkatkan volume trading hingga 0.50 atau 1.00. Imbasnya, risiko yg didapatkan pun juga akan lebih besar pula.