Advertisement

iklan

CPI Redam Prospek Kenaikan Suku Bunga RBNZ, NZD Terjungkal

Penulis

+ -

NZD jatuh lebih dari 100 poin terhadap semua mata uang lawannya, setelah data CPI meredam prospek kenaikan Suku Bunga RBNZ.

iklan

iklan

Dolar New Zealand (NZD) dihajar mata uang lawan-lawannya setelah data Consumer Price Index (CPI) menunjukkan angka yang jauh lebih rendah ketimbang perkiraan konsensus. CPI adalah gambaran mengenai inflasi. Hal ini secara otomatis mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ).

Nilai tukar NZD jatuh lebih dari 1 sen (100 poin) terhadap semua mata uang lawannya. NZD/USD, yang diperdagangkan sekitar 0.7435 sebelum data CPI rilis, jatuh lebih dari 100 poin ke angka 0.7323.

Sementara itu, NZD/JPY -116 poin, NZD/CHF -104 poin, AUD/NZD +146 poin, NZD/CAD +125 poin, EUR/NZD +247 poin. Depresiasi NZD terbesar terjadi pada GBP/NZD, yang meroket sebesar +332 poin.

 

NZD

 

Data CPI kuartal empat 2017 hanya naik 0.1 persen q/q, jauh dari angka kenaikan 0.4 persen yang diperkirakan konsensus. Angka ini juga lebih rendah dari data kuartal tiga 2017 yang naik 0.5 persen.

Secara garis besar, CPI New Zealand selama 2017 naik sebesar 1.6 persen y/y. Angka ini jauh dari perkiraan analis yang memperkirakan kenaikan sebesar 1.9 persen.

"Ekonomi New Zealand diperkirakan akan mengalami goncangan jangka pendek," kata analis ANZ, sebagaimana dikutip dari Financial Times. Ini akan mendorong penundaan kenaikan suku bunga ke pertengahan 2019, dari awalnya diperkiraan pada bulan November 2018.

"Jika kita mengharapkan inflasi tetap berada pada titik bawah, maka pasar harus mengubah pandangan mereka mengenai RBNZ yang akan menaikkan suku bunga dari 1.75 persen menjadi 2 persen pada akhir tahun ini," kata analis Capital Economics.

 

Hubungan CPI Dengan Inflasi dan Suku Bunga

Consumer Price Index (CPI) menunjukkan seberapa besar perubahan harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen pada periode waktu yang ditentukan. CPI q/q menunjukkan perubahan harga barang dan jasa selama satu kuartal. Sedangkan CPI y/y menunjukkan perubahan harga barang dan jasa selama satu tahun.

Inflasi berasal dari angka CPI, jadi inflasi selalu identik dengan CPI. Jika terjadi inflasi yang tinggi melebihi perkiraan ideal bank sentral, maka bank sentral akan menaikkan suku bunga, sehingga kemudian akan meningkatkan value mata uang negara tersebut.

Sebaliknya apabila inflasi lebih rendah dari perkiraan ideal bank sentral, maka bank sentral akan menurunkan suku bunga, yang secara otomatis akan menurunkan value dari mata uang negara tersebut.

282094
Penulis

Nafier Khan mengenal trading forex sejak 2016. Berdasarkan pengetahuan yang telah digali, kemudian menulis liputan seputar forex dan keuangan umum dengan misi untuk memperluas wawasan pembaca.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini