Advertisement

iklan

Federal Reserve Ekstensi Kerjasama Swap, Dolar AS Terkoreksi

Dengan kerjasama swap ini, bank-bank sentral lain dapat mendongkrak nilai tukar mereka versus Dolar AS tanpa perlu menghabiskan devisa sendiri.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Indeks Dolar AS (DXY) mundur dari rekor tertinggi sejak Januari 2017 yang tercapai dalam penutupan sesi New York dini hari tadi. Saat berita ditulis (20/Maret), DXY telah terkoreksi sekitar 1.5 persen ke kisaran 101.40-an. Pergerakan ini terjadi setelah Federal Reserve mengumumkan ekstensi perjanjian kerjasama swap dolar ke sembilan bank sentral lagi. Akhir pekan lalu, The Fed sudah menjalin kerjasama serupa dengan lima bank sentral.

USDX Daily

Kemarin, Norges Bank memeringatkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan intervensi langsung ke pasar mata uang demi membendung reli kurs USD/NOK. Perlu diketahui, mata uang Krona Norwegia (NOK) merupakan salah satu mata uang yang terdampak paling tragis di tengah krisis terkait pandemi virus Corona ini. Kurs USD/NOK bahkan sempat meroket 15 persen pada hari Rabu dan Kamis.

Peringatan Norges Bank memicu Federal Reserve untuk memperluas perjanjian kerjasama swap dolar ke sembilan bank lagi, yaitu Reserve Bank of Australia, Banco Central do Brasil, Danmarks Nationalbank, the Bank of Korea, Banco de Mexico, Norges Bank, Reserve Bank of New Zealand, Monetary Authority of Singapore, dan Sveriges Riksbank (Swedia). Sebelumnya, perjanjian hanya diadakan bersama Bank of Canada, European Central Bank, Swiss National Bank, Bank of England, dan Bank of Japan.

Sebuah perjanjian kerjasama swap mata uang adalah kesepakatan untuk membeli suatu mata uang (dalam hal ini, Dolar AS) dengan mata uang lain di luar pasar (off-market), dan kemudian menjualnya kembali ke pihak lain pada tanggal dan tingkat harga yang ditentukan sebelumnya. Transaksi ini memungkinkan bank-bank sentral non-Federal Reserve untuk menjual Greenback dalam jumlah besar di pasar terbuka dan melakukan buy back atas mata uang mereka sendiri, sehingga menaikkan kurs mata uang lokal versus dolar tanpa menghabiskan cadangan devisa mereka sendiri.

292387

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.


11 Jun 2020

Kesulitan Akses Seputarforex?

Lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone