PMI Manufaktur Jepang Lanjut Ekspansi Ke 52.0

Aktivitas manufaktur Jepang menunjukkan pertumbuhan yang berkelanjutan pada bulan Desember, demikian hasil dari sebuah survei yang dilaporkan pada Senin (05/01) hari ini. Data tersebut menunjukkan bahwa permintaan domestik terus memulih setelah perekonomian Jepang terjerumus ke jurang resesi pada akhir tahun lalu.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Aktivitas manufaktur Jepang menunjukkan pertumbuhan yang berkelanjutan pada bulan Desember, demikian hasil dari sebuah survei yang dilaporkan pada Senin (05/01) hari ini. Data tersebut menunjukkan bahwa permintaan domestik terus memulih setelah perekonomian Jepang terjerumus ke jurang resesi pada akhir tahun lalu.

manufaktur_jepang
Survei Markit Jepang (JMMA) melaporkan indeks PMI Manufaktur Jepang berada pada posisi 52.0 pada bulan Desember, sedikit lebih rendah dibandingkan angka pendahuluannya di posisi 52.1 dan tidak berubah dari angka final pada bulan November. Perolehan di atas level 50 mengindikasikan adanya ekspansi, dan ekspansi manufaktur Jepang telah mencapai 7 bulan berturut-turut.

Komponen output indeks PMI berada pada level 52.5. lebih sedikit dibandingkan angka pendahuluan 53.3 dan sedikit di bawah 52.7 pada bulan November. Pesanan ekspor baru mengalami kenaikan untuk enam bulan berturut-turut namun dalam laju yang sedikit lebih lambat dibandingkan dengan bulan November.

Jepang Optimis

Telah diketahui bahwa ekonomi Jepang tergelincir ke resesi pada kuartal tiga tahun 2014 kemarin, ditambah lagi dengan ketidakmerataan ekspor akibat kenaikan pajak penjualan yang diterapkan pada April 2014 lalu. Meski begitu, Jepang optimis bahwa perekonomiannya akan mencatatkan ekspansi pada kuartal empat 2014 seiring dengan pulihnya belanja konsumen dan kenaikan pengeluaran perusahaan (capital expenditure).

Pada bulan Desember kemarin, pemerintah Jepang setuju untuk menggelontorkan stimulus belanja sebesar $29 miliar yang ditujukan untuk membantu wilayah-wilayah yang ekonominya mandek dan subsidi untuk rumah tangga demi memacu pertumbuhan. Setelah laporan ini, USD/JPY menurun 0.36 persen namun masih di level tinggi 120.07.

Manufaktur Jepang

217103

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.