Dolar AS Turun Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed Desember 2018

Rapat FOMC masih menjadi topik utama pasar hari ini. Sembari menantikan pengumuman kebijakan bank sentral AS tersebut, Dolar AS melemah.

acy

iklan

FirewoodFX

iklan

Seputarforex.com - Sesi perdagangan Rabu (19/Desember) hari ini bertema "Menantikan Pengumuman FOMC". Dolar AS masih lemah, tertekan oleh spekulasi perlambatan laju kenaikan suku bunga (Rate Hike) The Fed. Selain itu, ada pula isu lain seperti menurunnya harga minyak dunia dan perkembangan perang dagang AS-China.

"Posisi (trading) selama rapat FOMC berlangsung ini sangatlah defensif. Inilah mengapa kami memandang Dolar AS melemah," kata Michael McCarthy, Kepala Ahli Strategi Pasar di CMC Markets.

Saat berita ini ditulis pada pukul 15:34 WIB, Indeks Dolar AS (DXY) turun 0.18 persen ke 96.91 dalam grafik harian.

dxy

 

Harga Minyak Dunia Merosot, Safe Haven Menguat

Menurunnya harga minyak dunia membuat kekhawatiran pasar akan perlambatan pertumbuhan global makin meningkat. Oleh sebab itu, mereka mengekspektasikan peluang The Fed untuk dapat menaikkan suku bunga secara agresif tahun depan akan makin mengecil.

Kabar tentang jebloknya harga minyak dunia tersebut membuat dua mata uang safe haven, Yen dan Franc Swiss, menjadi mata uang terkuat hari ini. Saat berita ini ditulis, USD/JPY turun 0.14 persen 112.356, sedangkan USD/CHF turun 0.29 persen ke 0.9916.

 

Isu Sampingan: Perang Dagang AS-China

Sementara FOMC masih jadi pusat perhatian hari ini, penting pula untuk mempertimbangkan perang dagang AS-China, karena masalah ini masih akan berdampak dalam jangka panjang.

Salah satu alasan memburuknya minat risiko dalam beberapa waktu terakhir adalah melemahnya data ekonomi China, khususnya sejak perang dagang dengan AS memanas. Oleh sebab itu, pasar Asia sedang menunggu hasil konferensi Central Economic Working Conference (CEWC), dengan tujuan untuk mengetahui kondisi pertumbuhan China dan perkembangan reformasi ekonomi China lebih lanjut.

Menurunnya performa ekonomi China tahun ini menjadi salah satu penggerak kunci pergerakan pasar, termasuk pasar mata uang. Meskipun demikian, dalam jangka panjang, sebagian pakar memperkirakan bahwa Yuan akan terus mendunia karena dampak perang dagang dengan AS tak akan semasif yang diekspektasikan.

286692

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.