Advertisement

Yen Tergilas Data Pesanan Mesin Dan Kemenangan Abe

   By: N Sabila    view: 1174   Berita Forex

Pesanan mesin Jepang untuk bulan Mei dilaporkan jeblok pada hari Senin (11/07) ini, mematahkan ekspektasi kenaikan. Kemerosotan ini disebabkan oleh Yen yang menguat secara signifikan berpadu dengan lemahnya permintaan. Akibat hal ini, laba perusahaan pun diprediksi akan terpangkas dan berefek domino pada menurunnya investasi yang dibutuhkan untuk keberlanjutan pertumbuhan.

yen_jepang
Pesanan mesin Jepang inti mencatatkan penurunan sebanyak 1.4 persen, jauh lebih rendah daripada ekspekatsi kenaikan 2.6 persen yang diperkirakan oleh pasar sebelumnya. Order-order mesin tersebut dipandang sebagai indikator utama penentu data belanja modal di masa depan, dan menurut Cabinet Office tercatat dengan total 785.0 miliar yen.


Ancam Capex Jepang

Lemahnya belanja modal (capital expenditure) Jepang akan menjadi tambahan tekanan bagi Perdana Menteri Shinzo Abe untuk melakukan tindakan lebih demi menghidupkan pertumbuhan. Karenanya, Abe diperkirakan akan menghimpun paket stimulus ekonomi baru di akhir tahun ini menyusul kemenangan telak yang diperoleh partainya dalam pemilu Majelis Tinggi Parlemen Jepang pada hari Minggu kemarin.

Lebih jauh, dibandingkan dengan satu tahun sebelumnya, pesanan inti - yang tidak termasuk kapal dan barang-barang elektronik - menurun 11.7 persen pada bulan Mei, versus ekspektasi penurunan 8.7 persen.

"Pesanan mesin lebih tampak akan terus melemah dibanding pulih. Efek buruk dari kenaikan Yen di tengah gejolak Brexit diekspektasikan akan muncul mulai sekarang," kata Koya Miyamae, ekonom senior SMBC Nikko Securities yang dikutip oleh Straits Times. Menurut Miyamae, hanya sedikit faktor yang membawa optimisme pada outlook pesanan mesin dan belanja modal.


Yen Terus Tertekan

Menyusul laporan ini dan reli pasar Asia merespon kemenangan Abe, Yen Jepang pun melanjutkan penurunannya terhadap Dolar AS, dengan USD/JPY yang terus naik hingga 1.3 persen menuju angka 101.95 dari sebelumnya di angka 101.37. Euro pun tampak menguat terhadap Yen, dimana EUR/JPY menyentuh level 112.43 naik sekitar 1.22 persen persen dari posisi sebelumnya.

268081

NZD/USD Melonjak Akibat Melemahnya Dolar AS NZD/USD Melonjak Akibat Melemahnya Dolar AS
By N Sabila, 22 Jun 2018, In Berita Forex, View 103
Melemahnya Dolar AS akibat laporan Indeks Manufaktur The Fed Philadelphia kemarin malam menjadi penunjang bagi pasangan mata uang NZD/USD.
Dolar Pertahankan Posisi Tertinggi Tujuh Bulan Di Tengah Konflik Dagang Dolar Pertahankan Posisi Tertinggi Tujuh Bulan Di Tengah Konflik Dagang
By A Muttaqiena, 18 Jun 2018, In Berita Forex, View 696
Reli Greenback tertahan oleh tingginya resiko perang dagang. Namun, penguatan Dolar AS tak terelakkan karena bias kebijakan moneter AS masih hawkish.
China Balas Bea Impor AS, Perang Dagang Bisa Dimulai Tiga Minggu Lagi China Balas Bea Impor AS, Perang Dagang Bisa Dimulai Tiga Minggu Lagi
By A Muttaqiena, 18 Jun 2018, In Berita Forex, View 851
Trump lagi-lagi memicu aksi balas-membalas bea impor yang berisiko tinggi mengakibatkan perang dagang dengan China dan berdampak besar di pasar finansial.
Yen Melemah Setelah Trump Batalkan Pertemuan Dengan Korea Utara Yen Melemah Setelah Trump Batalkan Pertemuan Dengan Korea Utara
By N Sabila, 25 May 2018, In Berita Forex, View 578
Yen turun terhadap Dolar AS setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan pertemuan dengan Presiden Korea Utara pada 12 Juni mendatang.
Bank Sentral Jepang Hadapi Dilema Kebijakan Moneter Longgar Bank Sentral Jepang Hadapi Dilema Kebijakan Moneter Longgar
By N Sabila, 7 May 2018, In Berita Forex, View 490
Di satu sisi, target inflasi masih jauh dari pencapaian. Di sisi lain, biaya untuk melanjutkan moneter longgar terus membengkak.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 1230
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
Topik Berita Forex

SHARE:

SHARE:

 

Topik Berita Forex