Advertisement

Dolar Australia Hapus Kenaikan Pasca Laporan Penjualan Ritel

   By: N Sabila    view: 316   Berita Forex

Seputarforex.com - Dolar Australia turun di sesi London Rabu (04/Apr) sore ini, setelah mendulang kenaikan yang cukup tinggi di awal sesi perdagangan. Pasar masih memberi respon atas rilis data Penjualan Ritel Australia pagi tadi, yang menunjukkan adanya kenaikan dalam belanja masyarakat setelah sempat merosot di bulan Februari.

 

dolar-australia

 



Penjualan ritel Australia meningkat 0.6 persen di bulan Februari, naik dari revisi pertumbuhan 0.2 persen pada bulan Januari. Angka tersebut juga melebihi ekspektasi para analis yang hanya memperkirakan kenaikan sebanyak 0.3 persen. Dalam penyesuaian musiman, Penjualan Ritel Australia naik sebanyak 0.4 persen.

Menurut pemaparan Biro Statistik ABS hari ini, kontribusi terbanyak pada Retail Sales Australia kali ini datang dari penjualan barang-barang rumah tangga, disusul kemudian oleh makanan, kafe, pakaian, dan kategori "lain-lain".

"Kenaikan 0.4 persen pada bulan Februari menyusul pertumbuhan 0.3 persen di bulan-bulan sebelumnya. Pertumbuhan tren tahunan naik ke 2.7 persen dari 2.3 persen pada bulan Januari," kata John Peters, ekonom senior di Commonwealth Bank of Australia.

Sembari memberikan analogi seperti pesta sampanye, Peters menambahkan bahwa untuk saat ini belum waktunya untuk terlalu bergembira. Pasar masih perlu melihat perkembangan lebih lanjut dalam beberapa bulan depan.


AUD/USD Hapus Kenaikan

AUD/USD melonjak 0.14 persen ke angka 0.7692 beberapa saat setelah sesi London dibuka. Akan tetapi, saat berita ini ditulis pada pukul 14:WIB, AUD/USD justru diperdagangkan di angka 0.7668, merosot dari level sebelumnya.

Analis Annette Beacher, Kepala Asia Pacific Macro Strategist di TD Securities, mengatakan bahwa pihaknya sedang fokus terhadap AUD/USD sebelum terjadi penurunan. Menurutnya, pair tersebut mendekati support tren 3 tahun yang berlokasi di kisaran 0.76. Meskipun pair tersebut sempat menunjukkan kenaikan di hari ini, mereka masih belum menemukan alasan untuk membeli Dolar Australia.

283098

Retail Sales Kanada Bulan Februari Naik, CPI Justru Melambat Retail Sales Kanada Bulan Februari Naik, CPI Justru Melambat
By Pandawa, 20 Apr 2018, In Berita Forex, View 60
Penjualan kendaraan bermotor seperti mobil dan toko toko barang umum menjadi faktor utama yang mendorong nilai Retail Sales Kanada dimana penjualan mengalami kenaikan pada 4 dari 11 sektor.
AUD/USD Turun Drastis, Menguras Habis Penguatan Kemarin AUD/USD Turun Drastis, Menguras Habis Penguatan Kemarin
By N Sabila, 20 Apr 2018, In Berita Forex, View 267
Kenaikan Yield obligasi AS berdampak pada menguatnya Dolar AS, sehingga menjadi beban yang cukup besar bagi Dolar Australia dan aset-aset yang lebih berisiko secara umum.
AUD/USD Naik Pesat, Hapus Loss Pasca Data Ketenagakerjaan Australia AUD/USD Naik Pesat, Hapus Loss Pasca Data Ketenagakerjaan Australia
By N Sabila, 19 Apr 2018, In Berita Forex, View 318
Pembukaan lapangan kerja di Australia bulan Maret sangat jauh di bawah ekspektasi, tetapi AUD/USD cepat pulih dari rilis mengecewakan tersebut.
Inflasi Inggris Jeblok, Pounds Merosot Nyaris 1 Persen Inflasi Inggris Jeblok, Pounds Merosot Nyaris 1 Persen
By A Muttaqiena, 18 Apr 2018, In Berita Forex, View 591
Data inflasi Inggris merosot ke terendah dalam setahun, sehingga memangkas kemungkinan suku bunga dan mendorong Poundsterling Merosot.
Dolar AS Menguat Versus Yen Didukung Perundingan Damai Korea Dolar AS Menguat Versus Yen Didukung Perundingan Damai Korea
By A Muttaqiena, 18 Apr 2018, In Berita Forex, View 563
Pergerakan harga dipengaruhi Dolar AS yang menguat, antisipasi pasar di tengah upaya perundingan damai Korea, serta masih lesunya data ekonomi Jepang.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 1076
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
Topik Berita Forex

SHARE:

SHARE:

 

Topik Berita Forex