OctaFx

iklan

ECB Akhiri Program Pembelian Obligasi, Forecast Pertumbuhan Dipangkas

Program pembelian obligasi ECB diakhiri pada bulan Desember 2018 ini. Namun, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan, momentum pertumbuhan akan melambat tahun depan.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - European Central Bank (ECB) memutuskan untuk mengakhiri program pembelian obligasi, yang dilaksanakan sebagai langkah pemulihan dari era krisis finansial. Artinya, program pembelian obligasi bulan ini adalah yang terakhir. Sesuai ekspektasi, bank sentral Eropa tersebut juga tak mengubah tingkat suku bunganya, yang saat ini berada di level 0.00% untuk suku bunga acuan, -0.40% untuk suku bunga deposito, dan 0.25% untuk suku bunga pinjaman (lending rate).

Draghi Khawatirkan Sinyal Perlambatan Momentum

Sayangnya, akhir program stimulus ECB tersebut disusul dengan pernyataan dovish dari Presiden Mario Draghi. Dalam konferensi pers pasca pengumuman kebijakan moneter, Draghi mengatakan adanya sinyal perlambatan momentum di tahun depan. Keseimbangan risiko mulai condong ke arah penurunan, sehubungan dengan ketidakpastian politik, kebijakan proteksi perdagangan, dan ketidakstabilan dalam pasar finansial.

Forecast pertumbuhan Zona Euro pun diturunkan. Untuk tahun 2019, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan tumbuh 1.7 persen, turun dari perkiraan 1.8 persen pada bulan September lalu. Berikut ini bagan proyeksi makroekonomi ECB, yang menjelaskan outlook terbaru mereka untuk inflasi dan pertumbuhan ekonomi dalam 3 tahun ke depan:

proyeksi-ecb

 


Rapat kebijakan moneter ECB digelar untuk menetapkan suku bunga dan pembelian aset. Suku bunga ECB ditentukan dengan cara Voting di antara 6 anggota ECB Executive Board, dan 15 dari 19 gubernur bank sentral negara-negara kawasan Euro. Hasil Voting akan diumumkan 4 minggu setelah meeting dalam sebuah notulen.

Konferensi pers ECB menghadirkan presiden Mario Draghi untuk menyampaikan penjelasan terkait kebijakan moneter yang baru saja diumumkan ECB. Konferensi pers terdiri atas 2 bagian, yaitu pembacaan Statement kebijakan moneter dan proyeksi ekonomi, serta acara tanya jawab.

Pengaruh:

High Impact adalah level tertinggi dalam tingkat pengaruh suatu rilis data terhadap pergerakan harga. Status High Impact menandakan jika suatu rilis data bisa memicu pergerakan signifikan dan perubahan sentimen pasar.
 

Jadwal rilis:
8 kali dalam satu tahun.

Sumber:
European Central Bank

Data Selengkapnya Dapat Dilihat Di Sini


Dovish adalah pernyataan kebijakan moneter yang ang merujuk pada keinginan untuk melancarkan atau mempertahankan kebijakan moneter longgar, bisa berupa keengganan untuk menaikkan suku bunga, menambah jumlah stimulus moneter, atau lainnya.

286606

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.