Melihat Kekuatan January Effect Bagi IHSG

  By: Aditya Putra   View: 1833
Analisa Saham Mingguan

IHSG mengakhiri kinerjanya selama tahun lalu dengan kenaikan di atas 15%, dan berada pada level 5,296. Saat ini kita telah tiba di tahun baru 2017. Nah bagaimana perjalanan IHSG memasuki tahun 2017 ini? dimana perdagangan telah dibuka dalam 2(hari), dan perjalanan IHSG sejauh ini mengalami penurunan.

Lalu, mencermati outlook di bulan Januari ini mari kita bahas.

January Effect Bagi IHSG

Dalam 15 tahun terakhir kecenderungan IHSG positif cukup besar, meski tidak sebesar bulan-bulan lain. Tercatat kinerja positif IHSG terbesar ada di tahun 2004 dan 2006 lalu, yang selama Januari mampu menguat masing-masing sebesar 8.82% dan 5.93%. Sedangkan kejatuhan IHSG terbesar pada tahun 2003, dan 2011 yang melemah masing-masing sebesar 8.71% dan 7.96%.

Bagaimana dengan Januari tahun ini? pertama kita harus melihat katalis penggerak market baik yang positif dan negatif. Sejauh ini arah pasar masih dalam keadaan menunggu, mencermati poin-poin penting kebijakan ekonomi AS di bawah Trump. Concern masih seputar clue kenaikan suku bunga The Fed, dan harga minyak dunia setelah pembatasan produksi disepakati tahun lalu.

 

Kinerja IHSG Selama 15 tahun terakhir di bulan Januari

Melihat Kekuatan January Effect Bagi

Di pekan ini ada FOMC minutes dan rilis data keadaan pasar tenaga kerja di AS. Pidato Janet Yellen sepekan kemudian akan menjadi fokus pasar, di samping pertumbuhan ekonomi AS dan China yang akan rilis di bulan ini. Beberapa agenda pasar tersebut akan mempengaruhi pasar saham domestik terkait faktor eksternal, di samping pelaku pasar akan fokus pada kinerja keuangan emiten selama tahun lalu serta potensi politik terkait pilkada DKI bulan depan.

Goldman Sachs, salah satu perusahaan keuangan terkemuka di dunia, bahkan berani bertaruh Indonesia akan cukup kuat menghadapi tekanan ketidakpastian global, terutama kenaikan suku bunga AS dan volatilitas nilai tukar rupiah. Meski investor asing terlihat membawa pulang dana sekitar $2.8 milyar di kuartal IV lalu dari pasar saham dan uang, namun kestabilan rupiah tetap terjaga dengan cadangan devisa yang stabil di angka $111 milyar, dibanding tahun 2013 lalu yang ‘hanya’ $93 milyar.

Investor global saat ini sedang mempersiapkan destinasi utama selama tahun 2017, dimana mereka akan melihat kondisi makro suatu negara (aspek rupiah dan suku bunga menjadi acuan penting). Dalam tulisan saya sebelumnya disebutkan Indonesia sangat berprospek menjadi negara tujuan utama investor global.

 

Growth Drivers

Ekonomi Indonesia tahun ini masih akan banyak di-drive oleh konsumsi masyarakat baik private dan public, dan investasi publik. Target pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi ada di angka 5.1%-5.2%, dengan kisaran inflasi di 3.5%, serta defisit APBN 2.5%. Angka-angka tesebut cukup baik dan akan menjadi concern investor.

Sementara realisasi penerimaan negara dari sisi pajak hanya mampu terealisasi sekitar 87% saja, dengan defisit sekitar 2.5% selama tahun lalu, pendapatan pajak sendiri hanya mencapai Rp 1,546 triliun dari target sebelumnya di angka Rp 1,539 triliun. Target pajak saat ini dianggap sangat krusial karena pemerintah telah mengagendakan pembangunan prioritas selama 5 tahun kedepan dan keberhasilan ini akan sangat dilihat langsung oleh lembaga rating internasional seperti S&P dan Fitch, dimana sangat terbuka kemungkinan Indonesia masuk dalam rating investment grade dan mengalami kenaikan rating dari sebelumnya yang tentu akan meningkatkan persepsi positif di mata investor global.

