AUD/USD Naik Meski Capex Australia Di Bawah Ekspektasi

Meskipun Private Capital Expenditure masih berada di teritori negatif dan di bawah ekspektasi, AUD/USD tetap menguat akibat melemahnya Dolar AS.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Private Capital Expenditure Australia (Capex) kuartal ketiga 2018 turun ke -0.5 persen dalam basis kuartalan (q/q). Data tersebut memang lebih tinggi dibandingkan dengan Private Capital Expenditure kuartal kedua yang turun ke -2.5 persen. Namun, angka kali ini lebih rendah daripada ekspektasi kenaikan ke 1.1 persen. Penyebab penurunan ini adalah merosotnya belanja modal perusahaan-perusahaan di sektor bangunan dan infrastruktur sebanyak 2.8 persen.

capex

 

Dolar Australia Tetap Menguat

AUD/USD tetap menguat meski data Private Capital Expenditure di bawah ekspektasi. Hal ini karena data tersebut berdampak medium. Faktor lain yang berdampak lebih tinggi, termasuk melemahnya Dolar AS pasca pidato Powell dan ekspektasi meredanya tensi perdagangan AS-China jelang KTT G-20, sepertinya lebih ditanggapi oleh investor Dolar Australia. Saat berita ini ditulis pada pukul 13:00 WIB, AUD/USD masih melanjutkan kenaikan 0.16 persen menuju level 0.7315 dalam time frame harian.

au

 


Private Capital Expenditure Australia (Capex) mengukur persentase perubahan nilai investasi oleh sektor swasta, dan merupakan indikator awal bagi aktivitas ekonomi secara umum, termasuk perekrutan tenaga kerja dan tingkat upah. Pada akhirnya, perubahan dalam Capital Expenditure akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Australia.

Pengaruh:

Medium adalah level kedua tertinggi setelah High Impact dalam tingkatan pengaruh suatu rilis data terhadap pergerakan harga. Status Medium artinya data tersebut bisa berpengaruh jika tidak ada rilis data High Impact.

 

Jadwal Rilis:
Kuartalan, 55 hari setelah akhir kuartal

Sumber:
Australian Bureau of Statistics

Data Selengkapnya Dapat Dilihat Di sini

286388

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.