Advertisement

iklan

Punya pertanyaan tentang forex?
Silahkan kirimkan pertanyaan Anda disini, tim kami akan berusaha memberikan jawaban yang terbaik.


Kirim Pertanyaan Baru

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Kenapa Terlalu Sering Margin Call?

Jurnal Trading

25 Ags 2016
Sudah 1 tahun saya bertrading akhirnya saya bangkrut juga. Sebenarnya sebab dari kebangkrutan ini bukan dari psikologis atau pengetahuan tapi dari ketersediaan waktu saya disaat itu untuk menutup profit yang sudah lumayan. Tapi saya tidak sempat karena ada hal darurat yang lain. Sehingga profitnya tidak sempat saya ambil lalu malah jadi mc. Sampai. Sekarang saya nyaris setiap hari latihan di akun demo. Dengan hasil yang begitu membuahkan hampir setiap hari. Menurut anda apakah trading ini cocok bagi atau mesti saya jauhi....? Atau apakah ini memang prosesnya begini menjadi trader sukses...?
29 Ags 2016

Untuk Dedi...

Untuk menjadi trader sukses memburtuhkan perjuangan. Banyak orang ingin mempelajari forex, tetapi bingung dari mana memulainya. Forex memang luas sekali, dan bahkan trader yang sudah ahli pun pasti masih terus belajar. Bagi pemula, banyak langkah untuk mempelajari forex.

Cocok tidaknya trading ini bisa anda evaluasi sendiri, dengan melakukan psikotes trading.

Karena trading forex temasuk jenis usaha, High Risk, maka pertanyaannnya :
Apakah saya siap dengan resiko
Berapa dana yang saya siapkan untuk resiko

Anda tidak harus selalu nongkrong di depan chart karena ada banyak tipe trader.
anda bisa milih : Scalping, daily atau Longterm (swinger).

Anda tidak harus meninggalkan usaha yang sudah anda jalani. Dengan evaluasi tersebut diatas anda bisa tetap menjadi trader.

Thanks.

08 Ags 2018
saya sudah 3 tahun trading pak. Tapi kenapa masih sering MC ya. Apa yg salah kira-kira dari saya.
09 Ags 2018

@ Adit:

Apakah selama ini Anda trading dengan sistem yang profitable? Dan menjalankan sistem tersebut dengan disiplin?
Jika belum, maka yang sebaiknya Anda lakukan:

1. Cari sistem trading yang profitable. Sistem trading terdiri dari metode, strategi entry dan exit dan strategi money management. Metode meliputi indikator teknikal yang digunakan, dan biasanya disesuaikan dengan type trading Anda, apakah ingin trading dalam jangka pendek (scalping atau trading harian), jangka menengah atau jangka panjang. Money management meliputi besarnya resiko per trade dan risk/reward ratio yang agar profitable sebaiknya lebih besar dari 1:1.

2. Uji sistem tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam account demo), dan lihat persentasi profitnya. Kalau persentasi profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.

3. Buat rencana trading yang jelas, lengkap dengan kriteria untuk entry dan exit, resiko per trade dan risk/reward ratio.

4.Jalankan rencana trading tersebut dengan disiplin, dan kendalikan emosi sewaktu trading. Rencana dan proses trading seharusnya tidak dipengaruhi oleh emosi.

5. Buat jurnal trading untuk evaluasi. Benahi mana yang kurang dan tingkatkan persentasi keuntungannya.
Selamat mencoba dan semoga sukses..

09 Ags 2018

Mengenai sistem trading ya profitable saya rasa sudah pak. Soalnya saya ikut dalam satu grup yg mengajarkan strategi tersebut. Anggota lain sudah bisa profit dengan konsisten.

Kalau saya siklusnya, habis profit, biasanya langsung loss banyak dan berturut2 hingga terkena MC pak.