Kesimpulan:

Bulan Januari ini IHSG cukup berpeluang melaju positif meskipun rally masih akan terbatas mengingat pelaku pasar masih membaca situasi dan data-data ekonomi yang rilis kedepannya. Kepercayaan pasar pada pemerintah terkait target-target dan realisasi jangka pendek sangat menguntungkan bagi terbangunnya optimisme pasar. Hal ini yang dibutuhkan selama bulan ini, meskipun kita mengetahui data PDB AS dan China yang akan rilis di pekan ketiga bulan Januari sangat berpotensi mempengaruhi kinerja IHSG. IHSG range support: 5,240 resistance: 5,380.


Melihat Kekuatan January Effect Bagi


Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
Terinspirasi
Tak Peduli
Sedih
IHSG BEI
Last -6,591 (-0.04%)
High 6,624
Low 6,583
Volume 116,003,726
Value(Juta) 7,418,590
Saham Naik 198
Saham Turun 161
More 15 Feb 17:08

SHARE:

SHARE:

 
Laju Euro Dan Sterling Tertahan, Dolar Berbalik Menguat Di Akhir Pekan Laju Euro Dan Sterling Tertahan, Dolar Berbalik Menguat Di Akhir Pekan
By Buge Satrio, 17 Feb 2018, In Analisa Forex Mingguan, View 318
Setelah mengalami reli di sepanjang pekan, EUR dan GBP mengambil nafas dan mempersilahkan Dolar untuk mengambil alih. Bagaimana proyeksi selanjutnya?
Analisa XAU/USD Sesi Amerika,  Jumat 16 Februari 2018 Analisa XAU/USD Sesi Amerika, Jumat 16 Februari 2018
By Rachmat, 16 Feb 2018, In Analisa Emas Teknikal Harian, View 499
Emas mampu menguat hingga 1361.58 di akhir pekan ini. Namun di sesi Amerika, ada potensi melemah terhadap Dolar AS.
Outlook Teknikal Intraday GBP/USD Jelang Data Retail Sales Inggris Outlook Teknikal Intraday GBP/USD Jelang Data Retail Sales Inggris
By Buge Satrio, 16 Feb 2018, In Analisa Forex Teknikal Harian, View 376
Sterling ditutup lebih tinggi terhadap Dolar menyusul sentimen negatif yang masih menekan permintaan terhadap Greenback pasca data inflasi (CPI) AS.
Analisa GBP/USD: Jumat 16 Februari 2018 Analisa GBP/USD: Jumat 16 Februari 2018
By Rachmat, 16 Feb 2018, In Analisa Forex Teknikal Harian, View 293
Di akhir pekan, ada potensi GBP/USD melemah. Apa latar kondisi yang menyebabkannya? Berikut analisa untuk hari ini.
Melihat Saham-Saham Komoditas Yang Bullish Melihat Saham-Saham Komoditas Yang Bullish
By Aditya Putra, 25 Jan 2018, In Analisa Saham Mingguan, View 514
Harga komoditas masih menjadi headline bagi investor di pasar saham. Bagaimana performa saham-saham komoditas sejauh ini?
Pengaruh Resiko Makro Dan Industri Terhadap IHSG Pengaruh Resiko Makro Dan Industri Terhadap IHSG
By Aditya Putra, 29 Nov 2017, In Analisa Saham Mingguan, View 294
Berdasarkan pendekatan ekonomi-industri-perusahaan, kami melakukan pemetaan resiko. Sudah berada di level mana masing-masing segmen tersebut? bagaimana pengaruhnya terhadap IHSG?
  Anda ingin mendapatkan info berita, artikel, analisa terbaru?
Silahkan daftar disini.
Komentar: 2

IHSG BEI
Last -6,591 (-0.04%)
High 6,624
Low 6,583
Volume 116,003,726
Value(Juta) 7,418,590
Saham Naik 198
Saham Turun 161
More 15 Feb 17:08