Strategi Trading Dengan Pola Fibonacci Butterfly

Pola fibonacci atau pola harmonik (harmonic pattern) masih menjadi indikator andalan bagi para investor dan trader kawakan untuk mendeteksi reversal. Akurasinya bisa diandalkan jika Anda mengikuti peraturan ini!

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Pola fibonacci atau pola harmonik (harmonic pattern) masih menjadi indikator andalan bagi para investor dan trader kawakan untuk mendeteksi reversal. Bila sebelumnya kita telah belajar pola fibonacci ABCD, Gartley dan Bat, maka inilah saatnya pola fibonacci Butterfly unjuk gigi menunjukkan kemampuannya!

 

butterfly pattern

 

 

Pengertian Dasar Pola Fibonacci Butterfly

Pola fibonacci Butterfly merupakan salah satu pola fibonacci dengan pola 4 kaki dasar (XABCD) seperti pola fibonacci Gartley dan Bat dengan perbedaan penting yaitu kaki terpanjang pada kaki terakhirnya. Dengan kata lain, kaki terakhirnya (CD) adalah ektensi fibonacci dari kaki awalnya.

Formasi pola fibonacci Butterfly memberikan peluang trading dengan sinyal pada level harga tinggi atau rendah yang extrim karena kaki terakhir terpanjangnya. Dengan begitu, trader dapat segera membuka posisi untuk mengantisipasi reversal begitu kaki terpanjangnya telah membentuk pola fibonacci Butterfly secara komplit.

Seperti umumnya pola fibonacci, pola fibonacci Butterfly memiliki versi bullish dan bearish. Berikut adalah contohnya:


butterfly bullish bearish

 

 

Tata Cara Penarikan Garis Pola Fibonacci Butterfly

Sekilas, tarikan garis dasar dari pola fibonacci Butterfly mirip dengan sayap dari siluet kupu-kupu. Perlu dicatat, pada pola fibonacci Butterfly bearish titik A berada pada harga paling rendah (lowest low) dan titik D pada harga paling high (highest high). Sebaliknya pada Butterfly bullish titik A pada harga tertinggi dan titik D pada harga terendah.

Berikut adalah contoh tarikan garis pada pola fibonacci Butterfly bearish:


butterfly Basic

 

 

Garis-garis tersebut ditarik berdasarkan retracement atau extension dari garis fibonacci dengan aturan sebagai berikut:

 

butterfly rules

 

 

  • Kaki XA adalah kaki pertama dan ditarik dari harga tertinggi ke harga terendah saat harga sedang menurun tajam.
  • Kaki AB merupakan retracement sebesar 78.6% dari kaki XA dan ditarik ketika harga kembali naik.
  • Kaki BC ditarik saat harga kembali turun dengan retracement sebesar 38.2% sampai 88.6% dari kaki AB.
  • Kaki CD adalah kaki terakhir dan kaki terpenting. Kaki CD ditarik saat harga kembali naik tajam dengan ektensi sebesar 127% sampai 161.8% dari kaki XA. Idealnya kaki CD juga merupakan ektensi 161.8%-261.8% dari kaki BC.

Poin pentingnya, trader dapat segera membuka posisi untuk mengantisipasi reversal begitu kaki CD terekstensi sesuai peraturan di atas. Karena kaki terakhir adalah kaki terpanjang, akurasi akan terjadinya reversal cukup dapat diandalkan.

 

 

Aplikasi Praktis Pola Fibonacci Butterfy

Seperti umumnya pola-pola chart, pola fibonacci Butterfly memiliki tingkat akurasi tinggi bila semua aturan kaki-kakinya telah terpenuhi. Pola ini juga bisa digunakan pada segala macam time frame, dengan catatan bahwa time frame di bawah H4 memiliki resiko noise dan fake signal lebih besar.

Berikut adalah contoh aplikasi pola fibonacci Butterfly bearish pada instrumen XAU/USD(gold/US dollar) H4:


butterfly trading

 

 


Dari gambar di atas, Anda dapat segera membuka posisi sell ketika kaki CD telah komplit membentuk pola fibonacci Butterfly (CD ekstensi 127%-161% dari XA).

Stop Loss (SL) ditentukan dari fibonacci extension 161.8% dari kaki XA. Sedangkan posisi Take Profit (TP) dapat Anda pertimbangkan menurut selera resiko masing-masing.

Jika Anda termasuk tipe konservatif, letakkan TP pada retracement 50%-61.8% garis AD. Jika Anda berani ambil resiko lebih, silahkan letakkan TP sejajar pada titik A.

Dari contoh di atas, raihan profit total kurang lebih adalah 5,000 pip jika Anda meletakkan TP secara konservatif dengan holding position selama 16.5 hari. Oleh karena itu, perhitungkan juga kemungkinan biaya trading tambahan dari swap (bunga rollover).

Rio Renata aktif menulis di Seputarforex sebagai penulis artikel forex dan broker dalam dua bahasa, khususnya mengenai aspek teknikal. Karena berlatar pendidikan psikologi, ia memandang pergerakan harga pasar layaknya dinamika perilaku individual, yaitu memiliki pola tertentu yang dapat diantisipasi.