Harga Emas Naik, Lemahnya Data AS Pupus Harapan Fed Hike

Dalam sesi perdagangan malam ini, harga emas naik setelah Penjualan Ritel AS dilaporkan jeblok ke level terendah 9 tahun.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Setelah sempat turun akibat kemajuan negosiasi AS-China, harga emas seketika melonjak di sesi perdagangan Kamis (14/Februari) malam ini, gara-gara Penjualan Ritel (Retail Sales) AS selama akhir tahun 2018 jeblok. Kenaikan harga emas tampak jelas dalam grafik XAU/USD 1 Jam di bawah ini, dimana lonjakan mencapai 0.54 persen menyentuh Level Tinggi 1,312.70. Namun saat berita ini ditulis pada pukul 22:04 WIB, harga emas sudah terkoreksi turun kembali ke 1,131.22.

xu

Setelah publikasi laporan tertunda 28 hari akibat Government Shutdown, Biro Statitistik AS melaporkan bahwa Penjualan Ritel (Retail Sales) untuk bulan Desember 2018 tersungkur ke -1.2 persen. Level tersebut adalah yang terendah dalam 9 tahun terakhir, dan meleset jauh daripada ekspektasi di 0.1 persen. Selain itu, di waktu yang sama. Biro Statistik Ketenagakerjaan melaporkan pula Inflasi Produsen (PPI) AS, dengan hasil kenaikan dalam Core PPI yang mencapai 0.3 persen.

Kedua laporan tersebut memicu ekspektasi kemungkinan dihentikannya kenaikan suku bunga Federal Reserve secara total di tahun 2019 ini. Terhambatnya kenaikan suku bunga AS cenderung menguatkan harga emas.

 

Emas Masih Dibayangi Isu Perang Dagang

Berkebalikan dari situasi di atas, mendekatnya negosiasi AS-China ke arah kesepakatan akan melemahkan harga emas karena para investor cenderung membeli Dolar AS sebagai investasi di tengah konflik perdagangan AS-China.

Setelah klarifikasi Presiden AS Donald Trump kemarin tentang potensi pengunduran deadline bea impor tambahan, hari ini harapan pasar kembali terpupuk oleh keberangkatan dua pejabat penting AS ke Beijing. Menkeu Steven Mnuchin dan Trade Representative Robert Lighthizer, dijadwalkan akan berada di sana selama dua hari untuk menggodok negosiasi perdagangan dengan China.

Pengaruh kabar tentang AS-China itu rupanya lebih banyak dipertimbangkan oleh para investor. Sehingga, harga emas tak melanjutkan kenaikannya malam ini dan kembali terpantul turun.

287403

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.

19 Juli 2019 13:34

1,422.47 ( 1.17%)

Support : 1,399.07
Pivot : 1,408.58
Resistance : 1,415.56

100% Buy 100% Buy 100% Buy

100% Buy
Selengkapnya