Mengenai jurnal trading itu belum saya praktekkan pak. Karena ada pekerjaan lain diluar trading sehingga tidak ada waktu buat bikin jurnalnya.

apakah ini termasuk permasalahan di sistem psikologi saya ya pak? Atau memang trading forex bukan pekerjaan yang cocok untuk saya?

Terima kasih atas responnya yang sangat baik Pak Martin

10 Ags 2018

@ Adit:

- Kalau saya siklusnya, habis profit, biasanya langsung loss banyak dan berturut2

Loss banyak, maksudnya akumulasi dari loss setelah sekian kali trade, atau sekali trade langsung loss banyak. Kalau sekali trade langsung loss banyak (lebih besar dari loss dari trade yang sebelumnya), berarti kemungkinan tidak menerapkan money management, yang mana seharusnya besarnya resiko (dalam jumlah uang) sama.

Tetapi kalau telah menerapkan money management dengan risk/reward ratio lebih tinggi dari 1:1, dan dalam periode tertentu persentase profit Anda di bawah 50%, berarti strategi dan metodenya di-evaluasi lagi, karena karakteristik pergerakan suatu pair bisa berubah.
Misal minggu lalu bergerak sideways dan kita masih bisa mengandalkan indikator RSI / stochastic, tetapi minggu ini berubah bergerak trending, sehingga RSI atau stochastic banyak false signal.

indikator-rsi

(Baca juga: Cara Menggunakan Indikator RSI)

 

Juga kalau pakai ema atau sma, mungkin minggu lalu masih akurat, tapi minggu ini kurang akurat, jadi periodenya harus di-adjust, dsb.

Sebagai tambahan, sistem trading dikatakan profitable jika persentase profitnya di atas 50%. Misal Anda telah melakukan trade sebanyak 100 kali pada pair yang sama, time frame yang sama, dengan metode, strategi dan money management  (besarnya resiko dan risk/reward ratio) yang sama. Katakan Anda bisa profit 60 kali dan loss 40 kali, berarti persentase profit Anda = 60%.

Persentase profit yang kami maksudkan bukan dari jumlah dana, tetapi dari jumlah trade yang telah Anda lakukan (frekuensi entry dan exit).
Apakah dengan persentase profit yang lebih besar dari 50% akan menghasilkan jumlah uang yang lebih besar juga? Ya, asalkan setiap kali buka posisi Anda menerapkan money management dengan risk/reward ratio yang lebih besar dari 1:1, misal 1:1.5 atau 1:2. Kalau tidak memungkinkan risk/reward yang lebih dari 1:1, tidak harus entry.

- Mengenai jurnal trading itu belum saya praktekkan ..

Bisa nanti, yang penting sistem tradingnya, kalau sekarang sudah ketahuan tidak profitable bisa dievaluasi lagi metode dan strateginya.

- apakah ini termasuk permasalahan di sistem psikologi saya ya pak?

Menurut saya, kalau sudah menemukan sistem trading yang profitable, lakukan dengan disiplin saja. Kalau memang giliran loss harus diterima. Kalau sistem trading telah di-backtest / forward test bisa profit di atas 50%, Anda harus yakin akan bisa profit. Jalankan dengan strict rencana trading.

Baca juga: 4 Faktor Yang Bisa Menghancurkan Trading Anda

Pertanyaan-Pertanyaan Kategori Jurnal Trading

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Bagaimana Melakukan Evaluasi Trading? Syobirin 7 1484 03 Des 2014
Kenapa Terlalu Sering Margin Call? Dedi 5 1370 25 Ags 2016
Kenapa Trade EURUSD 30 Oktober Tiba-Tiba Terhenti? Ndah 3 1221 31 Okt 2015
tempat menulis jurnal trading? Memed 3 331 28 Jun 2018
EU Mampu Menembus Harga 12000? El Wavi 2 1456 08 Jul 2012
Apakah Euro Dapat Mengimbangi USD? Gitania Bintang 1 3362 25 Mar 2013