Notulen ECB Cemaskan Pertumbuhan, EUR/USD Malah Bullish

Bank sentral Eropa prihatin akan perlambatan drastis yang sedang melanda Zona Euro. Mereka juga masih menggodok mekanisme TLTRO. Namun, Euro justru menguat.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Para pembuat kebijakan di European Central Bank (ECB) memperhatikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Zona Euro ternyata lebih lemah daripada perkiraan. Notulen rapat ECB yang diterbitkan pada Kamis (23/Mei) malam ini menyebutkan, pandangan tersebut mengikis optimisme mereka terhadap proyeksi pemulihan jangka panjang di paruh kedua tahun ini.

"Telah diketahui bahwa data-data terbaru telah berbalik melemah (lebih buruk) daripada yang diekspektasikan," tulis notulen ECB tersebut. "Saat ini, ada sedikit ketidakyakinan dalam skenario dasar (untuk pertumbuhan). Rentang hasil yang mungkin didapatkan pun makin melebar."

Berdasarkan masalah di luar dugaan tersebut, untuk beberapa bulan ke depan ECB akan meningkatkan prospek penambahan dukungan bagi perekonomian, yang diiringi dengan analisis lebih mendalam guna mengetahui apakah laju kemerosotan momentum ekonomi ini berkelanjutan atau hanya sementara. Terkait kapan waktunya, banyak pihak yang memperkirakan bahwa bulan Juni akan menjadi waktu yang tepat untuk mengimplementasikan stimulus.

ECB diekspektasikan akan mendukung pertumbuhan dengan memberikan pinjaman dengan persyaratan yang sangat longgar kepada bank-bank Zona Euro, serta membahas soal pinjaman Targeted Longer-Term Refinancing Operations (TLTRO). Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kredit terus mengalir kepada masyarakat. Teknis TLTRO akan diputuskan dalam beberapa rapat ke depan, tetapi belum banyak detail yang terungkap mengenai hal tersebut.

 

Euro Bullish Karena Dolar AS Tergelincir

Kendati notulen ECB terkesan dovish, Euro justru menguat malam ini. EUR/USD naik 0.22 persen ke 1.1176 saat berita ini ditulis pukul 23:30 WIB. Padahal, beberapa saat setelah rilis notulen ECB petang tadi, EUR/USD masih di level rendah satu bulan.

eurusd

Menurut analis Standard Chartered Bank, bullish Euro kali ini diakibatkan oleh reversal drastis Dolar AS, setelah pasar mencerna Notulen FOMC yang membuka kembali kemungkinan pemotongan suku bunga.

 

 

288638

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.