19 November 2015: Gagal Sell GBPJPY

Kali ini saya akan menunjukkan jurnal trading dari posisi yang saya buka berdasarkan peluang GBPJPY kemarin. Sekali lagi, trade saya terkena stop loss. Setelah dianalisa lagi, saya baru sadar bahwasemestinya langsung saya langsung close position ketika ada hidden bullish divergence.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Hello! Kali ini saya akan menunjukkan jurnal trading dari posisi yang saya buka berdasarkan peluang GBPJPY kemarin. Sekali lagi, trade saya terkena stop loss. Akhir-akhir ini saya sudah mengalami beberapa kerugian berturut-turut dan saya akui, hal ini benar-benar mengikis rasa percaya diri saya. Namun bagaimanapun juga, sebaiknya saya segera bangkit dan fokus pada trading berikutnya.

Anyway, berikut ini jurnal trading saya:

jurnal trading gbpjpy
Seperti yang telah saya sebutkan di peluang trading sebelumnya, saya mengambil posisi SELL dari pair di atas. Setup-nya sudah sangat bagus dan saya mengikuti semua aturan trading, tapi mungkin kemarin bukanlah hari keberuntungan saya. Setelah dianalisa lagi, saya baru sadar bahwa trade ini semestinya langsung saya close ketika ada hidden bullish divergence!

jurnal trading gbpjpy bullish hidden divergence
Pada saat itu trade saya sudah profit, tapi karena saya pikir harga masih akan terus menurun jadi saya tidak menutup posisi tersebut. Namun, hidden bullish divergence ternyata menghalangi pergerakan harga untuk melanjutkan penurunannya, dan jadilah harga malah berbalik ke atas.

Kapital: 4735.85AUD
Waktu trading: Rabu, 18 November 2015
Pair: GBPJPY
Alasan trading: Bearish divergence dekat resisten kunci
SL & TP: 50 pips & 100 pips
Lot yang digunakan: 0.19
Hasil trading: Terkena stop loss (-120.91AUD)

Kapital yang tersisa pada 19 November 2015: 4614.94AUD

See you next time
RICO FY

Rico FY mengidolakan Yeo Keong Hee dan aktif sebagai full-time trader sejak tahun 2012, meskipun memiliki latar belakang pendidikan sama sekali berbeda. Strategi trading forex utama yang digunakan adalah Divergence.